BABY

10 Manfaat Tummy Time untuk Bayi



Melihat bayi tengkurap memang menggemaskan ya, Moms. Berita baiknya, membiarkan bayi tengkurap beberapa saat (atau yang biasa disebut dengan istilah tummy time) ini juga memberikan banyak manfaat untuk bayi Anda, lho.

Moms bisa mulai mengenalkan dan membiasakan tummy time kepada Si Kecil saat ia berumur 3-4 bulan, sesuai anjuran American Academy of Pediatrics (AAP). Di umur tersebut, biasanya otot leher bayi sudah cukup kuat dan ia mulai mampu mengontrol gerakan leher serta kepala, termasuk menegakkan kepala saat tengkurap.

Lalu, apa saja sih manfaat tummy time buat Si Kecil? Berikut penjelasannya, Moms.

1. Meningkatkan kemampuan koordinasi mata dan tangan

American Academy of Pediatrics menyarankan untuk mulai memberikan tummy time setidaknya 5 menit per hari untuk permulaan. Agar makin seru, letakkan mainan di depan anak saat ia tengkurap. Dengan begitu, ia akan berusaha meraihnya, dan ini membantu anak meningkatkan koordinasi mata dan tangannya.

2. Memperkuat otot

Saat tengkurap, bayi akan banyak menggunakan otot yang jarang ia gunakan jika hanya telentang saja. Aktivitas ini akan memperkuat otot leher, perut, punggung, dan lengannya.

3. Mempertajam penglihatan

Pandangan anak saat telentang tentu beda dengan saat tengkurap. Posisi saat tengkurap membuatnya mampu melihat perspektif baru, melihat ke segala penjuru, dan bayi juga belajar untuk mengenali suara dan gerakan dari lingkungan sekitarnya.

4. Motorik kasarnya makin kuat

Saat pertama tengkurap, bayi mungkin akan menolaknya. Namun, itu yang justru membuatnya menendang dan mendorong sekuat tenaga. Tanpa ia sadari, itu bisa meningkatkan kemampuan motorik kasarnya lho, Moms. Ketika motorik kasarnya makin kuat, maka ia juga akan lebih siap untuk belajar merangkak, berjalan, dan berlari.

5. Belajar mandiri

Tummy time akan membuat tubuh Si Kecil makin kuat, dan ketika tubuhnya makin kuat, maka secara alami ia akan memiliki naluri untuk menjelajah lebih jauh lagi. Sifat eksploratif itu juga akan memicu sikap mandiri, yang akan terus berguna sampai ia dewasa kelak.

6. Mencegah kepala peyang

Risiko kepala bayi peyang atau flat head syndrome bisa berkurang dengan rutin memberikan bayi tummy time lho, Moms. Tentu saja ini bisa dicegah, karena salah satu penyebab flat head syndrome adalah bayi terlalu sering berbaring telentang.

7. Meningkatkan kemampuan kognitif

Tummy time memberikan ibu kesempatan untuk berinteraksi dengannya menggunakan berbagai mainan dengan aneka warna dan bentuk. Begitu banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk menstimulasi kecerdasan anak sambil tummy time, tak heran ini bisa meningkatkan kemampuan kognitif Si Kecil ya, Moms.

8. Meningkatkan bonding ibu dan anak

Semua aktivitas bisa menjadi jembatan untuk mempererat bonding ibu dan anak, mulai dari momen menyusui, memijat bayi, hingga tummy time. Anda bisa letakkan Si Kecil di pangkuan Anda dalam posisi tengkurap selama beberapa menit, dan lihat betapa ia menikmati momen ini, Moms!

9. Menstimulasi panca indra

Satu kegiatan untuk menstimulasi panca indra? Tummy time jawabannya! Posisi tengkurap membuat Si Kecil bisa fokus pada lingkungan sekitarnya dengan lebih efektif, melihat lebih fokus, mengeksplorasi berbagai tekstur (lantai, karpet, mainan, dan lainnya), mendengar lebih jelas, dan banyak lagi.

10. Memperkuat lehernya

Dibandingkan telentang, posisi tengkurap tentunya bisa memperkuat leher Si Kecil. Jangan terlalu sering digendong ya, Moms, karena anak juga butuh tummy time untuk memperkuat lehernya. Tummy time juga memperkuat otot-otot penting di leher dan tubuh bagian atasnya, yang kemudian akan menjadi modal Si Kecil untuk duduk hingga akhirnya bisa berjalan atau bahkan berlari!

Baca juga: 7 Cara Stimulasi agar Bayi Cepat Duduk dan Merangkak

(M&B/Tiffany Warrantyasri/SW/Foto: Freepik)