Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Mengemas pakaian untuk traveling bisa menjadi tantangan, terutama ketika Moms ingin tetap tampil rapi dan stylish tanpa perlu membawa setrika. Soalnya, tidak ada yang lebih merepotkan daripada membuka koper hanya untuk menemukan pakaian yang penuh kerutan. Momen traveling tentu tidak terasa maksimal jika outfit Moms penuh kerut. Setuju kan, Moms?
Nah, berikut ini beberapa jenis kain antikerut yang bisa menjadi solusi sempurna untuk traveling Anda, Moms.
1. Polyester
Polyester adalah salah satu bahan yang paling terkenal antikerut. Dibuat dari serat sintetis bernama polyester, kain ini juga punya daya tahan yang baik, ringan, mudah dicuci, dan cepat kering, tidak menyerap air, serta tahan terhadap sinar UV, sehingga cocok untuk dibawa bepergian atau dipakai beraktivitas di luar ruangan.
2. Wol merino
Wol merino terkenal sebagai kain multifungsi yang sangat cocok untuk traveling. Kain ini dibuat dari serat bulu domba merino yang halus dan lembut, sehingga tidak akan terasa gatal saat dipakai. Tidak hanya tahan kerut, merino juga memiliki sifat antibau, termoregulasi (mengatur susu tubuh, yakni menahan panas tubuh saat cuaca dingin dan melepas panas tubuh saat cuaca panas), ringan, dan tahan debu sehingga cocok untuk digunakan di berbagai kondisi cuaca.
Baca juga: Cara Merawat Pakaian Wol agar Awet dan Tetap Indah
3. Nilon
Nilon adalah bahan sintetis lain yang sangat tahan terhadap kerutan. Umumnya, pakaian berbahan nilon terasa lembut dan nyaman saat digunakan. Kain yang elastis ini juga sering digunakan dalam pakaian olahraga karena ringan, tahan air, tahan lama, dan cepat kering. Meski begitu, pakaian berbahan nilon tidak cocok digunakan saat cuaca panas, karena tidak mampu menyerap keringat dan dapat menahan panas tubuh.
4. Spandeks
Spandeks sering ditemukan dalam pakaian yang dirancang untuk kenyamanan dan fleksibilitas, seperti legging dan pakaian olahraga. Kain yang sering dikenal sebagai elastane atau Lycra ini umumnya dikombinasikan dengan serat alami, seperti katun atau rayon, untuk meningkatkan kenyamanan dan daya tahannya. Karena sifatnya yang mudah meregang, spandeks juga tidak gampang berkerut, sehingga cocok untuk Anda bawa saat traveling.
Baca juga: Tips Bepergian untuk Ibu Hamil agar Kehamilan Nyaman dan Aman
5. Lyocell
Lyocell, atau lebih dikenal sebagai Tencel, adalah merupakan kain semisintetis yang terbuat dari selulosa kayu, seperti kayu eukaliptus maupun birch, yang diolah melalui metode yang ramah lingkungan. Kain ini terkenal akan karakternya yang lembut, ringan, punya daya serap tinggi, dan tahan terhadap kerutan.
6. Rayon
Rayon adalah bahan serbaguna yang sering digunakan untuk pakaian kasual maupun semiformal. Merupakan kain semisintetis, rayon dibuat dari selulosa tumbuhan, seperti kayu atau kapas. Karakter utama kain rayon adalah lembut, halus, punya daya serap tinggi, sejuk, dan sedikit mengilap. Kain ini biasanya tahan terhadap kerutan dan terasa ringan, menjadikannya salah satu pilihan favorit untuk traveling, Moms.
Baca juga: Tips Efektif Merawat Pakaian Berbahan Katun agar Tetap Awet dan Nyaman
Dengan memilih pakaian berbahan antikerut, Moms tetap dapat tampil rapi dan percaya diri saat traveling. Selamat traveling tanpa stres, dan semoga Anda selalu terlihat menawan, Moms! (M&B/AY/GA/Foto: Freepik)