Dikenal sebagai seorang penyanyi sejak kecil tidak membuat Karis Alika Islamadina (31) lupa akan perannya saat ini sebagai seorang istri sekaligus ibu. Meski kini kesibukannya bertambah sebagai kreator konten, Alika mengaku sangat menikmati perannya dalam membesarkan anak semata wayangnya, Zulu Alara Siregar (2).
Mom yang akrab disapa Alika ini tidak pernah menyangka akan menjadi seorang ibu dengan segala tantangan dan dinamika yang ada. Ia pun bersyukur selalu mendapat dukungan dari suami dan keluarga untuk terus berkarya di luar rumah. Seperti apa keseharian Alika sebagai seorang ibu yang tetap aktif menggeluti profesinya sebagai penyanyi?
Simak penuturan Alika Islamadina secara eksklusif bersama Mother & Beyond.
Apa kesibukan Alika saat ini?
Selain jadi ibu untuk anakku, Zulu, aku juga masih aktif sebagai singer dan content creator. So far, semuanya bisa aku jalani dengan baik, tentu dengan dukungan suami dan keluarga.
Apa arti Zulu buat Alika?
Arti Zulu buat aku of course she is a blessing. Dan kenapa aku kasih nama Zulu? Setelah aku research, ternyata arti nama Zulu dalam bahasa Swahili itu heaven. Jadi, ya, bisa dibilang dia adalah surgaku.
Apa tantangan terbesar dalam membesarkan Zulu?
Banyak banget, sih. Trying to protect her from the world, tapi juga sekaligus mengenalkan dia pada dunia. I think, challenge ini mungkin juga dialami semua ibu, ya.
Bagaimana kita mau mengenalkan anak kita pada dunia tapi sekaligus melindungi dia dari dunia yang keras ini, itu tantangan banget, sih.
Bagaimana cara membagi waktu antara pekerjaan dan mengurus anak?
I always include Zulu as much as I can. Jadi, sebisa mungkin kalau aku lagi berkegiatan yang sekiranya bisa ajak Zulu, aku pasti akan ajak dia. Mumpung dia masih nempel banget sama aku dan belum sekolah juga, kan. Dengan begitu aku jadi bisa selalu memantau perkembangan dia, sekaligus dia juga bisa lihat apa saja kegiatan aku selain jadi ibunya di rumah.
Lalu seperti apa pembagian peran rumah tangga dengan suami?
Kebetulan suami waktu kerjanya fleksibel juga. Itu privilege sih buat kami. Jadi, kami bisa sama- sama saling support pekerjaan masing-masing. Kalau misalnya lokasi pekerjaanku tidak memungkinkan buat bawa Zulu, ya sudah suamiku yang akan jaga Zulu di rumah. Kadang-kadang dia ajak Zulu ke playground atau ke rumah mertuaku. Gitu, sih. Jadi, kami selalu update schedule masing-masing day by day mau ngapain saja.
Adakah tugas spesifik terkait Zulu yang harus dilakukan Alika dan suami yang tidak bisa digantikan satu sama lain?
Zulu cuma mau potong kuku dan potong rambut sama bapaknya. Pokoknya kalau yang ribet gitu, dia pasti cuma mau sama bapaknya. Tapi kalau tidur malam maunya sama aku. Untungnya kalau tidur siang dia mau sama siapa saja.
Apakah kehidupan sebagai seorang ibu yang saat ini dijalani sudah sesuai dengan ekspektasi Alika sebelumnya?
Aku tuh tipenya yang no expectation gitu, lho. Jadi, ketika aku jumping into motherhood, aku coming with no expectation. As we go aja gitu. Aku enggak pernah membayangkan jadi ibu itu akan seperti apa, jadi aku learning day by day aja sih jadi ibu untuk Zulu itu harus seperti apa.
Siapa support system yang paling berperan besar dalam kehidupan Alika sebagai ibu?
Banyak sih, tapi yang paling berperan besar adalah orang tuaku dan mertuaku. Aku bersyukur sekali masih ada mereka yang bisa membantu aku dalam membesarkan Zulu. Malah kadang mereka yang minta untuk dititipin Zulu saat aku kerja. Jadi, aku lumayan leluasa dan lebih tenang kalau mau kerja tapi enggak bisa ajak Zulu.
Apa value keluarga yang sudah ditanamkan pada Zulu sejak dini?
Yang pasti di usia Zulu yang sekarang, aku selalu ajarkan untuk bilang “tolong, maaf, dan terima kasih”, mulai dari situ dulu, sih. Jadi, sekarang dia sudah terbiasa untuk bilang kata-kata itu tanpa harus diminta. Misalnya dia habis ditolongin apa gitu sama orang, dia akan langsung bilang makasih, ya. Sama yang juga enggak kalah penting, aku selalu bilang kalau Zulu harus bersikap sopan.
Adakah fakta tentang menjadi ibu yang sebelumnya tidak pernah disampaikan siapa pun?
Ternyata menjadi ibu itu abu-abu banget, ya. It’s not about black and white. Maksudnya, ada yang bilang jadi ibu itu berat, tapi ada juga yang bilang jadi ibu itu menyenangkan. Ternyata banyak banget gitu aspek yang menentukan dan keduanya bisa saja kita alami saat jadi ibu. Dan menurutku it’s just part of motherhood, jadi sudah sepaket, kadang berat, kadang menyenangkan. Jadi, ya, sudah nikmati saja. The only way is through.
Menurut Alika, apa hal yang paling menyenangkan dari menjadi seorang ibu?
Disayang sebegitunya sama seseorang sih itu luar biasa banget rasanya. Menurut aku it’s a different kind of love. Anak itu kan kayak pure banget, jadi dia sayang segitunya sama aku tuh rasanya tulus banget gitu.
Pernahkah terlintas rasa penyesalan setelah jadi ibu?
Mungkin ada momen-momen tertentu pernah ya, dan aku yakin semua ibu pernah mengalami momen itu. Tapi akhirnya tergantung support system-nya. I think I’m lucky enough buat punya support system yang selalu mendukung aku untuk berkarier. Pernah berpikir, mungkin kalau belum punya anak aku bisa keliling dunia atau melakukan segala macam tanpa harus mikirin anak gimana. Cuma menurut aku,
akhirnya it’s just a phase aja, sih. Semua ibu juga akan mengalami itu. Sekeliling aku yang sudah jadi ibu duluan pun bilang nikmati saja fasenya.
Biasanya di momen apa perasaan tersebut muncul?
Seringnya sih kalau lagi lihat media sosial, ya, kayak, ih, seru juga masih bisa traveling tanpa harus mikir, bisa nyanyi ke luar kota tanpa mikir. Tapi di sisi lain aku juga melihat orang tua-orang tua yang sudah lebih senior. Aku melihatnya justru jadi semangat. Mereka anak 2 tetap bisa kok, traveling. Jadi, aku tunggu saja anakku lebih besar lagi, nanti pasti bisa.
Pernahkah menyesali tindakan yang pernah dilakukan selama jadi ibu?
Bukan ke tindakan sih, tapi lebih ke kenapa ya dulu aku tuh apa-apa terlalu dipikirin. Padahal suamiku besar banget support-nya dan dia juga bilang supaya aku jangan terlalu stres nanti ngaruh ke ASI, kan. Setelah sekarang aku pikir-pikir lagi, iya juga ya, ngapain aku pikirin segitunya banget ya dulu, hehe.
Dari mana Alika mendapatkan referensi mengenai ilmu parenting?
Hmm, enggak dari mana-mana sih. Lebih ke learning by doing aja. Soalnya I believe setiap anak itu berbeda, jadi enggak bisa dibesarkan by the book gitu, lho. Kita lihat aja dulu anak kita gimana, jadi as we go aja gimana kepribadiannya. Paling value keluarga aja yang kita ajarkan. Nah, sisanya ya sudah learning by doing.
Adakah pola parenting dari orang tua yang kemudian diturunkan ke Zulu?
Kalau yang diturunkan paling value keluarga aja, ya. Trus misalnya sekarang kan Zulu sudah masuk usia-usia di mana dia sudah mulai banyak meng-copy, meniru, jadi mesti hati-hati kalau bersikap di depan dia.
Kegiatan apa yang paling disukai untuk dilakukan bersama anak?
Traveling, karena aku ingin mengajak Zulu traveling sedini mungkin, biar jadi experience buat Zulu dan jadi momen first time buat kami. Misalnya pergi ke tempat ini pertama kali bareng anak, Zulu juga jadi punya pengalaman ke suatu tempat pertama kalinya sama aku. Walaupun banyak orang yang bilang traveling sama anak itu repot, buat aku enggak juga sih.
Menurut Alika, gimana caranya agar momen traveling bersama anak tidak terasa merepotkan?
Pasti ada repotnya, tapi karena aku orangnya cuek, jadi apa-apa enggak mau terlalu dipikirin, dibawa santai aja. Kalo kitanya santai, anaknya juga akan santai, kok.
Buat Alika, seberapa penting dukungan dari sesama ibu dalam membesarkan anak?
Penting banget. Kadang the most judgemental person in a mother’s life is another mother. Kita enggak boleh menyamaratakan kondisi orang dengan kita, mungkin kondisi mereka saat itu berbeda dengan kita. Jadi, seharusnya justru bisa saling support. MB
- Writer: Rianti Fajar Ningsih
- Editor: Susanto Wibowo
- Photographer: Gustama Pandu
- Digital Imaging: Raghamanyu Herlambang
- Layout: @aditjmw
- Stylist: Gabriela Agmassini
- MUA: Obby (@obbymakeup)
- Hair Stylist: Hotnidah (@hotnidah)
- Location: Hotel Aloft South Jakarta (@aloftsouthjakarta)
Wardrobe Alika Islamadina:
- Shop at Velvet @shopatvelvet, ATS the Label @atsthelabel
Wardrobe Zulu Alara Siregar:
- Bell & Bo @bellandbo.id








