Type Keyword(s) to Search
BABY

6 Cara Menggendong Bayi yang Salah, Hindari Melakukannya, Moms

6 Cara Menggendong Bayi yang Salah, Hindari Melakukannya, Moms

Menggendong bayi merupakan salah satu cara efektif untuk menenangkan bayi yang menangis sekaligus meningkatkan bonding Moms dengan Si Kecil.

Namun sayangnya, masih banyak orang tua, terutama orang tua baru, yang menggendong bayi dengan cara yang salah. Saat menggendong bayi, terlebih bayi baru lahir, Anda perlu ekstra hati-hati. Salah dalam menggendong bayi bisa menyebabkan Si Kecil tidak nyaman dan memengaruhi tumbuh kembangnya. Berikut ini beberapa cara salah menggendong bayi yang umum dilakukan. Hindari melakukannya ya, Moms!

1. Hanya fokus pada punggung bayi

Saat menggendong bayi, sebagian besar orang tua hanya fokus pada bagian punggung bayi dan melupakan bagian tubuh penting lainnya seperti leher dan kepala Si Kecil. Bayi di bawah 3 bulan masih belum kuat mengangkat kepalanya sendiri. Untuk itu, saat menggendong bayi, pastikan Anda selalu menyangga leher dan kepala bayi dengan satu tangan dan satu tangan lainnya menyangga bagian punggung bayi, Moms.

Cedera pada bagian leher dan kepala bayi karena cara menggendong yang salah bisa menyebabkan gangguan pada otak, sindrom kematian mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS), dan berbagai risiko lainnya.

2.  Menggendong bayi di bagian ketiak

Banyak orang tua yang menggendong bayinya dengan cara mengangkat tubuh Si Kecil di bagian ketiaknya. Cara menggendong ini sebenarnya tidak dilarang, tapi bisa dilakukan saat usia bayi sudah lebih besar atau saat ia sudah cukup kuat untuk mengangkat dan menopang leher dan kepalanya sendiri.

Jika dilakukan saat bayi masih terlalu kecil atau bahkan baru lahir, cara menggendong seperti ini bisa sangat berbahaya dan menimbulkan cedera. Seperti diketahui, bayi baru lahir belum cukup kuat untuk mengangkat dan menopang leher dan kepalanya sendiri. Kemungkinan kepala bayi akan terjatuh ke posisi atau arah yang salah saat Moms mengangkat tubuhnya, yang tentunya bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan Si Kecil.

Karena alasan itu, sebaiknya Moms menggendong bayi dengan cara meletakkan satu tangan di bagian punggung hingga pantat bayi, lalu letakkan satu tangan lainnya di bagian leher dan kepala bayi. Kemudian perlahan angkat tubuh bayi dan letakkan tubuh bayi di bagian lengan Moms dengan nyaman.

3. Menggendong bayi dalam durasi waktu yang lama

Menggendong dalam durasi waktu yang lama bisa jadi cara menggendong bayi yang salah berikutnya. Pasalnya, meski bayi terlihat nyaman dalam gendongan, Si Kecil akan merasa lebih nyaman dibaringkan di tempat tidur.

Saat dalam gendongan, bayi bisa merasa terkekang dan mengalami kelelahan pada otot tubuhnya. Jadi, alangkah baiknya jika Anda tidak menggendong bayi dalam durasi waktu yang terlalu lama. Biarkan Si Kecil merilekskan otot tubuhnya dan bergerak secara leluasa di tempat tidur.

4. Menggendong bayi sambil melakukan aktivitas lainnya

Setelah memiliki bayi, waktu Moms jadi terbatas untuk melakukan aktivitas lain, misalnya membereskan rumah. Jadi, saat bayi tampak tenang di dalam gendongan, Moms mungkin berpikir bahwa itu adalah waktu terbaik untuk menyelesaikan berbagai aktivitas yang tertunda.

Namun, menggendong bayi sambil melakukan aktivitas lainnya sangat tidak dianjurkan, karena bisa meningkatkan risiko Anda atau Si Kecil terjatuh dan terkilir. Untuk itu, sebisa mungkin letakkan bayi di tempat yang aman, nyaman, dan terjangkau, lalu Moms bisa melakukan berbagai aktivitas.

5. Keliru memilih jenis gendongan bayi

Ada banyak sekali jenis gendongan bayi yang tersedia di pasaran. Moms bisa memilihnya sesuai dengan usia bayi, selera, bobot bayi, kebutuhan, dan budget. Untuk bayi baru lahir, Moms bisa memilih jenis baby wrap, baby ring sling, atau baby woven wrap. Sementara untuk bayi yang sudah lebih besar, Moms bisa memilih jenis hipseat carrier. 

6. Tidak memperhatikan alur pernapasan bayi

Satu lagi cara menggendong bayi yang salah, yaitu tidak memperhatikan alur pernapasan bayi. Maksudnya, Anda mungkin menggendong bayi dengan meletakkan kepalanya langsung di depan dada, sehingga bisa menyulitkan atau menghalangi Si Kecil bernapas.

Sebaiknya, saat menggendong bayi, miringkan kepala Si Kecil sehingga bagian mulut dan hidungnya tidak tertutup dan ia pun bisa bernapas dengan baik. Atau, Moms bisa meletakkan kepala bayi sejajar dengan bahu Anda, sehingga dipastikan tersedia ruang untuk Si Kecil bisa bernapas dengan baik.

Itulah beberapa cara salah menggendong bayi yang masih umum dilakukan. Jika Moms menemui kesulitan, Anda bisa bertanya kepada dokter atau tenaga medis yang ahli di bidangnya mengenai cara menggendong bayi yang benar. (M&B/Calvin/SW/ZA/Foto: @user18526052/Freepik)