Type Keyword(s) to Search

Menebalkan Rambut Bayi, Benarkah Bisa Menggunakan Seledri?

Menebalkan Rambut Bayi, Benarkah Bisa Menggunakan Seledri?

Rambut yang hitam dan lebat menjadi daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat Indonesia. Tak heran jika banyak orang tua yang menginginkan buah hatinya memiliki rambut seperti itu.

Namun tidak semua bayi terlahir dengan rambut yang  tebal dan lebat. Banyak faktor yang memengaruhi lebat atau tidaknya rambut Si Kecil, seperti faktor genetik, perbedaan laju pertumbuhan rambut, kadar hormon tertentu, dan kecukupan nutrisi.

Selain itu, posisi tidur bayi yang terus-menerus hanya pada satu sisi atau kebiasaan Si Kecil menarik rambutnya sendiri juga bisa menyebabkan rambut di area tertentu menjadi lebih tipis.

Moms juga perlu tahu bahwa pertumbuhan rambut bayi secara pesat pada umumnya terjadi di usia 6-12 bulan. Jadi Moms tidak perlu terlalu khawatir jika bayi Anda yang belum mencapai usia tersebut terlihat memiliki rambut yang tipis dan sedikit.

Seiring dengan berjalannya waktu, rambut bayi akan semakin bertambah tebal. Seperti telah disebutkan sebelumnya, kecepatan pertumbuhan rambut bayi juga berbeda-beda. Namun Moms bisa berkonsultasi dengan dokter apabila rambut Si Kecil rontok parah atau ada masalah dengan kulit kepalanya.

Seledri untuk Menebalkan?

Berdasarkan tradisi, masyarakat Indonesia kerap menggunakan daun seledri untuk menebalkan rambut. Biasanya, daun tersebut ditumbuk atau dibuat jus, lalu dioleskan ke rambut dan kepala bayi sebagai masker rambut. Konon, cara ini cukup ampuh untuk menebalkan rambut bayi.

Jika melihat kandungan nutrisinya, memang tak salah jika orang dulu menggunakan seledri sebagai penumbuh rambut. Pasalnya, daun seledri mengandung vitamin dan mineral yang bisa merangsang pertumbuhan rambut, antara lain vitamin A, vitamin C, vitamin K, serta asam folat, dan magnesium.

Meski memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi pertumbuhan rambut, bukan berarti penggunaan daun seledri bisa otomatis membuat rambut bayi jadi cepat tumbuh dan menjadi lebat. Selain karena ada faktor-faktor lain, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa daun seledri bisa melebatkan rambut. Oleh sebab itu, Moms tidak bisa mengandalkan daun seledri saja untuk membuat rambut Si Kecil lebih lebat.

Namun jika Si Kecil sudah mengonsumsi makanan pendamping ASI atau MPASI, Moms bisa mencampurkan seledri ke dalamnya. Selain membantu menutrisi rambut, seledri juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bayi, seperti mendukung tumbuh kembangnya, melancarkan pencernaan, hingga memperkuat daya tahan tubuhnya.

Cara Menebalkan Rambut

Ada beberapa cara lain juga bisa membuat rambut bayi lebih lebat, antara lain:

* Menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala Si Kecil. Caranya? Moms bisa rutin membersihkan rambut dan kulit kepalanya secara rutin menggunakan sampo khusus bayi.

* Setelah dicuci dan dibersihkan, keringkan rambut Si Kecil menggunakan handuk bayi yang halus. Jangan gosokkan handuk ke kepala dan rambut Si Kecil, cukup tepuk-tepukkan secara lembut.

* Moms juga bisa mengoleskan lidah buaya, minyak kelapa, atau minyak zaitun ke rambut Si Kecil. Bahan-bahan alami tersebut dapat menutrisi kulit kepala dan akar rambutnya agar lebih cepat tumbuh.

* Cukupi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan memberikan ASI serta makanan bergizi saat memasuki periode pemberian MPASI. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)