Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms pastinya sudah tahu bahwa salah satu milestone penting dalam perkembangan bayi adalah kemampuannya untuk tengkurap. Selain menjadi langkah awal menuju perkembangan motorik yang lebih kompleks, posisi tengkurap memiliki banyak manfaat kesehatan. Lantas, bagaimana cara melatih bayi tengkurap dengan aman?
Manfaat melatih bayi tengkurap
Tengkurap atau tummy time adalah momen di mana bayi diletakkan tengkurap di permukaan yang aman selama beberapa waktu setiap hari. Meski terlihat sederhana, latihan tengkurap punya banyak manfaat, salah satunya adalah membantu bayi membangun kekuatan otot.Berikut ini sejumlah manfaat utama dari melatih bayi tengkurap, Moms.
1. Menguatkan otot leher dan punggung
Latihan tengkurap membantu bayi mengembangkan otot-otot leher, punggung, dan bahu, yang sangat penting untuk keterampilan seperti merangkak, duduk, hingga berjalan. Saat bayi mencoba mengangkat kepala ketika tengkurap, ia sedang melatih otot-otot yang akan ia perlukan untuk milestone motorik berikutnya.
2. Mengurangi risiko kepala peyang
Bayi yang terlalu sering tidur telentang berisiko mengalami plagiocephaly atau kepala peyang. Latihan tengkurap memberikan bayi kesempatan untuk mengurangi tekanan pada bagian belakang kepala dan mencegah deformitas kepala.
3. Mendukung perkembangan motorik
Tengkurap memungkinkan bayi untuk mengeksplorasi gerakan, seperti menendang dan menggerakkan tangan. Aktivitas ini tidak hanya melatih otot, tapi juga membangun koordinasi antara tangan dan mata.
4. Membantu sistem pencernaan
Posisi tengkurap sering kali membantu mengurangi gejala seperti kolik dan gas pada bayi. Gerakan lembut selama tengkurap dapat merangsang saluran pencernaan bayi bekerja lebih efisien.
Dengan mengetahui manfaatnya, jelas bahwa latihan tengkurap adalah bagian penting dari perkembangan awal bayi. Yuk, cari tahu cara memulainya, Moms!
Baca juga: 5 Manfaat Latihan Tummy Time untuk Perkembangan Bayi
Cara melatih bayi tengkurap dengan aman
Berikut ini langkah-langkah untuk memastikan bayi aman dan nyaman saat menjalani latihan tengkurap.
1. Mulai sejak dini
Moms bisa memperkenalkan latihan tengkurap sejak minggu pertama setelah bayi lahir, tentu dengan durasi yang sangat singkat, seperti 1-2 menit per sesi. Makin dini diperkenalkan, makin terbiasa Si Kecil dengan posisi ini.
2. Pilih waktu yang tepat
Lakukan latihan tengkurap saat bayi dalam kondisi kenyang, segar, dan terjaga, tapi hindari melakukannya segera setelah bayi selesai makan untuk mencegah muntah. Idealnya, praktikkan latihan ini saat suasana hati bayi ceria dan rileks.
3. Gunakan permukaan yang aman
Pastikan bayi tengkurap di permukaan datar, stabil, dan aman, seperti matras bayi atau selimut tebal di lantai. Hindari permukaan yang terlalu empuk, seperti kasur atau sofa, untuk mengurangi risiko bayi tenggelam ke dalam permukaan yang tidak kokoh.
4. Ajak berinteraksi
Untuk membuat bayi tetap nyaman, temani ia selama latihan tengkurap. Moms dapat berbaring di depannya, berbicara dengan lembut, menyanyi, atau menggunakan mainan berwarna cerah untuk menarik perhatiannya.
5. Tambah durasi secara bertahap
Mulailah dengan durasi pendek, sekitar 1-2 menit, dan tingkatkan secara perlahan hingga bayi mampu melakukannya selama 20-30 menit sehari. Durasi latihan tidak perlu dilakukan sekaligus. Anda bisa membaginya menjadi beberapa sesi.
6. Berikan dukungan bila diperlukan
Jika bayi terlihat kesulitan atau rewel, Moms dapat meletakkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah dadanya untuk memberikan dukungan ekstra. Hal ini membuat bayi lebih mudah mengangkat kepala dan merasa nyaman.
Tips memudahkan latihan bayi tengkurap
Ada kalanya bayi menolak atau merasa tidak nyaman selama tengkurap. Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi tantangan tersebut.
1. Variasikan posisi. Jika bayi merasa bosan, cobalah meletakkannya di atas dada Anda saat Anda berbaring telentang. Cara ini tetap melatih otot bayi sambil memberinya kedekatan dengan Anda.
2. Gunakan mainan favorit. Taruh mainan yang menarik di depan bayi untuk membuatnya fokus pada sesuatu yang menyenangkan.
3. Latih dengan sabar. Tidak semua bayi langsung menyukai tengkurap. Jangan paksakan jika bayi mulai menangis. Beri ia waktu untuk beradaptasi.
Melatih bayi tengkurap bukan hanya tentang perkembangan fisik, tapi juga cara untuk mempererat bonding dengan Si Kecil. Sebagai orang tua, momen-momen ini adalah kesempatan sempurna untuk terhubung, berbicara, dan mendukung bayi di setiap milestone-nya. So, jadikan latihan tengkurap sebagai rutinitas harian yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk pertumbuhan bayi Anda! (M&B/AY/WR/Foto: Jcomp/Freepik)