Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Ada kalanya Moms ingin tampil stylish tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Terlebih di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, pakaian yang mudah dikenakan, terasa nyaman, dan praktis dipadupadankan tentu menjadi pilihan. Salah satu material yang bisa diandalkan adalah fleece, dengan teksturnya yang lembut, hangat, dan fleksibel untuk berbagai gaya.
Melihat kebutuhan tersebut, UNIQLO terus mengembangkan fleece melalui koleksi Fall/Winter 2026. Tak lagi terbatas pada jaket penghangat, fleece kini hadir dalam beragam desain, tekstur, dan siluet yang lebih modern.
Fleece yang terus berevolusi
Perjalanan fleece UNIQLO dimulai pada 1994, ketika material ini masih identik dengan pakaian outdoor berharga relatif tinggi. Pada 1998, UNIQLO memperkenalkan jaket fleece dengan harga terjangkau, termasuk melalui kampanye seharga 1.900 yen. Dua tahun kemudian, hadir 50 pilihan warna yang semakin memperluas cara masyarakat mengenakan fleece, dari kebutuhan aktivitas luar ruang menjadi busana kasual sehari-hari.
Seiring waktu, inovasi terus dilakukan melalui penyempurnaan material, fungsi, dan desain. Memasuki musim Fall/Winter 2026, fleece hadir dengan pilihan yang semakin beragam, mulai dari jaket reversibel dan tahan angin hingga atasan serta celana bertekstur lembut. Perkembangan ini memberikan keleluasaan bagi setiap orang untuk menyesuaikan gaya dengan kebutuhan dan karakter masing-masing.
Lebih banyak pilihan untuk gaya sehari-hari
Dalam koleksi terbarunya, UNIQLO menawarkan fleece dalam berbagai interpretasi. Jaket Fleece Ritsleting dengan potongan raglan cocok untuk gaya kasual yang praktis, sementara Jaket Blouson Kerah Tegak Berlapis Fleece menghadirkan nuansa outdoor klasik melalui warna-warna vintage. Untuk tampilan yang lebih modern, Jaket Pendek Fleece dengan siluet boxy bisa dipadukan dengan bawahan berpotongan lebar.
Pilihan lainnya mencakup T-Shirt Fleece Rib Rajut Kerah V yang cocok dikenakan sendiri maupun bersama kemeja untuk gaya preppy. Ada pula Celana Jogger Fleece bertekstur puffy yang memberikan dimensi menarik pada tampilan kasual.
Dari sisi fungsionalitas, Jaket Hoodie Fleece Reversibel Tahan Angin menawarkan dua pilihan tampilan dalam satu pakaian, sekaligus membantu melindungi tubuh dari angin. Ragam desain ini memperlihatkan bahwa fleece dapat menjadi bagian dari gaya sehari-hari, bukan sekadar lapisan tambahan saat cuaca dingin.
Inspirasi gaya Andrew White dan Nana Mirdad
Tampil serasi bersama pasangan tak selalu berarti harus mengenakan pakaian yang sama. Andrew White dan Nana Mirdad memperlihatkan bahwa permainan warna, tekstur, dan siluet bisa menciptakan gaya yang berbeda, tetapi tetap harmonis.
Andrew memilih kombinasi hijau zaitun, abu-abu, dan beige untuk tampilan clean dan modern. Jaket Fleece Ritsleting Dua Warna menjadi aksen utama, dipadukan dengan T-Shirt Washable Milano Rib dan Celana Kerja Rileks Jersey. Hasilnya, gaya kasual yang tetap terlihat rapi untuk menemani berbagai aktivitas.
Sementara itu, Nana mengeksplorasi warna butter yellow dan cokelat melalui T-Shirt Fleece Rib Rajut Kerah V serta Celana Barel Jersey. Kemeja flanel yang diikat di pinggang memberikan sentuhan motif sekaligus kesan santai.
Untuk tampilan yang lebih berani, Andrew memilih Jaket Fleece Pullover Berkancing berwarna oranye sebagai statement piece, dengan celana barel putih sebagai penyeimbang. Nana menghadirkan nuansa lebih lembut melalui jaket fleece bertekstur pile dalam perpaduan warna ungu dan biru, yang dipadukan dengan atasan Henley dan jeans berpotongan lebar.
Keduanya juga mengeksplorasi teknik layering dengan Jaket Hoodie Fleece Reversibel Tahan Angin. Andrew memadukannya dengan sweater kasmir dan jeans barel, sedangkan Nana memilih atasan fleece serta celana lurus bermotif kotak. Perpaduan material dan proporsi tersebut membuat tampilan terasa dinamis tanpa kehilangan kenyamanan.
Sentuhan preppy yang modern ala Anaz Siantar
Bagi Anaz Siantar, fleece juga bisa menjadi bagian dari gaya preppy yang klasik dan berkelas. Dalam salah satu tampilannya, ia memadukan sweater polo katun bergaris dengan celana lurus berpotongan lebar, lalu menyampirkan Jaket Fleece Kombinasi Berlapis Pile berwarna wine di bahu. Tekstur fleece menjadi aksen yang memperkaya penampilan tanpa membuatnya terlihat berlebihan.
Untuk nuansa yang lebih feminin, Anaz memilih cardigan fleece berwarna krem di atas kemeja katun berkerah tegak, dilengkapi celana rileks berpotongan volume dalam warna beige. Palet netral dan siluet yang santai menciptakan tampilan elegan yang cocok untuk bekerja maupun bepergian.
Ia juga menghadirkan interpretasi preppy yang lebih kasual melalui T-Shirt Fleece Rib Rajut Kerah V, kemeja Oxford boxy, dan jeans barel baggy. Perpaduan kerah klasik dengan denim berpotongan unik menghasilkan gaya boyish yang modern. Sepatu berujung lancip dapat menjadi sentuhan akhir untuk menambahkan kesan feminin sekaligus edgy.
Nyaman, fungsional, dan tetap personal
Pada akhirnya, berpakaian bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi juga menemukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian.
Melalui koleksi Fleece Fall/Winter 2026, UNIQLO menghadirkan beragam pilihan yang memadukan kenyamanan, fungsi, dan desain modern. Dengan permainan warna, teknik layering, serta padu padan yang tepat, fleece dapat menjadi andalan untuk berbagai aktivitas tanpa mengesampingkan gaya personal.
Temukan koleksi lengkap UNIQLO Fleece di seluruh toko UNIQLO Indonesia dan melalui UNIQLO.com, Moms. (MB/VN/RF/Foto: Dok.Uniqlo)