Type Keyword(s) to Search
FAMILY & LIFESTYLE

13 Kondisi Kuku Kaki yang Bisa Menandakan Penyakit

13 Kondisi Kuku Kaki yang Bisa Menandakan Penyakit

Apa yang Anda lakukan untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan? Identifikasi gejala memang hal yang utama, tapi tahukah Anda bahwa kuku kaki juga bisa menandakan kondisi kesehatan tertentu?

Menurut American Foot and Leg Specialists, kuku kaki yang sehat akan terlihat pink pucat layaknya kuku tangan Anda. Namun, bila berubah warna dan terlihat terlalu kering, maka mungkin kuku kaki Anda sedang berusaha untuk memberitahu Anda sesuatu, Moms. Yuk, simak lebih lengkap penjelasannya berikut!

Baca juga: Sederhana Namun Penting, Ini Manfaat Rutin Memotong Kuku

1. Melengkung ke atas

Normalnya, kuku kaki sedikit berbentuk kubah karena mengikuti bentuk jari. Tapi bila Anda mendapati kuku kaki melengkung ke atas seperti sendok, maka hal ini bisa menandakan adanya kondisi anemia atau lupus. Bentuk kaki ini juga dikenali sebagai koilonychias. Melansir The Healthy, sebuah penelitian menunjukkan bahwa koilonychias biasanya berkaitan dengan defisiensi zat besi, juga malnutrisi, gangguan tiroid, atau kecelakaan.

2. Kuku kaki menguning dan menebal

Bila warna kuku menjadi kekuningan dan menebal, bisa jadi kaki Anda mengalami infeksi jamur. Namun, pada beberapa kasus, kuku yang menguning juga dapat menandakan adanya infeksi lain seperti sinusitis. Kuku yang kuning juga dapat muncul karena adanya psoriasis, TBC, jaundice, atau hipotiroid. Menurut American Foot and Leg Specialists, kuku kuning juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok atau efek samping diabetes dan penyakit hati.

3. Berbintik

Jika Anda menemukan lubang-lubang kecil, lekukan, atau tonjolan pada kuku kaki, maka bisa saja Anda memiliki psoriasis kuku. Walau hampir seluruh orang yang mengalami psoriasis kuku juga mengalami psoriasis kulit (penyakit autoimun yang membuat warna kulit tidak rata dan mudah iritasi), 5% orang dengan psoriasis kuku tidak memiliki masalah kesehatan lain. Namun, kuku yang berbintik juga dapat menandakan adanya penyakit sistem pernapasan, malnutrisi, atau alopesia (kerontokan rambut atau kebotakan).

4. Guratan merah

Kuku yang memiliki guratan atau garis-garis merah yang kecil di bawahnya, dapat menandakan infeksi jantung. Garis-garis merah tersebut adalah pembuluh darah yang rusak atau pecah, biasa dikenali sebagai splinter hemorrhage. Splinter hemorrhage juga bisa disebabkan oleh psoriasis, infeksi jamur, atau hanya trauma benturan. Dalam beberapa kasus terburuk, splinter hemorrhage merupakan tanda dari endokarditis, atau infeksi pada lapisan jantung dalam.

5. Bergurat putih

Sebenarnya guratan putih pada kuku merupakan hal yang umum. Tapi, gurat atau garis putih yang melintang pada kuku kaki dapat menandakan bahwa Anda sedang kekurangan asupan protein. Guratan putih pada kuku kaki juga dapat mengindikasikan adanya penyakit hati atau malnutrisi.

6. Berwarna kecokelatan

Bila kuku kaki berwarna kecokelatan, maka ada kemungkinan Anda memiliki gangguan tiroid dan malnutrisi. Penggunaan cat kuku yang terlalu sering juga bisa menyebabkan kuku berwarna kecokelatan. Namun, kuku yang setengahnya berwarna keputihan dan setengahnya lagi berwarna kecokelatan ternyata juga dapat menandakan gagal ginjal, Moms. Kira-kira sebanyak 40% dari penderita gagal ginjal memiliki kuku "setengah-setengah".

7. Berwarna kehitaman

Warna hitam di bawah kuku dapat menjadi sinyal bahwa kaki atau kuku Anda mengalami cedera. Walaupun begitu, kuku yang kehitaman juga dapat menjadi gejala infeksi bakteri, defisiensi vitamin B12, atau anemia. Di beberapa kasus ekstrem, kuku yang hitam juga dapat menandakan adanya kanker, penyakit hati, atau penyakit ginjal. Guratan hitam pada kuku dapat menjadi sinyal adanya melanoma yang tersembunyi, yakni salah satu bentuk kanker kulit.

8. Berwarna keputihan

Kuku yang berwarna putih bisa disebabkan oleh kecelakaan pada kuku. Tapi bila kuku masih menempel pada jari dan hampir seluruhnya berwarna putih, maka hal ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius seperti penyakit hati, diabetes, malnutrisi, gagal jantung kongesitf, atau penyakit ginjal. Selain itu, American Foot and Leg Specialists juga menganjurkan Anda untuk segera memeriksakan diri, karena kuku berwarna putih dapat menandakan anemia. 

9. Berwarna keabuan

Kondisi malnutrisi, penyakit paru-paru, atau bahkan arthritis bisa ditandai dengan kuku yang berwarna keabu-abuan. Kuku kaki yang keabuan juga dapat disebabkan oleh medikasi tertentu.

10. Berwarna kehijauan

Alergi terhadap bahan kimia tertentu pada produk makeup dan pembersih rumahan bisa menyebabkan kuku kaki Anda berwarna kehijauan. Selain itu, kuku yang kehijauan juga dapat menandakan adanya infeksi jamur pada kuku.

11. Berwarna kebiruan

Kondisi kuku yang berwarna biru merupakan salah satu tanda adanya Wilson's Disease. Penyakit ini adalah gangguan kesehatan turunan yang termasuk jarang terjadi. Wilson's Disease membuat tubuh menyimpan terlalu banyak tembaga (copper). Tembaga disimpan di hati, otak, jantung, dan mata. Tapi bila kuku tidak seluruhnya berwarna biru, melainkan hanya sedikit kebiruan, maka bisa jadi Anda memiliki penyakit Raynaud. Penyakit ini menyebabkan beberapa bagian tubuh, khususnya jemari tangan dan kaki, menjadi mati rasa dan kedinginan sebagai respons atas suhu yang terlalu dingin atau stres. Walaupun tidak berbahaya, penyakit ini tentu dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.

12. Kuku terlepas

Adalah normal bila kuku kaki terlepas dari jari setelah terjadi cedera pada jari kaki. Tapi kuku kaki yang terlepas tanpa disebabkan cedera dapat menandakan beberapa gangguan kesehatan, seperti infeksi jamur pada kuku, psoriasis pada kuku, gangguan kesehatan tiroid, penyakit Raynaud, atau adanya alergi pada medikasi tertentu.

13. Melengkung ke bawah

Terkadang kuku kaki dapat melengkung ke bawah dan menutupi permukaan jari secara keseluruhan. Bila mendapati kondisi ini, Moms perlu waspada dan konsultasikan ke dokter. Karena, kuku kaki yang melengkung ke bawah bisa menandakan penyakit serius seperti kanker paru-paru, gagal jantung, atau sindrom radang usus. (M&B/Gabriela Agmassini/SW/Foto: Freepik)