Type Keyword(s) to Search
BUMP TO BIRTH

6 Ciri Ada Janin dalam Perut, Tanda Awal Kehamilan

6 Ciri Ada Janin dalam Perut, Tanda Awal Kehamilan

Wanita yang baru pertama kali hamil terkadang tidak menyadari ada janin dalam perutnya. Sebenarnya, ada tanda-tanda awal kehamilan yang menunjukkan ciri-ciri adanya janin dalam perut. Beberapa tanda-tanda tersebut bisa saja mirip dengan gejala PMS yang umum dialami wanita sebelum memasuki masa menstruasi, misalnya kram di bagian perut dan payudara jadi lebih sensitif, bahkan sakit saat disentuh.

Nah, berikut ini M&B akan menjabarkan lebih lanjut tentang tanda-tanda awal kehamilan yang menunjukkan ciri-ciri adanya janin dalam perut.

1. Kenaikan berat badan

Kenaikan berat badan merupakan ciri yang paling mudah dikenali dan dirasakan terkait dengan adanya janin dalam perut. Pasalnya, kenaikan berat badan memang akan makin terlihat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan dan pertumbuhan janin di dalam rahim. Anda mungkin juga akan memperhatikan perubahan pada perut yang makin membesar, tapi berbeda dengan kondisi penumpukan lemak di perut.

2. Adanya rasa tidak nyaman pada tubuh yang tidak biasa

Selama kehamilan, Anda mungkin akan merasakan adanya beberapa ketidaknyamanan pada tubuh yang tidak biasa, seperti nyeri di bagian punggung, kram di bagian perut, atau payudara jadi lebih sensitif dan bahkan nyeri. Meskipun gejala-gejala tersebut bisa cukup mirip dengan gejala PMS, adanya ketidaknyamanan pada tubuh yang disebabkan oleh kehamilan umumnya terasa lebih sakit dan berlangsung 1-2 minggu setelah pembuahan.

Sementara itu, kram perut karena kehamilan biasanya lebih terasa di bagian bawah perut atau punggung bawah dan kondisi ini bisa berlangsung lebih lama dari PMS, bisa dalam waktu beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.

3. Munculnya flek atau bercak darah

Ciri-ciri ada janin dalam perut lainnya yang bisa dikenali yakni munculnya flek atau bercak darah. Meski ciri yang satu ini sering dianggap awal menstruasi, munculnya flek atau bercak darah karena kehamilan umumnya terjadi di luar siklus menstruasi dan bisa berlangsung lebih singkat, hanya beberapa jam atau paling lama 3 hari. Warnanya juga cenderung merah muda atau kecokelatan. Sementara periode menstruasi umumnya berlangsung selama 4–7 hari dan warna bercak darahnya cenderung merah terang dan terkadang menggumpal.

4. Perut kembung

Perut terasa kembung juga bisa menjadi ciri berikutnya ada janin dalam perut Anda, Moms. Berbeda dengan perut kembung biasa, perut kembung karena kehamilan biasanya terasa di perut bagian bawah. Selain kembung, perut juga akan terasa penuh, tidak nyaman, dan kencang.

Perut kembung ini diyakini sebagai akibat dari fluktuasi hormonal, yakni adanya peningkatan kadar progesteron dan estrogen yang menyebabkan pergerakan usus melambat dan berdampak pada produksi gas.

Nah, penumpukan gas inilah yang membuat perut terasa kembung dan penuh yang disertai dengan rasa mual dan ingin muntah. Ditambah, rahim yang mulai meregang dan berkembang akan mendorong dinding perut yang bisa membuat perut terasa sangat kencang.

5. Perut membesar dan tidak bisa dicubit 

Selain perut kembung, perut yang membesar dan terasa keras juga bisa menjadi ciri lain adanya janin dalam perut. Ukuran perut yang perlahan membesar seiring bertambahnya usia kehamilan merupakan hal yang normal saat hamil. Pada ibu hamil di minggu-minggu awal kehamilan, perut membesar juga akan diikuti dengan kondisi perut yang terasa keras, kencang, sulit dicubit, mungkin sedikit nyeri saat ditekan, serta sakit punggung.

Meski ciri yang satu ini bisa cukup samar, Anda tetap bisa mengenalinya. Jika saat duduk perut buncit Anda tetap terasa kencang dan tidak bisa dicubit, itu bisa menjadi tanda awal kehamilan.

6. Mengalami kram perut

Satu lagi ciri-ciri adanya janin dalam perut adalah munculnya kram atau nyeri perut, terutama saat Anda menekan perut bagian bawah. Kram perut diyakini terjadi sebagai akibat dari sel telur yang berhasil dibuahi dan fluktuasi hormonal serta adanya pengencangan rahim yang disebabkan oleh pertumbuhan janin dalam kandungan.

Kram perut ini akan terasa seperti otot-otot perut maupun otot di sekitar perut menegang dan kaku.

Sedikit berbeda dengan kram perut karena menstruasi, kram perut karena kehamilan umumnya lebih ringan dan durasinya singkat. Sementara, kram perut karena menstruasi umumnya lebih berat dan durasinya pun lebih lama. 

Itulah beberapa ciri-ciri adanya janin dalam perut. Dan untuk lebih memastikannya, Moms bisa melakukan pemeriksaan kehamilan lebih lanjut dengan dokter kandungan. (M&B/Calvin/ZA/SW/Foto: Yanalya/Freepik)