Type Keyword(s) to Search
TODDLER

8 Hal yang Bisa Diajarkan pada Anak tentang Lebaran

8 Hal yang Bisa Diajarkan pada Anak tentang Lebaran

Merayakan Idul Fitri atau Lebaran memang dipenuhi dengan suasana bahagia. Hampir setiap anak pasti merekam momen ini sebagai sesuatu yang menyenangkan, karena bisa berkumpul dengan keluarga besar, menikmati sajian khas Lebaran, dan bahkan mendapatkan angpao dari keluarga. Seru banget!

Namun selain kesenangan tersebut, ada hal-hal penting yang Moms bisa ajarkan pada anak tentang Lebaran. Dengan begitu, anak mengerti makna suci dari Hari Idul Fitri, yang bukan sekadar makan ketupat dan bagi-bagi angpao saja. Yuk, kenalkan Si Kecil pelajaran yang bisa dipetik dari Lebaran!

1. Berbagi zakat fitrah

Penting bagi anak untuk mengetahui kewajiban membayar zakat fitrah, berapa yang harus dibayarkan, bagaimana proses membayarnya, dan apa fungsinya. Libatkan Si Kecil dalam setiap proses membayar zakat fitrah ini, agar ia merasa dirinya berguna dan turut memberi buat mereka yang membutuhkan.

Di masa pandemi ini, kita memang sebaiknya tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan, termasuk masjid tempat kita biasanya membayarkan zakat fitrah. Walau begitu, zakat fitrah bisa dibayarkan secara online ke berbagai rumah zakat, sambil tetap melibatkan Si Kecil, Moms.

2. Semua sama di mata Allah

Ketika takbir berkumandang, suasana penuh kemenangan pun semakin terasa. Semua umat Muslim menjalankan ibadah salat Idul Fitri berjamaah di masjid. Tua, muda, kaya, miskin, semua duduk sejajar berdampingan untuk menyembah Allah SWT.

Di momen ini, Moms bisa ajarkan pada anak untuk melihat bahwa semua manusia sama di mata Allah. Maka tidak perlu sombong dan tidak perlu minder, karena hanya Allah yang Maha Besar.

3. Saling bermaafan

Inilah momen paling menyentuh, di mana semua orang ikhlas saling memaafkan satu sama lain. Ini mengajarkan anak untuk berani meminta maaf dan tentu saja berani memaafkan kesalahan orang lain. Anda bisa ajak Si Kecil untuk ikut bermaafan dengan keluarga, kerabat, maupun tetangga. Namun tetap patuhi protokol kesehatan ya Moms, misalnya dengan selalu memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau memakai hand sanitizer. Anda dan keluarga juga bisa saling bermaafan lewat video call jika tidak bisa bertemu langsung.

4. Bersilaturahmi

Setelah 2 tahun kita tidak bisa berkumpul dengan keluarga, saudara, kerabat, maupun tetangga, karena pandemi COVID-19, kini saatnya Anda bisa bersilaturahmi dengan mereka. Anda pun bisa mengajak Si Kecil ikut serta. Ya, selain momen untuk saling memaafkan, Idul Fitri juga merupakan momen untuk bersilaturahmi.

Walaupun Si Kecil mungkin belum terlalu mengerti maknanya, Anda tetap harus mengajarkan konsep silaturahmi kepadanya yang penting untuk menjaga hubungan tetap erat. Jadi, ia tidak bingung ketika Anda mengajaknya mengunjungi sanak saudara. Jika jarak terlalu jauh, Anda bisa ajak Si Kecil bersilaturahmi lewat video call.

5. Mengajarkan etika bertamu

Mulai dari mengetuk pintu, mengucap salam, hingga duduk manis di ruang tamu dan berbincang dengan tuan rumah, semua itu butuh etika yang perlu diajarkan sejak dini lho, Moms. Jangan sampai Si Kecil menjadi tamu yang mengganggu.

Begitu juga etika ketika menerima tamu, mulai dari mempersilakan duduk, menyuguhkan makanan dan minuman, hingga adab mengantar tamu keluar rumah. Yang penting untuk diingat dan diperhatikan, selalu patuhi protokol kesehatan untuk keluarga Anda ya, Moms.

6. Saling berbagi

Berbagi maaf, angpao, makanan, minuman, atau parsel Lebaran? Ya, semua hal kecil yang dibagikan saat Lebaran bisa menjadi momen bagus untuk mengajarkan kepada anak rasa saling berbagi dengan sesama.

7. Mensyukuri nikmat

Lebaran tentu dipenuhi makanan dan minuman enak! Ini hal sederhana yang bisa diajarkan pada anak untuk mensyukuri nikmat. Ia perlu tahu kalau nikmat dan rezeki tidak hanya berbentuk mainan, tetapi juga waktu untuk berkumpul bersama, hidup sehat, dan bisa menikmati sajian khas Lebaran buatan Moms.

8. Mengatur waktu

Lebaran memang seru, tetapi juga melelahkan karena harus bangun dari pagi dan terus bertamu atau menerima tamu. Manfaatkan momen “seru tapi sibuk” ini untuk mengajarkan Si Kecil pentingnya mengatur waktu, kapan harus tidur, bangun pagi, dan kapan mencuri waktu sejenak untuk beristirahat agar kembali segar saat ada kerabat yang datang.

Jika kumpul bersama keluarga tak terelakkan, jangan lupa untuk tetap patuhi protokol kesehatan dan selalu pakai masker ya, Moms! Selamat merayakan Idul Fitri! (M&B/Tiffany/SW/Foto: Freepik)


Read Next

More Fromtoddler