Type Keyword(s) to Search

9 Cara Mudah Membuat Anak Merasa Aman dan Bahagia

9 Cara Mudah Membuat Anak Merasa Aman dan Bahagia

Moms, sebagai orang tua tentu kita ingin anak hidup dengan bahagia. Nah, salah satu kunci membangun kebahagiaan buah hati kita adalah dengan membuatnya merasa aman.

Ketika Si Kecil merasa aman, ia pasti memiliki kebebasan untuk tumbuh, menguji batasan, dan bereksplorasi. Sebaliknya ketika Si Kecil dikuasai oleh perasaan takut dan kecemasan, tentunya ini akan menghambat prosesnya dalam mencapai kebahagiaan.

Anda tentu punya peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan stabil bagi anak Anda. Lewat perilaku yang Anda tunjukkan dan bagaimana Moms membentuk hubungan yang sehat dengan Si Kecil, ini bisa membuatnya merasa aman. Lebih jauhnya, coba terapkan beberapa cara berikut untuk bisa membuat anak merasa aman, Moms.

1. Sisihkan waktu Anda untuk anak

Aspek terpenting untuk membuat anak Anda merasa aman adalah dengan Menyisihkan waktu Anda untuk Si Kecil, dengan mengajaknya berbicara, berbagi, tertawa, dan belajar bersama secara langsung. Ibaratnya waktu sama dengan keamanan.

2. Berikan Si Kecil kasih sayang

Anak membutuhkan kasih sayang yang sama banyaknya dari ibu maupun ayahnya. Dengan memberi pelukan lembut, ciuman di dahi, atau berpegangan tangan saat Anda berjalan bersama Si Kecil, ini menunjukkan kepada anak bahwa Anda mencintainya. Dalam hal perkembangan anak, memberi kasih sayang juga membuat dunianya jadi lebih berwarna.

3. Berikan anak pujian

Ketika Moms memuji Si Kecil, berarti Anda sedang membangun harga dirinya dan membantu membuatnya yakin bahwa ia berharga. Jika diperlukan, pastikan untuk memuji Si Kecil dengan lantang dan bangga. Dorongan verbal yang Moms lontarkan memberikan keamanan yang ia butuhkan untuk berkembang.

4. Tetap konsisten

Ketika anak Anda melihat Anda sebagai orang yang konsisten dalam emosi, perilaku, dan reaksi, Moms membuat Si Kecil melihat sosok Anda, hubungan secara umum, dan dunia sebagai sesuatu yang dapat diprediksi dan, pada tingkat yang lebih tinggi, dapat dikendalikan.

Dengan berusaha konsisten, ini membuatnya merasa lebih nyaman dan tidak merasa terancam, sehingga menghasilkan rasa aman yang kuat yang akan digeneralisasikan ke semua aspek kehidupannya kelak.

5. Dengarkan anak

Anak memiliki banyak hal yang ingin ia katakan kepada orang tuanya. Maka ketika ia berbicara, pastikan Anda mendengarkannya. Bahkan saat Si Kecil hanya berbicara omong kosong, Moms dapat belajar banyak tentang siapa ia dan akan menjadi apa ia nantinya. Anak perlu merasa aman berbicara dengan orang tuanya tentang apa pun.

6. Biarkan momen indah bergulir

Tertawa adalah obat dari segala masalah di dunia ini. Bersikaplah terbuka, lucu, dan baik kepada anak Anda. Bermain dan bercandalah dengannya. Jadilah sosok yang benar-benar konyol. Bagaimana pun perilaku anak dipengaruhi oleh perilaku orang tuanya. Berikan anak suasana rumah yang bahagia dan penuh kasih, penuh dengan tawa dan kegembiraan.

7. Hormati dan asah bakat anak

Setiap orang diberkati dengan karunia dan bakat khusus. Anak perlu tahu bahwa orang tuanya mencintai ia apa adanya. Maka carilah hal-hal yang Si Kecil kuasai dan bantu ia untuk mengembangkannya.

8. Berikan keseimbangan

Pastikan Moms menerapkan keseimbangan yang tepat antara keadilan dan belas kasih. Ketika anak Anda melakukan hal yang salah, perbaiki dengan memberikan hukuman atau konsekuensi. Namun ingat anak juga perlu mendapatkan belas kasih. Ia perlu tahu bahwa semua orang bisa melakukan kesalahan, tetapi selalu ada pengampunan.

9. Berikan cinta tanpa syarat

Ketika anak mengalami kegagalan, Moms perlu berada di sisinya untuk menguatkan, beri pelukan, dan menyemangatinya untuk memulai dari awal lagi. Itulah contoh cinta tanpa syarat. Anak harus tahu bahwa apa pun yang terjadi, orang tuanya akan selalu ada untuknya dan mencintainya. (M&B/Vonda Nabilla/SW/Foto: Prostooleh/Freepik)


Read Next

More Fromfamily & lifestyle