TODDLER

6 Hal yang Diperlukan agar Balita Punya Mental Kuat



Cristine O'Riordan, penulis di situs Forbes.com, mengatakan bahwa di masa depan dunia membutuhkan orang-orang dengan mental kuat untuk menjalankan kehidupan sehingga dunia akan bisa berlangsung dengan damai dan sejahtera.

Psikolog ternama, James E. Loehr, mengatakan bahwa anak-anak dengan kekuatan mental memiliki karakteristik tertentu. Karakter tersebut akan diperkuat dengan sikap orang tua dan lingkungannya.


6 Hal untuk Balita Punya Mental Kuat

Nah, Moms, ada 6 kekuatan mental yang mesti Anda tanamkan sejak dini pada Si Kecil agar ia bisa menjadi orang yang unggul dan memiliki mental kuat. Berikut 6 hal yang diperlukan agar balita punya mental kuat, Moms.

1. Luwes. Dalam situasi yang tidak menentu, orang yang memiliki mental baja masih bisa tetap tenang memikirkan langkah berikutnya. Sikap luwes yang ia miliki ini akan bisa melahirkan penyelesaian yang cerdas, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain di sekitarnya.

2. Cepat tanggap. Meskipun dalam situasi yang tertekan, orang yang cepat tanggap akan mampu melihat semua hal sebagai kesempatan, tantangan, dan kebutuhan di sekelilingnya.

3. Fokus. Untuk memiliki mental yang kuat, seseorang harus bisa tetap fokus meskipun itu di saat mereka berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Ia akan tetap berusaha keras dengan cara tetap fokus agar bisa memberikan yang terbaik yang ia miliki untuk menyelesaikan tantangan yang ia peroleh.

4. Berani dan beretika. Keberanian akan membuat seseorang bisa mengambil keputusan sulit. Selain itu, orang yang berani juga akan tetap memikirkan etika sehingga keputusan yang ia ambil tidak akan merugikan orang lain.

5. Optimis dan mampu mengakui kesalahan. Menyadari kesalahan, mengakuinya, dan menyusun langkah perbaikan adalah sikap yang harus selalu Anda ajarkan pada Si Kecil agar ia memiliki mental yang kuat.

6. Sportif. Orang yang bermental kuat akan menghadapi kekalahan dengan sportif. Meskipun kalah, mereka akan tetap 'mengangkat dagu' dan berlatih lebih keras untuk menghadapi perlombaan berikutnya. Siapkah Si Kecil seperti itu? Ayo latih ia dari sekarang, Moms dan Dads! (M&B/SW/Dok. Freepik)