FAMILY & LIFESTYLE

7 Cara untuk Bantu Hilangkan Dahak di Tenggorokan



Ehm… ehm…. Dahak di tenggorokan bisa membuat Anda tak nyaman hingga sulit berbicara atau bernapas. Bagaimana cara menghilangkannya, ya?

Dahak merupakan lendir yang diproduksi oleh paru-paru dan tenggorokan. Fungsinya untuk melembapkan dan melindungi saluran pernapasan dari benda asing atau infeksi.

Hanya saja, ada kalanya terjadi produksi dahak yang berlebihan dan tekstur dahak kental seperti jeli. Nah, dahak seperti ini biasanya akan sulit dikeluarkan dan menyumbat saluran pernapasan dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Dahak kental bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, antara lain:

  • Kebiasaan merokok.
  • Sinusitis yang menyebabkan post-nasal drip atau lendir yang mengalir dan menempel dari belakang hidung menuju tenggorokan.
  • Udara kering, misalnya dari penggunaan alat penyejuk udara (AC).
  • Obat-obatan tertentu yang bisa menyebabkan mulut kering.
  • Kurang minum atau terlalu banyak mengonsumsi minuman yang membuat tubuh kehilangan cairan seperti kopi, teh, dan minuman beralkohol.

Menghilangkan dahak kental

Dahak kental bisa dihilangkan dengan mengonsumsi obat khusus. Namun, Anda juga bisa mencoba beberapa cara berikut ini untuk menghilangkan dahak di tenggorokan.

1. Minum banyak air

Minum banyak air, terutama air hangat, bisa membantu mengencerkan dahak dan melegakan saluran pernapasan. Selain air putih, campuran air hangat dan jeruk nipis juga bisa menjadi pilihan.

2. Mengonsumsi makanan pedas

Ya, makanan pedas juga bisa membantu menghilangkan dahak di tenggorokan, lho! Makanan pedas mengandung capcaisin yang disinyalir mampu mengeluarkan dahak sehingga napas pun lebih lega.

3. Mengonsumsi makanan dan minuman hangat

Makanan dan minuman hangat memang paling pas untuk dikonsumsi saat tenggorokan terasa tidak enak. Makan atau minuman seperti teh hangat dan sup ayam bisa menjadi pilihan untuk membantu mengeluarkan dahak secara alami. Selain itu, Anda juga bisa menghirup uap hangat dari teh guna melegakan pernapasan.

4. Minum air campuran madu dan lemon

Madu diketahui memiliki sifat antiperadangan dan antibakteri yang bermanfaat untuk mengusir dahak di tenggorokan. Untuk menghilangkan dahak, Anda hanya perlu mencampurkan air perasan lemon dan 1-2 sendok teh madu dalam air hangat. Campuran madu dan lemon ini memiliki efek yang sama dengan obat batuk.

5. Berkumur dengan air garam

Seperti dikutip dari Alodokter, berkumur dengan air garam juga bisa membantu menghilangkan dahak di tenggorokan. Caranya pun sangat mudah, secangkir air hanya dicampur dengan setengah sendok teh garam. Lalu gunakan campuran tersebut untuk berkumur selama 30-60 detik sambil menengadahkan kepala. Cara ini bisa Anda ulangi sesuai kebutuhan.

6. Mengonsumsi suplemen herbal

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa suplemen dengan kandungan tanaman herbal, seperti ginseng, jahe, bawang putih, echinacea, akar manis, delima, atau buah beri bisa mencegah dan mengatasi gangguan pernapasan akibat infeksi virus.

7. Menghirup uap hangat

Menghirup uap hangat tidak hanya bisa membantu melegakan pernapasan, tapi juga mengencerkan dahak. Anda bisa menggunakan alat pelembap ruangan atau humidifier, mandi air hangat beruap, atau bernapas menggunakan waslap basah hangat guna mendapatkan efek serupa.

Waspada tanda penyakit serius

Beberapa cara tersebut memang membantu menghilangkan dahak di tenggorokan. Namun, Anda juga perlu waspada karena beberapa jenis dahak kental merupakan gejala penyakit yang perlu mendapatkan penanganan medis.

Dahak yang merupakan pertanda penyakit bisa dibedakan dari warnanya:

  • Dahak kental berwarna putih bisa menjadi pertanda penyakit bronkitis yang disebabkan oleh virus, asam lambung, dan gagal jantung.
  • Dahak kental berwarna hijau atau kuning pertanda bronkitis, pneumonia, atau sinusitis.
  • Dahak kental berwarna merah atau merah muda bisa menjadi indikasi penyakit tuberkulosis, kanker paru, dan emboli paru.
  • Dahak kental berwarna cokelat menandakan perdarahan yang sudah lama dan abses paru.
  • Dahak kental berwarna hitam indikasi adanya infeksi jamur atau pneumokoniosis. (M&B/Wieta Rachmatia/SW/Foto: Freepik)