Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms tentu ingin memberikan asupan terbaik saat Si Kecil mulai mengenal MPASI. Nah, salah satu bahan yang bisa menjadi pilihan tepat adalah beras merah. Tak hanya mengenyangkan, beras merah juga kaya serat, vitamin, dan mineral yang punya banyak manfaat untuk bayi dan penting untuk mendukung tumbuh kembangnya.
Bahkan, banyak ahli gizi menyarankan beras merah sebagai menu MPASI karena nutrisinya yang lengkap. Lalu, apa saja manfaat beras merah untuk bayi? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini, Moms.
Apakah beras merah aman untuk bayi?
Ya, beras merah aman dan bagus untuk bayi serta dapat diberikan sebagai MPASI, karena kaya nutrisi seperti serat, zat besi, vitamin, dan mineral yang mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta kesehatan pencernaan Si Kecil.
Namun, beras merah sebaiknya diperkenalkan secara bertahap dalam tekstur yang sangat halus dan lembut, serta perlu diperhatikan potensi adanya alergi dan arsenik, sehingga penting untuk memantau respons bayi dan memasaknya dengan air berlebih, Moms.
Kandungan nutrisi beras merah
Berikut ini beberapa kandungan nutrisi penting yang terdapat dalam beras merah.
Serat: Tinggi serat yang penting untuk pencernaan dan membantu mengontrol berat badan.
Karbohidrat: Merupakan sumber karbohidrat kompleks yang memberikan energi secara bertahap.
Protein: Mengandung protein yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
Lemak: Mengandung lemak sehat dalam jumlah yang rendah.
Mineral: Kaya mineral seperti magnesium, fosfor, zat besi, kalium, dan zinc.
Vitamin B: Mengandung vitamin B seperti B1 (tiamin) dan B3 (niasin), yang penting untuk metabolisme energi.
Antioksidan: Beras merah juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan.
Cara memilih beras merah untuk konsumsi bayi
Untuk memilih beras merah buat bayi Anda, utamakan beras merah organik karena lebih aman dari pestisida dan bebas dari GMO ya, Moms.Pilih beras dengan warna merah cerah yang seragam, perhatikan tekstur beras yang utuh dan tidak hancur, dan periksa tanggal kedaluwarsa. Pastikan juga beras merah yang sudah dimasak memiliki tekstur sangat lembut dan jangan lupa untuk memasaknya dengan jumlah yang dibutuhkan.
Baca juga: Ini Cara Menghilangkan Semut di Beras dengan Cepat
Manfaat beras merah untuk bayi
1. Melancarkan pencernaan
Beras merah kaya serat alami yang mampu menjaga kesehatan saluran pencernaan bayi. Serat ini membantu melancarkan BAB dan mencegah sembelit yang sering dialami bayi saat baru mulai MPASI.
2. Sumber energi sehat
Karbohidrat kompleks dalam beras merah dicerna secara perlahan, sehingga memberikan energi lebih stabil dan tahan lama buat Si Kecil. Energi ini sangat penting guna mendukung aktivitas belajar, bergerak, dan tumbuh.
3. Kaya vitamin dan mineral
Beras merah mengandung vitamin B kompleks, zat besi, zinc, dan magnesium. Nutrisi ini berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, metabolisme energi, serta perkembangan organ tubuh bayi.
4. Mendukung perkembangan otak
Kandungan magnesium dan mangan dalam beras merah berkontribusi pada perkembangan fungsi saraf dan otak bayi. Nutrisi ini juga mendukung koordinasi motorik serta daya ingat Si Kecil.
5. Meningkatkan kekebalan tubuh
Mineral seperti selenium dan zinc pada beras merah dapat memperkuat sistem imun bayi. Dengan daya tahan tubuh yang baik, bayi lebih terlindungi dari infeksi dan penyakit.
6. Mendukung pertumbuhan tulang
Beras merah mengandung kalsium dan magnesium. Kalsium membantu membangun dan memperkuat tulang, sementara magnesium berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium dan menjaga kepadatan tulang, sehingga secara keseluruhan mendukung kesehatan tulang.
7. Alternatif MPASI bebas gluten
Karena tidak mengandung gluten, beras merah aman dikonsumsi oleh bayi yang sensitif terhadap gluten atau memiliki risiko alergi. Ini menjadikannya pilihan MPASI yang lebih ramah untuk pencernaan.
Baca juga: Jangan Dibuang! Ini Manfaat Air Beras untuk Perawatan Wajah
Cara mengolah beras merah untuk bayi
Dengan cara pengolahan yang tepat, beras merah bisa menjadi menu MPASI lezat sekaligus penuh gizi untuk Si Kecil.
1. Pilih beras merah organik. Moms sebaiknya memilih beras merah organik agar lebih aman dari pestisida dan bahan kimia tambahan.
2. Rendam terlebih dahulu. Rendam beras merah selama 2-3 jam sebelum dimasak. Cara ini membantu melembutkan tekstur dan mempercepat waktu memasak.
3. Gunakan metode slow cooking atau rice cooker. Masak beras merah dengan lebih banyak air dibanding beras putih. Perbandingan idealnya 1:3 (beras:air) agar hasilnya lebih empuk.
4. Blender atau saring untuk bayi 6-8 bulan. Moms bisa menghaluskan bubur beras merah dengan blender atau saringan agar teksturnya lembut dan mudah ditelan bayi.
5. Kombinasikan dengan bahan bergizi lain. Supaya lebih kaya nutrisi, Moms bisa menambahkan sayuran (seperti wortel, brokoli, atau bayam), sumber protein (ayam, ikan, atau tahu), maupun lemak sehat (sedikit minyak zaitun).
6. Sesuaikan tekstur dengan usia bayi. Untuk bayi di atas 9 bulan, bubur bisa dibuat lebih kental atau setengah padat agar Si Kecil terbiasa dengan tekstur makanan yang beragam.
7. Hindari tambahan garam dan gula. MPASI untuk bayi sebaiknya alami tanpa tambahan garam atau gula agar bayi bisa mengenal rasa asli makanan dan ginjalnya tetap sehat.
Itulah manfaat beras merah untuk bayi. Dengan memberi beras merah kepada bayi Anda, Moms membantu tumbuh kembang Si Kecil yang optimal. (MB/YE/SW/Foto: Freepik)
