TODDLER

Lebih Pede dan Mandiri! Yuk, Kenali 7 Karakter Unik Anak Tunggal



Memiliki anak semata wayang atau anak tunggal, Moms dan Dads pasti mencurahkan segala hal terbaik untuknya. Anak tunggal memang selalu lekat dengan stereotip negatif, sebut saja karakter yang lebih manja dan egois. Bahkan ada istilah only child syndrome atau sindrom anak tunggal yang dipopulerkan oleh psikolog G. Stanley Hall dan E. W. Bohannon sejak tahun 1800-an.

Hall dan Bohannon mendeskripsikan karakter anak tunggal sebagai anak yang bossy, egois, manja, dan sulit bergaul, karena ia terbiasa mendapatkan apa saja yang ia mau dari orang tuanya, termasuk perhatian yang tak terbagi. Benarkah seperti itu?

Wah, tentu saja opini seperti itu sudah basi ya, Moms. Anak tunggal tentu punya karakter kuat dan positif seperti anak lainnya. Ini bahkan sudah terbukti lewat berbagai penelitian terbaru lho, Moms. Mau tahu apa saja karakter anak tunggal menurut penelitian tersebut? Simak, yuk!

1. Percaya diri

Mengutip New Kids Center, sudah ada bukti bahwa anak tunggal memiliki self-esteem dan rasa percaya diri yang lebih tinggi dibandingkan anak yang memiliki kakak dan atau adik. Beberapa orang mungkin mengira ini karena anak tunggal lebih sering dipuja-puji keluarga. Padahal, ini karena perhatian yang ia terima membuatnya merasa lebih baik dan nyaman akan dirinya sendiri.

2. Suka privacy

Ketika seorang anak terbiasa hidup tanpa kakak dan adik, ia tentu akan memiliki kebutuhan lebih besar akan privacy. Ia juga cenderung lebih tidak terbuka dibandingkan anak lain yang punya kakak dan atau adik dan cenderung butuh ruang personal. Ini bukan berarti anak tunggal maunya dimanja lho, ya. Ia hanya butuh lebih banyak ruang.

3. Lebih berprestasi

Memang belum ada penelitian yang membuktikan bahwa anak tunggal lebih cerdas daripada anak yang punya kakak dan atau adik, tapi anak tunggal menunjukkan lebih gigih dalam meraih pencapaian. Ini mungkin berkaitan dengan sikap orang tua dari anak tunggal yang lebih fokus dalam memberikan perhatian pada edukasi anak.

4. Mandiri

Anak tunggal ternyata menunjukkan sikap lebih mandiri dibandingkan anak yang punya kakak atau adik lho, Moms. Ini mungkin karena ia terbiasa untuk melakukan berbagai hal sendiri. Berita baiknya, ia lebih mudah menjadi diri sendiri dan tidak mudah bergantung kepada orang lain.

5. Teratur

Anak tunggal umumnya lebih mudah memperhatikan hal detail dan lebih teratur. Ia juga lebih tepat waktu dan menghargai hal yang berjalan sesuai dengan rencana. Karakter dasar ini juga membuat anak tunggal lebih cepat menguasai life skill atau kemampuan dasar hidup yang lebih baik daripada anak lain. Berkaca dari orang tuanya, anak tunggal cenderung lebih dewasa dan cepat meniru sikap orang tua.

6. Sensitif

Terbiasa berpikir dan bertindak sendiri tanpa bantuan saudara kandung, anak tunggal cenderung lebih sensitif atau peka dengan lingkungan di sekitarnya. Sayangnya, hal ini membuat anak tunggal agak sulit menerima kritik dan saran dari orang lain.

7. Kompetitif

Tak ada saudara kandung, tak ada saingan. Anak tunggal biasa menjadi pusat perhatian di keluarganya, inilah yang membuatnya lebih kompetitif jika ada saingan di lingkungannya. Tak jarang, anak tunggal menganggap teman sebagai lawan kompetisi. Anak tunggal juga kerap kesulitan dengan masalah berbagi, baik itu berbagi mainan, waktu, maupun perhatian.

8. Sulit bersosial

Anak tunggal cenderung lebih suka menyendiri, mungkin karena ia terbiasa melakukan berbagai kegiatan hanya dengan orang tuanya. Ini membuatnya agak sulit untuk mengembangkan kemampuan bersosial dan berinteraksi dengan anak lain, juga sulit beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Jangan anggap sepele masalah ini ya, Moms. Ajak Si Kecil untuk lebih luwes bergaul dan menikmati kuatnya persahabatan. (M&B/Tiffany Warrantyasri/SW/Foto: User18526052/Freepik)