Type Keyword(s) to Search
FAMILY & LIFESTYLE

10 Sayuran Terbaik untuk Dibuat Jus

10 Sayuran Terbaik untuk Dibuat Jus

Pemenuhan vitamin dan mineral tentu diperlukan demi daya tahan tubuh optimal dan kesehatan yang terjaga. Beragam cara bisa dilakukan, salah satunya dengan mengonsumsi jus. Menurut studi yang dilakukan Vanderbilt University, minum jus sebanyak 3 kali dalam seminggu berisiko lebih rendah untuk mengembangkan Alzheimer.

Dibandingkan jus buah, jus sayur-mayur bisa lebih sehat buat tubuh karena mengandung sedikit gula, sehingga aman bagi penderita diabetes atau yang sedang mengontrol kalori. M&B telah merangkum 10 sayuran yang paling baik untuk dibuat jus. Simak ya, Moms!

1. Kale

Sayuran hijau ini punya rasa yang ringan, sehingga mudah dicampur dengan sayuran lain. Namun, yang terpenting adalah kandungannya yang sangat bergizi. Kale mentah kaya antioksidan, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K. Antioksidan mampu menetralkan radikal bebas untuk melindungi tubuh dari berbagai masalah kesehatan. Melansir Healthline, minum jus kale mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Namun, konsumsi jus kale mentah terlalu banyak bisa menyebabkan perut kembung. Maka dari itu, pertimbangkan untuk merebus atau mengukus kale sebentar sebelum membuatnya sebagai jus.

2. Seledri

Seledri mungkin salah satu sayuran yang sering diremehkan. Padahal, sayuran ini mengandung banyak air, potasium, dan nutrisi, khususnya vitamin A, vitamin K, dan vitamin C. Tak hanya itu, sayuran ini juga kaya antioksidan, seperti kaempferol, caffeid acid, dan ferulic acid. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak seledri dapat memperbaiki kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan tingkat kolesterol.

3. Wortel

Rasanya yang sedikit manis dan kandungan nutrisinya yang baik membuat wortel jadi salah satu sayuran yang paling disukai untuk dibuat jus. Wortel rendah kalori dan mengandung banyak vitamin A, biotin, potasium, dan karotenoid. Karotenoid berperan sebagai antioksidan yang sangat kuat untuk melindungi tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak karotenoid berkaitan dengan menurunnya penyakit mata turunan, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.

Baca juga: 8 Jus Paling Sehat untuk Ibu Hamil

4. Parsley

Tak hanya sangat berguna sebagai garnish dan herb, parsley juga sangat bergizi dan cocok untuk dijadikan sebagai jus. Sayuran ini kaya vitamin A, vitamin K, dan vitamin C. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi parsley mampu menurunkan kadar gula dalam darah dan memperbaiki tingkat antioksidan dalam darah. Selain itu, parsley juga bisa membantu menjaga fungsi hati.

5. Bayam

Bisa dibilang, bayam merupakan salah satu sayuran hijau kegemaran masyarakat Indonesia. Beragam variasi bisa didapat dari bayam, tak terkecuali dalam bentuk jus. Sayuran ini tinggi vitamin A, vitamin C, vitamin K, vitamin E, vitamin B kompleks, antioksidan, dan nitrat. Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi bayam selama 7 hari dapat menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik, sehingga menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

6. Bit

Tak hanya warnanya yang cantik merah keunguan, bit merupakan sayuran dengan nilai gizi yang baik. Dilengkapi dengan mangan, potasium, folat, kolin, dan nitrat, jus bit dapat memperbaiki tekanan darah serta kemampuan atletik dan mental. Selain itu, bit kaya vitamin C dan antioksidan betakaroten, sehingga berperan ampuh membantu menjaga daya tahan tubuh dan anti radikal bebas.

7. Kol

Mungkin banyak orang yang tidak memasukkan kol ke dalam daftar jus sayur yang digemari. Padahal, rasanya yang lezat dan nutrisi yang lengkap merupakan alasan jus kol perlu Anda konsumsi. Setiap porsi kol mengandung vitamin K, vitamin C, folat, mangan, dan vitamin B6. Sebagai salah satu crusteferous vegetables, kol bisa membantu menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan inflamasi. Kandungan antioksidan dan gizinya membantu menjaga tubuh dari stres dan radikal bebas. Walau begitu, perlu diingat untuk mengonsumsi jus kol secukupnya. Karena bila berlebihan bisa mengganggu metabolisme kelenjar tiroid, khususnya bagi yang sudah memiliki kondisi gangguan tiroid.

8. Mentimun

Tak hanya lezat dan menyegarkan, mentimun juga punya banyak sekali vitamin yang baik buat tubuh. Sayuran ini mengandung banyak air, rendah kalori, kaya potasium, mangan, vitamin K, vitamin B. dan vitamin C. Tak hanya itu, timun juga kaya antioksidan. Maka dari itu, timun dapat membantu menjaga sistem pencernaan dan menurunkan tingkat kolesterol.

9. Brokoli

Secara umum, brokoli mengandung mikronutrien yang penting buat kesehatan, seperti potasium, vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C. Selain itu, brokoli juga mengandung kaempferol, sebuah zat yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas, mengurangi inflamasi, dan mengurangi pertumbuhan sel kanker. Sebuah studi bahkan menemukan bahwa konsumsi sayuran yang kaya kaempferol berguna untuk perlambatan kesehatan mental yang terkait dengan usia.

10. Wheatgrass

Wheatgrass adalah sayuran berupa rumput dan termasuk salah satu yang paling populer untuk dibuat jus. Padat nutrisi, wheatgrass mengandung zat besi, fosfor, magnesium, dan 17 jenis asam amino. Sayuran ini juga kaya klorofil, yang merupakan pigmen pewarna alami dengan kemampuan antiinflamasi dan mencegah kanker. Selain itu, konsumsi wheatgrass dapat memperbaiki kadar kolesterol dalam darah dan membantu produksi sel darah merah kita, Moms. (M&B/Gabriela Agmassini/SW/Foto: Freepik)