FAMILY & LIFESTYLE

Bermain Jadi Stimulasi Penting untuk Dukung Anak Tumbuh Aktif dan Kreatif


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Bermain merupakan salah satu sarana untuk menstimulasi kreativitas, daya pikir, maupun keterampilan sosial dan emosional anak sejak usia dini. Bermain bagi anak usia dini terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas.

Meskipun begitu, menurut survei JAKPAT 2025, hanya 1 dari 3 ibu yang bermain bersama anaknya minimal 60 menit sehari sesuai rekomendasi WHO. Padahal, momen bermain bersama anak adalah waktu yang sangat penting untuk orang tua berkomunikasi dengan Si Kecil.

Bermain bukan sekadar kegiatan menyenangkan bagi anak, tapi juga merupakan cara belajar yang efektif untuk perkembangan kreativitas, daya pikir, serta keterampilan sosial dan emosional Si Kecil.

Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo menjelaskan, “Saat bermain, Si Kecil akan belajar berekspresi, berinteraksi, dan berkomunikasi, sekaligus mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Di sinilah peran orang tua menjadi penting—membangun komunikasi dan memberikan stimulasi yang tepat untuk mengembangkan kemampuan seperti creative problem solving, berpikir fleksibel, hingga mencoba ide-ide baru. Bahkan, pembentukan karakter anak pun bisa dilakukan secara alami melalui interaksi sederhana saat bermain bersama.”

Pentingnya aktivitas bermain untuk anak membuat LACTOGROW, susu pertumbuhan untuk anak usia satu tahun ke atas, meluncurkan kampanye terbaru bertajuk “Main Jangan Main-Main” di Jakarta (24/04/2025). Kampanye ini ditujukan untuk menginspirasi para orang tua di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil agar siap aktif dan kreatif dengan bermain bersama.

Untuk itu, LACTOGROW menghadirkan “LACTOGROW PlayWorld”, arena bermain bagi keluarga sebagai inspirasi bagi orang tua untuk mengasah kreativitas dan aktivitas fisik Si Kecil melalui stimulasi main bersama. Selain menghadirkan arena permainan untuk mengajak Si Kecil aktif dan kreatif, LACTOGROW PlayWorld juga menghadirkan talkshow interaktif bersama para expert dan mom Influencer, creativity screening test bersama psikolog anak serta door prize dengan berbagai hadiah menarik.

Miranti Burhan, Category Marketing Manager LACTOGROW menjelaskan, “Saat ini, masih banyak orang tua yang menganggap bermain hanya sebatas hiburan bagi Si Kecil, bukan bagian dari proses belajar tumbuh kembang, sehingga banyak orang tua yang belum aktif terlibat, tapi hanya sekedar menemani dan mengawasi saat Si Kecil sedang bermain.”

Melalui kampanye “Main Jangan Main Main”, LACTOGROW ingin menggerakkan para orang tua di Indonesia untuk bermain bersama Si Kecil demi tumbuh kembangnya menjadi aktif dan kreatif.

“Kami mengundang para orang tua dan Si Kecil untuk datang dan merasakan langsung keseruan Main Jangan Main Main di LACTOGROW PlayWorld pada tanggal 9-11 Mei 2025 di Kota Kasablanka. Di kesempatan ini, orang tua dapat eksplorasi main bersama Si Kecil, berbagi pengalaman dengan expert dan mom influencer, serta mengetahui tingkat kreativitas Si Kecil melalui creativity screening test bersama psikolog anak,” pesan Miranti. (M&B/SW/Foto: Dok. LACTOGROW)