Type Keyword(s) to Search

Untuk Suami, Ini Hal yang Tidak Disukai Perempuan saat Bercinta

Untuk Suami, Ini Hal yang Tidak Disukai Perempuan saat Bercinta

Di dalam hubungan pernikahan, hubungan seks memegang peranan penting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Ya, keintiman seksual dapat membantu menjaga hubungan pasangan suami istri tetap intim dan romantis.

Setiap pasangan suami istri dapat memiliki kebiasaannya masing-masing soal urusan seks. Meskipun begitu, sering kali para suami tak peka ataupun sering melakukan berbagai hal yang ternyata dibenci oleh istrinya. Berikut ini sejumlah hal yang biasanya tidak disukai oleh perempuan saat bercinta. Silakan cek daftar berikut ini lalu share ke Dads ya, Moms!

1. Foreplay yang terlalu sebentar

Mungkin bagi banyak pria hubungan intim hanya seputar penetrasi dan ejakulasi. Anggapan ini salah besar, terutama bagi perempuan. Berbeda dari laki-laki, suasana yang mendukung sangatlah penting untuk mendorong perempuan siap bercinta. Ya, state of mind yang intim merupakan rangsangan utama bagi perempuan.

2. Berkomentar tentang tubuh

Setelah proses kehamilan dan persalinan, perempuan cenderung menjadi kurang percaya diri akan tubuhnya sendiri. Maka dari itu, berkomentar soal bentuk tubuh Moms di momen ia sangat terekspos bukanlah langkah yang baik. Tak perlu memuji, karena malah dapat terdengar sebagai bualan. Cukup buat ia merasa nyaman dengan menerima dan membuatnya nikmat.

3. Narsis

Bercinta dapat menjadi momen yang menyenangkan bagi pria untuk menunjukkan kejantanannya. Namun narsis secara seksual bukanlah hal yang bisa memikat perempuan. Pada banyak kasus, menyombongkan kemampuan bercinta malah hanya akan menurunkan minat perempuan untuk berhubungan seksual.

4. Bertanya soal orgasme 

Berbeda dengan pria, orgasme pada perempuan memang masih menjadi salah satu misteri. Terkadang perempuan tidak orgasme dan hal ini tak melulu soal kemampuan bercinta Anda, Dads. Menanyakan apakah Moms sudah orgasme berulang kali malah dapat membuatnya jadi tak bersemangat dan hilang minat.

5. Terlalu bersemangat

Para pria mungkin tertantang untuk mencari g-spot, yakni titik kenikmatan seksual, sehingga menjadi terlalu bersemangat dan terlalu dalam saat penetrasi. Padahal, kenikmatan ini bisa berbeda-beda bagi setiap perempuan. Ada yang menyenangi penetrasi yang dalam, namun ada juga yang tidak. Untuk itu, selalu dengarkan pasangan Anda ya, Dads.

6. Tidur setelah bercinta

Bagi perempuan, bercinta tak hanya soal penetrasi, foreplay, ataupun orgasme. Mengobrol ataupun berpelukan setelah berhubungan intim juga dapat memengaruhi keintiman bercinta. Cuek atau langsung tidur setelah bercinta dapat mengisyaratkan bahwa Anda hanya ingin berhubungan seksual tanpa koneksi emosi. Hal ini dapat menurunkan intimasi antara Anda dan pasangan.

7. Berbicara kasar dan bersikap arogan

Dirty talk dapat menjadi rangsangan seksual yang ampuh. Tapi jika Anda tak pandai melakukannya, maka Anda mungkin saja malah akan menyinggung pasangan Anda dan membuat momen bercinta terasa kikuk. Selain itu, bercinta dengan terlalu mendominasi tanpa mendengarkan keinginan pasangan serta bersikap arogan juga dapat membuat perempuan menjadi sebal, lho. (M&B/Gabriela Agmassini/SW/Foto: jcomp/Freepik)


Read Next

More Fromfamily & lifestyle