
Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan Youtube Mother & Beyond
Tak sedikit wanita yang ragu untuk berolahraga saat sedang haid. Apakah aktivitas fisik dapat memperburuk rasa nyeri? Apakah ini mengganggu kesehatan tubuh? Faktanya, berolahraga saat haid tidak hanya aman, tapi juga memiliki manfaat jika dilakukan dengan benar. Nah, M&B akan memberikan tips berolahraga saat haid di artikel berikut ini.
Pendapat bahwa olahraga saat haid berbahaya hanyalah mitos. Sebaliknya, aktivitas fisik bisa membantu meredakan beberapa gejala yang sering muncul, seperti mood swings, kram, dan kelelahan. Saat berolahraga, tubuh memproduksi endorfin, yaitu hormon yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit alami dan dapat meningkatkan suasana hati.
Namun, penting untuk mendengarkan tubuh Anda. Meskipun olahraga umumnya aman, ada beberapa kondisi khusus seperti dysmenorrhea (nyeri menstruasi berlebih) atau anemia yang mungkin memerlukan perhatian lebih.
Jenis olahraga yang cocok saat haid
Tidak semua olahraga cocok dilakukan saat haid. Berikut ini beberapa jenis olahraga yang bisa Anda coba lakukan.
1. Yoga dan peregangan
Yoga adalah aktivitas yang sangat disarankan selama haid. Gerakan seperti child’s pose atau seated forward bend bisa membantu mengurangi kram dan meregangkan otot punggung.
2. Jalan cepat
Jika merasa kurang energi untuk olahraga yang intens, berjalan cepat bisa menjadi pilihan. Jalan kaki adalah cara mudah untuk menjaga tubuh tetap aktif tanpa memberikan tekanan berlebih.
3. Latihan kardio ringan
Jika Anda terbiasa dengan olahraga kardio, turunkan intensitasnya selama masa haid, misalnya, bersepeda dengan kecepatan rendah atau treadmill dengan kecepatan yang moderat.
4. Berenang
Berenang adalah olahraga berdampak rendah yang menenangkan. Dengan tampon atau menstrual cup, berenang bisa dilakukan tanpa khawatir.
5. Latihan kekuatan ringan
Lakukan latihan dengan beban ringan untuk menjaga otot tetap aktif tanpa memberikan stres yang besar pada tubuh.
Baca juga: Ingin Cepat Hamil? Ini Waktu Tepat Bercinta setelah Haid
Tips aman berolahraga saat haid
Agar Anda bisa merasakan manfaat olahraga saat haid, perhatikan tips berikut ini, Moms.
1. Beri prioritas pada kenyamanan
Kenakan pakaian olahraga yang nyaman dan mendukung, terutama jika perut terasa kembung. Pastikan juga Anda menggunakan produk menstruasi seperti tampon atau menstrual cup yang sesuai untuk mendukung aktivitas Anda.
2. Minum cukup air
Haid sering kali menyebabkan dehidrasi, jadi penting untuk tetap terhidrasi selama berolahraga. Banyak minum air putih bisa membantu mengurangi rasa kram.
3. Kurangi intensitas jika perlu
Jika merasa lelah atau nyeri, lakukan olahraga dengan intensitas yang lebih rendah. Tidak perlu memaksakan diri untuk mencapai performa maksimum.
4. Hindari gerakan tertentu
Sebisa mungkin hindari olahraga yang terlalu berat, seperti angkat beban berat atau HIIT, terutama jika merasa tubuh tidak siap.
5. Jangan abaikan sinyal tubuh
Jika Anda merasa pusing, mual, atau terlalu lelah, berhenti dan istirahatlah. Dengarkan tubuh Anda dan jangan memaksakan diri.
Kapan tidak dianjurkan berolahraga saat haid?
Meskipun olahraga memiliki banyak manfaat, ada beberapa situasi yang mungkin memerlukan lebih banyak perhatian, yakni:
- Kelelahan ekstrem: Jika Anda merasa sangat lelah hingga sulit bangun dari tempat tidur, beristirahat mungkin lebih bijak daripada memaksakan diri.
- Perdarahan berat: Jika Anda mengalami perdarahan yang sangat berat, konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan aktivitas fisik.
- Nyeri yang tak tertahankan: Jika rasa nyeri tidak mereda meskipun sudah mencoba olahraga ringan, hentikan aktivitas dan periksakan diri.
Tidak ada alasan untuk menghindari olahraga selama haid, yang penting adalah menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan kondisi tubuh Anda. Dengan menerapkan tips berolahraga saat haid seperti di atas, Anda tidak hanya bisa tetap aktif, tapi juga mengurangi gejala haid yang mengganggu. (M&B/Ayu/RF/Foto: Freepik)