Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Setiap orang tua pasti menantikan momen bayi mereka mulai duduk sendiri lalu merangkak menjelajah ruangan dengan penuh rasa ingin tahu. Namun, tak sedikit pula orang tua yang bertanya-tanya, “Kapan ya bayi mulai duduk dan merangkak? Bagaimana menstimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak?”
Tahapan tumbuh kembang memang berbeda-beda pada setiap anak. Namun, stimulasi yang tepat dan dilakukan secara konsisten bisa membantu bayi mencapai milestone duduk dan merangkak lebih optimal, bahkan lebih cepat, Moms.
Kapan bayi bisa duduk dan merangkak?
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), sebagian besar bayi mulai bisa duduk tanpa bantuan di usia 6-8 bulan, dan merangkak di usia 7-10 bulan. Meski begitu, ada juga bayi yang melewati fase merangkak dan langsung berdiri atau berjalan. Hal ini masih tergolong normal selama perkembangan motorik lainnya tetap baik.
Namun, untuk mendukung kemampuan Si Kecil, stimulasi tetap dibutuhkan, bukan hanya agar bayi lebih cepat duduk dan merangkak, tapi juga untuk memperkuat otot, koordinasi, serta rasa percaya diri Si Kecil.
Penelitian dari UNICEF menunjukkan bahwa stimulasi sejak dini, termasuk dalam bentuk bermain dan interaksi fisik, bisa membantu perkembangan otak yang optimal serta meningkatkan kemampuan kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan motorik anak.
Stimulasi tepat agar bayi cepat duduk
Berikut ini beberapa cara sederhana dan efektif untuk menstimulasi bayi agar cepat duduk.
1. Tummy time rutin
Tummy time atau waktu tengkurap sangat penting sejak bayi baru lahir. Mulailah dari 1-2 menit beberapa kali sehari, lalu tingkatkan durasinya secara bertahap. Aktivitas ini melatih kekuatan otot leher, punggung, dan perut bayi, “modal” utama untuk duduk. Tips: Letakkan mainan berwarna cerah di depan bayi saat tummy time agar ia tertarik mengangkat kepala dan menengok.
Baca juga: 5 Manfaat Latihan Tummy Time untuk Perkembangan Bayi
2. Duduk dengan penyangga
Saat bayi sudah bisa menegakkan kepala (biasanya usia 4 bulan ke atas), bantu ia belajar duduk dengan menempatkannya di antara bantal atau di pangkuan. Awasi terus dan jangan tinggalkan bayi sendirian dalam posisi duduk ya, Moms.
3. Bermain sambil duduk
Ajak bayi bermain sambil duduk di pangkuan Anda. Bisa dengan menyanyikan lagu, memperlihatkan mainan, atau membaca buku bergambar. Hal ini membantu melatih keseimbangan dan koordinasi otot Si Kecil.
4. Latih otot dengan gerakan perlahan
Pegang kedua tangan bayi dan tarik perlahan ke posisi duduk dari posisi berbaring. Ini melatih kekuatan otot inti serta koordinasi kepala dan lehernya.
Stimulasi tepat agar bayi cepat merangkak
Setelah bayi bisa duduk dengan stabil, biasanya ia akan mulai belajar berpindah posisi ke tengkurap dan akhirnya merangkak. Berikut ini bentuk stimulasi yang bisa membantu bayi cepat merangkak.
1. Permainan kejar mainan
Letakkan mainan favorit sedikit di luar jangkauan bayi saat ia tengkurap. Dorong Si Kecil untuk maju meraih mainan. Aktivitas ini mendorong bayi menggunakan tangan dan lututnya untuk bergerak.
Baca juga: 5 Pilihan Mainan Terbaik untuk Stimulasi Motorik Bayi
2. Buat jalur merangkak
Buat semacam jalur merangkak dari bantal kecil atau terowongan mainan. Ini tidak hanya melatih kemampuan motorik, tapi juga memberi bayi pengalaman sensorik yang menyenangkan.
3. Latihan posisi merangkak
Bantu bayi masuk ke posisi merangkak dengan memosisikan tangan dan lututnya di lantai. Ayunkan tubuhnya perlahan ke depan dan ke belakang untuk membangun koordinasi.
4. Tummy time yang dimodifikasi
Letakkan bayi di atas bantal menyusui dalam posisi tengkurap. Dengan posisi ini, dada bayi sedikit terangkat dan memudahkannya menahan berat tubuh dengan lengan sebagai langkah awal sebelum merangkak.
Stimulasi agar bayi cepat duduk dan merangkak sebenarnya bukan untuk membuat anak tumbuh dan berkembang lebih cepat daripada yang lain, melainkan untuk membantu Si Kecil belajar dan tumbuh sesuai potensinya. Yang terpenting juga adalah nikmati setiap fase ini, Moms, karena saat Si Kecil akhirnya bisa duduk sendiri atau merangkak ke arah Anda dengan senyum lebar, semua usaha dan waktu yang Anda berikan akan terasa sangat berharga. (M&B/AY/TW/Foto: Pch.vector/Freepik)
