FAMILY & LIFESTYLE

5 Tips Mengatasi Kurang Tidur Selama Bulan Puasa



Salah satu kendala yang kerap dihadapi saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan adalah kurangnya waktu tidur. Hal ini dikarenakan kita harus bangun lebih cepat untuk bersantap sahur. Selain itu, kita juga biasanya akan tidur lebih larut karena melakukan kegiatan ibadah, seperti salat malam dan tadarus Al-Qur'an.

Kurangnya waktu tidur akan membuat Anda merasa mengantuk di siang hari dan bisa jadi hal tersebut mengganggu aktivitas Anda. Nah, sebelum Anda mengalami kurang tidur, beberapa cara berikut ini mungkin bisa membantu Anda untuk memperoleh waktu tidur yang cukup meski harus bangun dini hari selama bulan puasa.

1. Tidur lebih awal di malam hari

Cara yang paling sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kurang tidur selama bulan puasa adalah dengan tidur lebih awal daripada sebelumnya. Saat bulan Ramadan, tentunya Anda harus bangun lebih pagi untuk sahur. Karena itu, tidur lebih awal bisa menjadi salah satu solusi agar Anda tidak mengalami kurang tidur dan jadi mengantuk esok harinya.

Jadi, setelah melakukan salat tarawih dan menyelesaikan tugas rumah, sebaiknya segeralah tidur. Cara ini bisa membantu Anda memperoleh waktu tidur lebih lama sebelum nanti Anda mesti bangun untuk menyiapkan sahur. Jika Anda harus bekerja, Anda bisa lakukan itu setelah sahur.

2. Sempatkan untuk tidur siang

Jika memungkinkan, sempatkanlah untuk tidur siang di waktu istirahat Anda. Memang, dampaknya mungkin tidak akan persis sama seperti jika Anda tidur malam. Namun setidaknya tidur siang bisa mengisi kekurangan tidur yang kita alami. Selain itu, dilansir dari The Daily Star, tidur siang dapat membuat kita merasa lebih baik karena membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan kemampuan kognitif.

3. Perhatikan pola makan

Pola makan turut berpengaruh pada kualitas tidur kita lho, Moms. Jika Anda sering mengonsumsi makanan kaya karbohidrat atau gula saat berbuka, hindarilah karena makanan jenis ini perlu waktu lama untuk dicerna tubuh yang akan berdampak pada terganggunya waktu tidur Anda.

Selain itu Moms juga perlu hindari mengonsumsi makanan pedas dan berminyak karena bisa memicu masalah pada perut yang bisa jadi akan mengganggu tidur Anda di malam hari. Hindari juga makanan asin karena bisa membuat Anda dehidrasi dan akan selalu merasa haus sepanjang malam.

Baca juga: 7 Masalah Kesehatan Umum yang Sering Muncul saat Puasa

4. Kurangi konsumsi kafein

Kebiasaan Anda minum kopi sebaiknya dikurangi selama bulan Ramadan ini. Seperti yang sudah kita semua tahu, kafein tidak hanya berfungsi sebagai stimulan, tapi juga bisa memperlambat kinerja jam internal tubuh yang disebabkan oleh tertundanya produksi hormon tidur atau melatonin.

Alhasil, minum kopi justru hanya akan membuat Anda jadi terjaga sepanjang malam. Karena itu, ada baiknya Moms tidak mengonsumsi kafein saat ingin istirahat atau tidur di malam hari agar tidak mengganggu jam tidur Anda.

5. Olahraga di sore hari

Dilansir dari Metro.co.uk, umumnya hampir semua jenis olahraga berdampak positif terhadap kualitas tidur kita. Olahraga dapat memengaruhi ritme sirkadian agar lebih teratur untuk menghasilkan tidur yang nyenyak. Dengan tidur nyenyak, maka kualitas tidur terjaga dan Anda juga tidak akan mengalami kurang tidur.

Selama bulan puasa, Moms bisa melakukan olahraga di sore hari. Tidak perlu yang berat, cukup lakukan olahraga ringan, seperti jogging, yoga, atau jalan kaki. Dengan begitu hal tersebut akan bisa memberi tubuh cukup waktu untuk merasa rileks. (M&B/SW/Foto: Freepik)