Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

Bolehkah Minum Obat Parasetamol saat Hamil Muda?

Bolehkah Minum Obat Parasetamol saat Hamil Muda?

Saat hamil, berbagai macam keluhan akibat kehamilan memang kerap terjadi ya, Moms. Salah satunya adalah pusing dan bahkan demam ketika hamil. Kalau sudah begini, yang terlintas di benak bumil tentu mengonsumsi obat pereda sakit kepala atau penurun demam seperti parasetamol.

Namun pertanyaan besarnya: Aman atau enggak sih, mengonsumsi obat parasetamol saat hamil? Nah, untuk menjawabnya, yuk, ketahui penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu parasetamol?

Parasetamol adalah pereda nyeri—sering juga disebut painkiller—yang digunakan untuk mengurangi nyeri dan menurunkan demam tinggi. Berikut beberapa fakta tentang parasetamol yang perlu Anda ketahui, Moms.

  • Butuh beberapa jam untuk meredakan keluhan
  • Digunakan untuk mengatasi demam, sakit kepala, sakit gigi, nyeri sendi, dan lain-lain
  • Dosis yang dikonsumsi biasanya satu atau dua tablet 500 mg.
  • Jangan mengonsumsi parasetamol dengan obat lain yang juga mengandung parasetamol
  • Pada kondisi tidak hamil, parasetamol aman dikonsumsi dengan pereda nyeri lain seperti ibuprofen, codeine, atau aspirin
  • Beberapa contoh merek parasetamol yang banyak dijual di Indonesia adalah: Panadol, Sanmol, Biogesic, Pamol, dan Tempra.

Amankah parasetamol untuk ibu hamil?

Menurut National Health Services UK, hampir semua orang dewasa aman mengonsumsi parasetamol dalam dosis wajar, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Namun agar lebih aman, sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Parasetamol digunakan bumil untuk meredakan nyeri sedang sampai berat, juga menurunkan demam tinggi. NHS menyatakan bahwa obat ini aman dikonsumsi di semua trimester, karena hingga saat ini tidak ada bukti yang menyebutkan dampak negatif parasetamol pada kesehatan janin.

Namun, bagaimanapun, bumil harus lebih bijak mengonsumsi obat-obatan. Karena itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi parasetamol dengan dosis sekecil mungkin tapi tetap efektif. Untuk itu, konsultasikan dahulu dengan dokter Anda ya, Moms. Umumnya Anda akan disarankan untuk mengonsumsi maksimal 500 mg per hari, bukan per minum obat.

Baca juga: Amankah Minum Obat Parasetamol untuk Ibu Menyusui?

Minum obat saat hamil muda?

Walau parasetamol tergolong aman dikonsumsi bumil di segala trimester, NHS menyarankan wanita yang hamil muda (trimester awal) untuk lebih berhati-hati saat mengonsumsi segala jenis obat. Bahkan Anda sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi obat sama sekali di tiga bulan pertama kehamilan.

Kondisi seperti demam atau nyeri ringan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa bantuan obat. Maka kalau masih bisa diatasi dengan istirahat dan gaya hidup sehat, sebaiknya tidak perlu mengonsumsi obat terlebih dahulu ya, Moms.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Alergi? Ini Jawabannya!

Bolehkah menggabungkan parasetamol dengan kafein?

Beberapa jenis obat parasetamol juga mengandung kafein di dalamnya. Perlu Moms ketahui, obat gabungan parasetamol dan kafein sangat tidak disarankan untuk bumil, karena kafein tinggi pada bumil bisa memicu:

  • Bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Risiko gangguan kesehatan pada bayi
  • Keguguran.

Intinya, konsumsi parasetamol saat hamil tidak dilarang. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu agar diberikan resep dengan dosis rendah tapi efektivitasnya tetap tinggi. (M&B/Tiffany Warrantyasri/SW/Foto: Freepik)