Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, jika Anda sedang menjalani program hamil mungkin Anda akan dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat. Nutrisi ini sering menjadi salah satu suplemen pertama yang direkomendasikan dokter, bahkan sebelum kehamilan terjadi. Bukan tanpa sebab lho, Moms. Asam folat memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan calon ibu sekaligus perkembangan janin sejak masa-masa awal kehamilan.
Meski begitu, masih banyak calon orang tua yang belum memahami kapan waktu terbaik mengonsumsi asam folat, berapa dosis yang dibutuhkan, hingga apakah kebutuhan tersebut bisa dipenuhi hanya dari makanan sehari-hari. Berikut hal-hal yang perlu Moms ketahui tentang asam folat saat menjalani program hamil.
Fungsi asam folat untuk program hamil dan janin
Asam folat merupakan bentuk vitamin B9 yang berperan penting dalam pembentukan DNA, pembelahan sel, dan pertumbuhan jaringan tubuh. Karena kehamilan melibatkan proses pembentukan sel yang sangat cepat, kebutuhan asam folat menjadi lebih penting sejak masa persiapan kehamilan.
Menurut rekomendasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), perempuan yang berencana hamil dianjurkan mengonsumsi 400 mcg asam folat setiap hari. Nutrisi ini membantu mengurangi risiko cacat tabung saraf pada janin, yaitu kelainan yang dapat memengaruhi perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi.
Yang sering tidak disadari, perkembangan tabung saraf terjadi sangat awal, bahkan sebelum banyak perempuan mengetahui dirinya hamil. Karena itulah dokter biasanya menyarankan konsumsi asam folat dimulai sejak program hamil, bukan setelah tes kehamilan menunjukkan hasil positif.
Perbedaan asam folat sintetis dan asam folat alami dalam sumber makanan
Moms, asam folat dan folat sebenarnya sama-sama merupakan bentuk vitamin B9 yang dibutuhkan tubuh. Perbedaannya terletak pada sumbernya. Folat merupakan bentuk alami yang ditemukan dalam berbagai makanan, seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, buah jeruk, dan alpukat. Sementara itu, asam folat adalah bentuk sintetis yang biasanya terdapat dalam suplemen atau produk pangan yang telah difortifikasi.
Meski memiliki fungsi yang sama, tubuh umumnya lebih mudah menyerap asam folat sintetis dibandingkan folat alami dari makanan. Karena itulah, perempuan yang sedang menjalani program hamil sering dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen asam folat sebagai pelengkap pola makan sehari-hari. Tujuannya bukan untuk menggantikan makanan bergizi, melainkan membantu memastikan kebutuhan vitamin B9 tetap tercukupi.
Berikut beberapa sumber folat alami yang bisa Moms masukan ke dalam menu sehari-hari.
1. Edamame
Dengan kandungan sekitar 311 mcg folat per 100 gram, edamame menjadi salah satu sumber folat alami yang cukup tinggi. Selain folat, edamame juga mengandung protein nabati yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama program hamil.
2. Bayam matang
Moms, siapa sangka, bayam matang mengandung sekitar 146 mcg folat per 100 gram. Sayuran hijau ini juga kaya akan zat besi dan serat yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan terutama untuk Anda yang sedang menjalani program hamil.
3. Kacang merah matang
Kacang merah mungkin jadi salah satu bahan dasar makanan kegemaran Anda. Selain rasanya yang enak, dalam 100 gram kacang merah matang terdapat sekitar 130 mcg folat, lho. Kacang merah juga mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang dapat membantu memberikan energi lebih tahan lama.
4. Alpukat
Alpukat juga mengandung sekitar 80 mcg folat per 100 gram. Selain itu, buah ini juga kaya akan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan dan dapat menjadi pilihan camilan sehat selama menjalani program hamil.
5. Brokoli matang
Brokoli matang mengandung sekitar 63 mcg folat per 100 gram. Tak hanya itu, brokoli juga mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan yang membantu mendukung kesehatan tubuh.
Memenuhi kebutuhan folat hanya dari makanan terkadang memang tidak mudah, terutama saat nafsu makan berubah atau pola makan belum teratur. Jadi, Mengkombinasikan antara pola makan bergizi dan suplemen sesuai anjuran dokter sering menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan asam folat selama program hamil.
10 Rekomendasi suplemen asam folat terbaik untuk program hamil
Selain dari makanan sehari-hari, asam folat juga banyak tersedia dalam bentuk suplemen yang memang diformulasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan selama program hamil. Pemilihan suplemen ini biasanya disesuaikan dengan dosis, kombinasi nutrisi lain, serta anjuran dokter.
1. Blackmores I-Folic
Blackmores I-Folic menjadi salah satu pilihan yang cukup populer di kalangan Moms yang sedang program hamil. Suplemen ini mengandung asam folat yang dikombinasikan dengan iodine. Kombinasi ini sering dipilih karena dianggap membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dasar sebelum kehamilan.
Harga: Rp120–180 ribu
2. Folamil Genio
Folamil Genio cukup sering direkomendasikan karena kandungannya yang lebih lengkap, tidak hanya asam folat tetapi juga berbagai vitamin dan mineral lainnya. Produk ini banyak digunakan sejak masa promil hingga awal kehamilan.
Harga: Rp150–220 ribu
3. Folavit 400
Jika Moms mencari pilihan yang lebih sederhana, Folavit 400 bisa menjadi salah satu opsi. Suplemen ini fokus pada asam folat tanpa banyak tambahan nutrisi lain. Produk ini juga sering menjadi pilihan dasar sesuai anjuran dokter.
Harga: Rp30–60 ribu
4. Promavit
Promavit juga termasuk suplemen yang cukup mudah ditemukan di apotek. Selain asam folat, produk ini mengandung beberapa vitamin pendukung kehamilan.
Harga: Rp40–80 ribu
5. Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold
Untuk Moms yang ingin suplemen dengan kandungan lebih lengkap, produk ini bisa menjadi pertimbangan. Tidak hanya asam folat, tetapi juga berbagai vitamin dan mineral untuk mendukung kebutuhan selama kehamilan dan menyusui.
Harga: Rp250–350 ribu
6. Elevit Pronatal
Elevit Pronatal dikenal memiliki kandungan asam folat yang lebih tinggi dibanding beberapa produk lain, yaitu sekitar 800 mcg. Suplemen ini biasanya disesuaikan dengan saran tenaga kesehatan.
Harga: Rp300–400 ribu
7. Afolat 400
Afolat 400 merupakan suplemen asam folat generik yang sederhana dan banyak digunakan sebagai pelengkap kebutuhan harian.
Harga: Rp20–50 ribu
8. Anelat 400
Anelat 400 juga termasuk pilihan suplemen asam folat yang cukup basic dan mudah ditemukan. Suplemen ini mengandung asam folat sebanyak 400 mcg.
Harga: Rp25–55 ribu
9. Nutrimax Folate
Berbeda dari beberapa produk lain, Nutrimax Folate menggunakan bentuk folate aktif yang lebih mudah dimanfaatkan tubuh.
Harga: Rp80–130 ribu
10. Anmum Materna
Anmum Materna menjadi salah satu pilihan yang cukup sering digunakan oleh Moms yang sedang mempersiapkan kehamilan. Berbeda dengan merek lainnya yang berbentuk suplemen, produk satu ini merupakan susu formula. Selain mengandung asam folat, susu formula ini juga dilengkapi berbagai nutrisi penting lain yang membantu mendukung kebutuhan ibu sejak masa promil hingga kehamilan.
Harga: Rp120–200 ribu
Moms, meskipun semua produk di atas sudah tersedia dan dijual resmi di Indonesia, pemilihan suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Anda juga bisa mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter sebelum mengonsumsinya.
Cara mengonsumsi asam folat yang benar sebelum dan saat hamil
Asam folat sebaiknya mulai dikonsumsi sejak Anda sedang dalam fase program hamil, Moms. Idealnya sekitar 1–3 bulan sebelum kehamilan terjadi. Hal ini penting karena perkembangan awal janin berlangsung sangat cepat, bahkan sebelum Moms menyadari kehamilan tersebut. Dosis yang umum dianjurkan adalah sekitar 400 mcg per hari, namun pada kondisi tertentu dokter dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing.
Asam folat bisa diminum kapan saja, baik pagi maupun malam, selama dikonsumsi secara rutin setiap hari. Nutrisi ini juga umumnya aman dikombinasikan dengan vitamin dan mineral yang lain seperti zat besi dan kalsium, tetapi tetap disarankan untuk mengikuti arahan dokter agar dosis dan kombinasinya sesuai dengan kondisi tubuh Anda.
Dosis ideal asam folat dan efeknya pada kesuburan
Asam folat merupakan salah satu nutrisi yang paling sering direkomendasikan saat program hamil. Berdasarkan rekomendasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), perempuan yang sedang merencanakan kehamilan dianjurkan mengonsumsi sekitar 400 mcg asam folat per hari untuk membantu mendukung pembentukan sel dan perkembangan awal janin, terutama pada tahap yang sangat awal sebelum kehamilan terdeteksi.
Namun, bukan berarti mengonsumsi asam folat serta merta akan langsung meningkatkan peluang kehamilan. Nutrisi ini lebih berperan sebagai pendukung kesehatan sel, termasuk sel telur, serta membantu mempersiapkan kondisi tubuh agar lebih siap untuk terjadinya kehamilan. Dengan kata lain, asupan asam folat yang cukup bukan untuk mempercepat kehamilan secara instan, tetapi untuk mendukung proses reproduksi yang lebih sehat secara menyeluruh. (MB/RA/RF/Foto: Freepik)