Type Keyword(s) to Search

6 Kebiasaan yang Bisa Sebabkan Kulit Ketiak Hitam dan Kasar

6 Kebiasaan yang Bisa Sebabkan Kulit Ketiak Hitam dan Kasar

Memiliki ketiak putih, bersih, dan mulus, tentu menjadi dambaan semua wanita. Walau hanya suami yang melihat, memiliki ketiak bersih bisa menambah rasa percaya diri Anda. Setuju kan, Moms? Sayangnya, ketiak hitam menjadi masalah yang sangat umum dan sering terjadi. Mengutip Romper, studi pada tahun 2014 yang dipublikasikan di Indian Dermatology Online Journal menyebutkan 74 persen wanita mengalami ketiak hitam, yang faktor risikonya meningkat berdasarkan usia, berat badan, dan ras.

Masalah ketiak hitam bisa terjadi karena beberapa kebiasaan sederhana yang sering Anda lakukan lho, Moms. Sebelum ini terjadi pada Anda, yuk ketahui beberapa kebiasaan buruk yang membuat tampilan ketiak menjadi hitam! Jangan disepelekan ya, Moms.

1. Sering pakai deodoran

Di satu sisi, deodoran bisa meningkatkan rasa percaya diri karena Anda terbebas dari bau ketiak sepanjang hari. Namun di sisi lain, deodoran juga bisa membuat ketiak menjadi hitam, lho! Ini karena beberapa jenis deodoran memiliki kandungan kimia (seperti aluminium) yang bisa mengiritasi kulit. Maka jika ketiak hitam sudah sangat mengganggu Anda, coba hindari dulu penggunaan deodoran.

2. Mencukur bulu ketiak

Hampir semua wanita menginginkan ketiak yang bersih, cerah, dan tentu saja tanpa bulu. Sayangnya, rutin mencukur bulu ketiak turut meningkatkan risiko ketiak hitam. Tak hanya mencukur yang bisa menyebabkan iritasi pada ketiak, mencabut bulu dengan pinset, menggaruk, atau sekadar mengelus ketiak juga bisa memicu iritasi.

Kalau sudah iritasi, kulit ketiak menjadi gelap dan terlihat tidak cerah atau kotor. Lalu, Moms dilarang mencukur bulu ketiak? Boleh saja, kok! Namun pastikan pisau cukur Anda cukup tajam, ya, karena pisau cukur tumpul lebih berpotensi menyebabkan iritasi kulit ketiak.

3. Memakai baju ketat

Hal sederhana yang dampaknya besar bagi estetika ketiak adalah memakai baju ketat. Semakin ketat baju Anda, maka semakin sering menyebabkan gesekan yang bisa mengiritasi kulit ketiak.

Seringnya terjadi gesekan di area lipatan (seperti area ketiak) bisa memicu diskolorasi atau warna kulit yang tidak merata. Menurut The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, ketiak menghitam merupakan hasil dari iritasi yang disebut post-inflammatory pigment alteration, yang dialami oleh 45-83 persen manusia.

4. Jarang eksfoliasi

Bukan cuma kulit wajah yang butuh eksfoliasi atau pengelupasan kulit mati, kulit ketiak juga perlu lho, Moms. Jarangnya membersihkan area ketiak dengan benar bisa membuatnya hitam dan terlihat kotor. Untuk itu, sangat penting rutin eksfoliasi kulit ketiak agar kulit matinya terangkat. Ketiak yang rutin dieskfoliasi tidak hanya lebih cerah, tetapi juga lebih halus, bersih, dan tidak mudah bau. Moms bisa menggunakan body scrub atau scrub alami dari perasan lemon dan gula pasir untuk mengeksfoliasi ketiak.

5. Menyemprotkan parfum

Sebaiknya Moms menghindari menyemprotkan parfum di area ketiak, karena kandungan alkoholnya dapat mengiritasi kulit ketiak. Jika teriritasi, maka sudah pasti kulit ketiak lebih mudah gelap, kusam, dan kasar. Ingat, ketiak termasuk area yang sensitif dan mudah teriritasi lho, Moms. Jangan sering-sering memaparkan produk berkandungan kimia di ketiak, ya.

6. Pakai krim cukur

Agar mencukur bulu ketiak menjadi lebih mudah dan bersih, para wanita sering menggunakan krim cukur khusus. Sekilas, produk ini memang mempermudah hidup Anda, tetapi efek iritasi yang menyebabkan ketiak hitam bisa menyerang dalam waktu panjang, lho!

Produk krim cukur mengandung bahan-bahan kimia yang bersifat iritan dan mungkin mengandung alergen. Bagi Moms yang kulit ketiaknya sensitif, kandungan-kandungan tersebut bisa mengiritasi dan membuat ketiak hitam. Lebih baik dihindari ya, Moms. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)