FAMILY & LIFESTYLE

Sinopsis dan Fakta Menarik Film Mrs. Chatterjee vs Norway



Moms, Anda pecinta film Bollywood? Bila ya, jangan sampai melewatkan film Mrs. Chatterjee vs Norway. Setelah sukses tayang di bioskop, film yang diperankan oleh Rani Mukerji dan Anirban Bhattacharya ini sudah bisa Anda saksikan di Netflix sejak Mei lalu.

Film arahan sutradara Ashima Chibber ini berkisah tentang seorang ibu imigran dari India, Debika Chatterjee, yang menjalani pertempuran hak asuh yang sengit dengan otoritas Norwegia yang merebut anak-anaknya. Dalam film ini, terlihat sekali bagaimana perjuangan seorang ibu yang rela melakukan segala cara agar bisa kembali berkumpul dengan buah hatinya.

Penasaran bagaimana perjuangan Debika untuk bisa kembali mendapatkan hak asuh kedua anaknya? Yuk, simak sinopsisnya berikut ini serta beberapa fakta menarik di balik film Mrs. Chatterjee vs Norway.

Sinopsis Mrs. Chatterjee vs Norway

Awalnya, film ini menampilkan potret keluarga kecil asal India yang hidup bahagia di Norwegia. Debika Chatterjee dan kedua anaknya, Shub dan Suchi, pindah ke Norwegia mengikuti sang suami, Anirudh Chatterjee, yang bekerja di sana.

Suatu saat, pihak Velfred (Layanan Kesejahteraan Anak di Norwegia) yang sudah selama 10 minggu mengamati pengasuhan Debika dan Anirudh terhadap anak-anak mereka, membawa paksa putra-putri mereka. Sebagai negara yang memperhatikan keamanan dan kesejahteraan anak, pihak Velfred menganggap bahwa rumah Debika dan Anirudh tak kondusif serta gaya pengasuhan mereka dianggap buruk.

Cara Debika memberikan makanan pada anak dengan menyuapinya menggunakan tangan, porsi mengurus rumah tangga di mana Debika lebih banyak mengerjakan pekerjaan domestik di rumah, tidur satu ranjang dengan anak-anak, serta tradisi menyematkan bindi (tanda bulat berwarna merah) di dahi anaknya, menjadi pertimbangan pihak Velfred yang menganggap hal ini tidak pantas, sehingga anak-anak Debika perlu "diselamatkan" dan berada di bawah pengasuhan Velfred.

Tak terima dipaksa berpisah dengan kedua buah hati mereka, Debika dan Anirudh pun mengajukan banding untuk kembali mendapatkan hak asuh anak mereka. Di persidangan perdana, permohonan Debika ditolak. Ia pun harus rela menjalani hari-harinya tanpa kehadiran putra-putrinya di sisinya.

Berbagai cara ia lakukan agar bisa kembali membawa anaknya pulang. Suatu saat ia menyelinap ke sebuah rumah di mana Shubh dan Suchi berada. Ia ingin membawa kedua anaknya pergi ke Swedia. Namun usahanya gagal, ia pun dituntut karena telah menculik anak-anaknya dari fasilitas pemerintah dan mencoba melintasi perbatasan internasional, Norwegia-Swedia.

Sekian waktu berselang, Debika dideportasi ke India, hak asuh anaknya pun jatuh kepada adik iparnya. Pernikahannya dengan Anirudh pun juga berakhir. Tak patah arang, ia tetap berusaha untuk kembali mendapatkan hak asuk Shubh dan Suchi. Beberapa kali persidangan dilewatinya. Bagaimana akhir dari perjuangan seorang ibu yang melawan negara demi anak-anaknya ini? Tonton selengkapnya di Netflix ya, Moms!

Fakta menarik Mrs. Chatterjee vs Norway

1. Diadaptasi dari kisah nyata

Film ini terinspirasi dari kisah nyata seorang ibu bernama Sagarika Chakraborty. Dalam autobiografinya yang berjudul The Journey of a Mother, diceritakan kisah nyata pasangan India yang dipisahkan dengan anak-anak mereka oleh sistem perawatan anak Norwegia bernama Barnevernet pada tahun 2011. Sagarika melawan pemerintah Norwegia dalam pertarungan hukum sampai ia mendapatkan kembali anak-anaknya.

2. Menampilkan perjuangan hebat seorang ibu

Di awal film, sebuah kutipan dari Rudyad Kipling muncul, “Tuhan tidak bisa ada di mana-mana, maka ia ciptakan ibu”. Dari kutipan ini mungkin bisa diartikan bahwa seorang ibu akan memperjuangkan segalanya untuk anak-anaknya, tak peduli di mana pun ia berada demi bisa bersama dengan darah dagingnya. Hal ini pula yang telihat pada film Mrs. Chatterjee vs Norway, kisah seorang ibu yang rela melawan negara untuk kembali mendapatkan hak asuh anaknya.

3. Kembalinya sang aktris ternama di layar lebar

Film ini diperankan oleh salah satu artis ternama di India, Rani Mukerji. Kemunculannya di film Mrs. Chatterjee vs Norway begitu dinantikan. Pasalnya, film ini menjadi momen comeback seorang Rani Mukerji setelah tampil di film Bunty Aur Babli 2 pada tahun 2021 lalu.

4. Mrs. Chatterjee, peran paling menantang bagi Rani Mukerji

Selama berakting, Rani Mukerji sudah mengambil peran sebagai ibu sebanyak tiga kali. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku bahwa peran Mrs. Chatterjee ini paling menantang. Menurutnya kisah perjuangan Sagarika Chakraborty pasti menyentuh banyak orang. Sebagai seorang ibu dan orang India, Rani pun merasa sedih dan emosional mengapa hal ini bisa terjadi pada orang India di luar negeri.

5. Momen emosional pertemuan Rani Mukerji dan Sagarika Chakraborty

Saat screening film Mrs. Chatterjee vs Norway di bioskop India, Rani Mukerji sebagai pemeran utama berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Sagarika Chakraborty. Rani mengaku merasa begitu emosional saat bertemu dengan sosok Sagarika dan langsung memeluk ibu hebat tersebut.

6. Tidak syuting di Norwegia

Tak sesuai dengan nama filmnya, proses syuting film ini justru dilakukan di Estonia sejak Agustus 2021 lalu. Hal ini dikarenakan saat itu kasus COVID-19 masih melonjak dan adanya masalah visa syuting yang gagal didapat. Proses syuting film ini kemudian berakhir pada Oktober 2021 di India.

Film Mrs. Chatterjee vs Norway bisa jadi sebuah tontonan yang menghibur serta mengedukasi Anda dan keluarga. Jangan lupa juga siapkan tisu saat menonton film satu ini ya, Moms! (M&B/Vonda Nabilla/SW/Foto: @netflix_in/Instagram)