Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Menjadi orang tua tentu merupakan pengalaman yang membahagiakan sekaligus menantang. Salah satu keputusan yang mungkin terlihat kecil, tapi sebenarnya penting, adalah memilih jenis popok untuk bayi. Untuk bayi baru lahir, popok kain adalah pilihan yang sering direkomendasikan. Namun, menentukan jenis popok kain terbaik untuk bayi baru lahir tentu bisa membingungkan buat ibu baru.
Eits, enggak perlu khawatir, karena M&B telah merangkum informasi lengkap soal jenis popok kain terbaik untuk bayi yang baru lahir. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
Mengapa jenis popok kain penting bagi bayi?
Pilihan popok tidak hanya berdampak pada kenyamanan Si Kecil, tapi juga kesehatan kulitnya. Pasalnya, kulit bayi baru lahir sangatlah sensitif dan rentan terhadap ruam popok atau iritasi. Berikut ini beberapa alasan memilih jenis popok kain sangat penting untuk bayi baru lahir.
1. Mencegah iritasi kulit. Pemilihan bahan popok yang tepat bisa membantu mencegah ruam atau iritasi yang mungkin timbul karena kelembapan.
2. Menjaga lingkungan. Popok sekali pakai membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai di tempat pembuangan sampah. Sebagai alternatif, popok kain bisa digunakan berkali-kali, sehingga lebih ramah lingkungan.
3. Menghemat biaya. Meskipun bisa sedikit mahal dan perlu penyesuaian penggunaan serta perawatannya, pemakaian popok kain akan lebih hemat dibandingkan popok sekali pakai.
Jenis popok kain terbaik untuk bayi baru lahir
Ada beragam jenis popok kain yang tersedia di pasaran dan setiap jenisnya memiliki kelebihan serta kekurangan. Berikut ini beberapa jenis popok kain yang terbaik untuk bayi baru lahir.
Baca juga: Tips Mencuci Popok Kain yang Benar
1. Popok kain berkancing (snap closure diaper)
Popok kain dengan kancing adalah pilihan praktis untuk bayi baru lahir karena ukurannya bisa disesuaikan dengan tubuh bayi. Keunggulannya adalah daya tahan kancing yang lebih lama, sehingga dapat digunakan untuk beberapa anak. Namun, kekurangannya, material kancing bisa menyebabkan ketidaknyamanan jika tidak dipasang dengan benar.
2. Popok kain velcro
Popok dengan pengikat velcro sangat mudah dipasang dan dilepas, menjadikannya sebagai salah satu pilihan popok kain paling populer. Velcro juga memberikan kenyamanan karena bisa disesuaikan dengan ukuran tubuh Si Kecil dengan sangat baik. Namun, pengikat velcro cenderung aus lebih cepat dibandingkan kancing.
3. Popok kain prefold
Popok prefold adalah popok berbentuk potongan kain yang harus dilipat sesuai kebutuhan sebelum dipasang dengan penutup. Meski prosesnya sedikit lebih rumit, daya serap prefold sangat baik dan harganya sangat terjangkau.
4. Popok kain all-in-one (AIO)
All-in-one adalah popok kain yang paling mendekati popok sekali pakai dalam hal kemudahan penggunaan. Semua komponen, dari bahan penyerap hingga lapisan tahan air, menyatu dalam satu desain. Popok jenis ini sangat praktis dan mudah digunakan. Namun, waktu pengeringan lebih lama dan harganya juga lebih mahal.
5. Popok kain pocket
Seperti namanya, popok kain pocket memiliki saku atau kantong (pocket) di antara lapisan luar yang kedap air dan lapisan dalam yang menyentuh kulit bayi. Kantong ini diisi dengan penyerap, seperti kain atau kapas. Popok ini memberikan fleksibilitas karena Anda dapat menyesuaikan tingkat penyerapannya. Kelemahannya, popok jenis ini perlu waktu lebih lama untuk disiapkan.
Tips memilih popok kain terbaik untuk bayi baru lahir
Setelah mengetahui beragam jenis popok kain yang umum di pasaran, Moms mungkin masih merasa bingung untuk memilih popok kain terbaik untuk Si Kecil yang baru lahir. Berikut ini tips praktis untuk membantu Anda.
1. Pilih bahan yang ramah kulit
Pilih popok kain yang dibuat dari bahan organik atau alami seperti kapas, bambu, atau kain muslin. Pastikan bahannya lembut dan tidak mengandung bahan kimia yang keras.
Baca juga: Menjaga Bumi dan Si Kecil: Tips Mudah Memilih Popok Ramah Lingkungan
2. Perhatikan ukuran dan fleksibilitas
Bayi baru lahir tumbuh dengan cepat, jadi pilihlah popok yang dapat disesuaikan ukurannya atau memiliki banyak pilihan ukuran.
3. Uji daya serap
Pastikan popok yang dipilih memiliki daya serap yang baik untuk mencegah kebocoran dan menjaga kulit bayi tetap kering.
4. Pertimbangkan kemudahan penggunaan
Jika Moms orang yang sibuk, pilihlah jenis popok kain yang sederhana dan cepat untuk dipasang, seperti snap closure atau AIO.
5. Cek ketahanan dan biaya
Investasikan pada popok kain yang tahan lama, meski harganya sedikit lebih mahal. Cara ini akan lebih bernilai di jangka panjang.
6. Beli dalam jumlah yang tepat
Bayi baru lahir memerlukan penggantian popok hingga 10-12 kali sehari. Sediakan minimal 20-24 popok kain untuk pemakaian yang nyaman dan mengurangi frekuensi pencucian.
7. Cek ulasan dan rekomendasi
Baca ulasan dari orang tua lain atau minta rekomendasi dari komunitas parenting untuk menemukan merek popok kain yang tepercaya.
Dengan memahami jenis-jenis popok kain dan tips memilihnya, Anda tak perlu ragu lagi memilih jenis popok kain terbaik untuk bayi baru lahir. Selamat memilih popok kain, Moms! (M&B/AY/GA/Foto: Freepik)
