Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Melihat Si Kecil tiba-tiba muntah tentu membuat hati Moms cemas. Rasanya tidak tega melihat wajahnya yang pucat dan tubuhnya yang lemas. Muntah sebenarnya adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan zat yang dianggap berbahaya atau iritatif dari dalam perut. Namun, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa membuat anak kehilangan banyak cairan dan merasa tidak nyaman.
Sebelum buru-buru memberikan obat-obatan kimia, ada baiknya Moms mencoba beberapa bahan alami yang mungkin sudah tersedia di dapur rumah. Pengobatan tradisional sering kali menjadi pilihan yang aman dan minim efek samping untuk meredakan gejala awal. Yuk, simak obat muntah tradisional yang bisa Anda berikan kepada Si Kecil berikut ini!
Penyebab anak muntah
Sebelum memberikan penanganan, penting untuk memahami apa yang memicu rasa mual dan muntah pada Si Kecil. Mengetahui penyebabnya akan membantu Moms menentukan langkah pengobatan yang paling tepat. Berikut adalah beberapa penyebab umum anak muntah.
1. Infeksi virus (gastroenteritis): Sering disebut sebagai flu perut, kondisi ini adalah penyebab paling umum muntah pada anak-anak. Virus menyerang saluran pencernaan dan menyebabkan peradangan.
2. Keracunan makanan: Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri atau kuman bisa memicu reaksi penolakan tubuh berupa muntah.
3. Mabuk perjalanan: Sistem keseimbangan anak yang belum sempurna sering kali membuat Si Kecil merasa pusing dan mual saat berada di kendaraan.
4. Alergi makanan: Reaksi terhadap protein tertentu dalam makanan, seperti susu sapi atau kacang-kacangan, bisa menyebabkan muntah segera setelah dikonsumsi.
5. Batuk berdahak: Terkadang, anak muntah karena refleks ingin mengeluarkan dahak yang menumpuk di tenggorokan atau karena batuk yang terlalu keras.
Baca juga: Balita Susah BAB? Ini 7 Obat Tradisional yang Bisa Dicoba di Rumah
Obat muntah anak tradisional
Berikut ini beberapa obat muntah anak tradisional yang bisa Moms racik sendiri di rumah.
1. Jahe
Jahe sudah lama dikenal sebagai obat antimual alami. Kandungan senyawa bioaktif di dalamnya, seperti gingerol dan shogaol, efektif menenangkan perut yang bergejolak dan mempercepat pengosongan lambung.
Untuk membuatnya, Moms bisa memarkan satu ruas jahe, lalu rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Tambahkan sedikit gula merah atau madu agar rasanya lebih disukai anak. Berikan dalam kondisi hangat.
2. Lemon
Lemon mengandung asam sitrat alami yang bisa membantu pencernaan dan memberikan sensasi segar di perut. Moms bisa tambahkan sedikit perasan lemon ke dalam air hangat dan berikan kepada anak secara perlahan. Aroma lemon juga bisa membantu mengurangi rasa mual yang dialami Si Kecil.
3. Daun mint
Daun mint memiliki sifat menenangkan saluran pencernaan serta mengurangi rasa mual dan ingin muntah. Tumbuk beberapa lembar daun mint, peras sarinya, lalu campurkan dengan air hangat dan sedikit madu sebelum diminum. Selain minum air campuran daun mint atau teh mint, menghirup aroma minyak esensial dari daun mint juga bisa membantu meredakan mual.
4. Madu
Madu memiliki sifat antibakteri dan menenangkan lapisan kerongkongan yang mungkin teriritasi akibat asam lambung saat muntah. Rasa manisnya juga bisa mengurangi rasa pahit di mulut anak setelah muntah. Namun, pastikan Si Kecil sudah berusia di atas 1 tahun sebelum memberikan madu untuk menghindari risiko botulisme.
5. Kayu manis
Kayu manis sudah lama digunakan sebagai salah satu obat tradisional untuk mengatasi gangguan pencernaan, termasuk mual dan muntah, berkat zat antibakteri dan antivirusnya. Moms bisa merebus kayu manis batang sampai mendidih dan sajikan seduhannya hangat-hangat untuk Si Kecil.
6. Jeruk
Sama halnya lemon, jeruk juga efektif sebagai obat tradisional mual muntah pada anak berkat rasa segar dan kandungan asam sitratnya. Moms bisa berikan Si Kecil sepotong kecil jeruk untuk dikunyah atau diisap atau berikan air perasan jeruk alami untuk Si Kecil minum perlahan-lahan.
7. Apel
Apel juga bisa Moms manfaatkan untuk obat tradisional mual muntah pada anak. Selain rasanya segar, serat pektin yang terkandung pada apel bisa membantu menstabilkan saluran cerna dan mengurangi rasa mual.
8. Teh chamomile
Teh chamomile bisa menjadi obat tradisional efektif untuk anak muntah karena efek menenangkannya pada saluran cerna serta meredakan mual. Sajikan teh chamomile hangat dan berikan kepada Si Kecil perlahan untuk diminum.
9. Air kelapa muda
Meskipun bukan obat dalam arti harfiah, air kelapa muda adalah cairan rehidrasi alami terbaik. Kandungan potasium dan elektrolitnya sangat tinggi, membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat muntah lebih cepat daripada air putih biasa.
10. Air tajin
Bagi generasi terdahulu, air tajin (air rebusan beras) adalah cairan penyelamat saat anak diare atau muntah. Air tajin mengandung elektrolit alami dan pati yang bisa membantu melapisi lambung, memberikan energi, serta mencegah dehidrasi. Saat menanak nasi dengan panci biasa, ambil air rebusan beras yang sudah mendidih dan mengental sebelum airnya habis terserap nasi.
Baca juga: Obat Tradisional Batuk Pilek untuk Bayi 0-6 Bulan yang Aman dan Alami
Cara mengatasi mual muntah pada anak di rumah
Selain memberikan ramuan tradisional, perawatan di rumah juga memegang peranan kunci dalam proses penyembuhan Si Kecil. Berikut ini cara mengatasi mual muntah pada anak, Moms.
1. Jaga hidrasi tubuh
Bahaya utama dari muntah adalah dehidrasi. Namun, jangan memaksa anak minum banyak sekaligus karena bisa memicu muntah lagi. Berikan cairan (air putih, oralit, atau air kelapa) sedikit demi sedikit tapi sering—misalnya satu sendok makan setiap 5-10 menit.
2. Biarkan perut beristirahat
Setelah muntah, hindari memberikan makanan padat selama beberapa saat. Biarkan sistem pencernaan Si Kecil istirahat sejenak. Fokuslah pada pemberian cairan terlebih dahulu.
3. Berikan makanan mudah dicerna
Serelah itu, berikan makanan yang hambar dan mudah dicerna sehingga tidak membebani kerja lambung yang sedang sensitif, seperti pisang, biskuit tawar, atau bubur dalam porsi kecil dan sering. Hindari memberikan anak makanan berat, manis, atau berminyak hingga lambungnya stabil.
4. Ciptakan suasana nyaman
Peluk Si Kecil, berikan pijatan lembut di punggung atau telapak kakinya, dan pastikan ia beristirahat di ruangan yang sejuk dengan sirkulasi udara yang baik.
Itulah beberapa obat muntah anak tradisional. Meskipun obat tradisional cukup ampuh untuk kasus ringan, Moms tetap harus waspada. Segera bawa Si Kecil ke dokter jika muntah disertai tanda-tanda dehidrasi berat (mata cekung, tidak pipis lebih dari 6 jam, menangis tanpa air mata), muntah berwarna hijau atau mengandung darah, demam tinggi, atau jika anak terlihat sangat lemas dan tidak responsif. Semoga Si Kecil lekas sembuh! (MB/AY/SW/Foto: Freepik)