Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Di tengah padatnya rutinitas mengasuh, mengatur emosi, dan berlari mengejar waktu, para orang tua sering kali menemukan inspirasi dari tempat yang tidak terduga, termasuk dari serial populer yang tampilannya penuh aksi dan dunia supranatural, Stranger Things, misalnya.
Meski kisahnya dibalut monster, portal antardimensi, dan petualangan remaja, serial ini menyimpan banyak pesan hangat tentang hubungan keluarga, kelekatan, dan perjuangan orang tua dalam mendampingi anak tumbuh.
Moms & Dads bisa belajar banyak dari cara karakter-karakter di Hawkins dalam mencintai, melindungi, dan memahami anak-anak mereka, bahkan ketika dunia terasa “upside down”. Berikut ini beberapa pesan parenting yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Pesan parenting dari serial Stranger Things
1. Komunikasi terbuka itu penting
Salah satu kekuatan utama Stranger Things adalah kedekatan para karakter muda dengan orang-orang terdekatnya. Will Byers, misalnya, menunjukkan bahwa anak-anak tidak selalu bisa mengungkapkan ketakutan atau tekanan emosional mereka dengan jelas. Dalam kehidupan nyata, hal ini mencerminkan betapa pentingnya membangun komunikasi yang aman dan tanpa penghakiman.
Orang tua dapat mengambil pelajaran untuk terus menanyakan perasaan anak, menyediakan ruang aman untuk bercerita, dan tidak menganggap remeh perubahan kecil dalam perilaku mereka.
2. Orang tua tidak harus sempurna
Joyce Byers adalah contoh nyata orang tua yang penuh ketidaksempurnaan, tetapi cintanya tak pernah berhenti mengalir. Ia mungkin terlihat impulsif, emosional, dan membuat keputusan berani, tetapi semua itu berangkat dari dorongan alami seorang ibu untuk melindungi anaknya.
Dari Joyce, orang tua dapat belajar bahwa kesempurnaan bukanlah tujuan dalam pengasuhan. Yang terpenting adalah keberanian untuk terus mencoba, tetap mendampingi, dan percaya pada insting ketika menyangkut keselamatan dan kesejahteraan anak.
3. Anak butuh ruang untuk menjelajah dan menemukan identitas diri
Para tokoh remaja dalam Stranger Things tumbuh dengan dinamika persahabatan, cinta pertama, dan pencarian jati diri. Eleven, misalnya, harus belajar memahami kekuatannya sambil menemukan dirinya sebagai anak yang butuh kasih sayang dan batasan.
Ini menjadi pengingat bahwa anak membutuhkan kebebasan yang sehat untuk menjelajah, mencoba hal baru, dan menemukan siapa dirinya, tetapi tetap dalam bimbingan dan batasan yang aman, agar proses eksplorasi tidak keluar jalur.
4. Kolaborasi orang tua itu penting
Hawkins tidak akan selamat jika para orang tua bekerja sendirian. Hopper, Joyce, Murray, dan bahkan para guru menjadi bagian dari lingkaran pendukung yang kuat. Dalam kehidupan nyata, membesarkan anak juga bukan tugas tunggal. Orang tua membutuhkan komunitas, entah berupa keluarga besar, sahabat, guru, atau lingkungan sekitar, untuk membentuk ekosistem yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.
5. Anak butuh rasa aman fisik dan emosional
American Academy of Pediatrics menekankan bahwa rasa aman emosional membantu anak berkembang lebih percaya diri dan resilien. Stranger Things menunjukkan hal ini lewat hubungan Eleven dengan Hopper. Meski hubungan keduanya penuh benturan, Hopper selalu berusaha memberi Eleven fondasi keamanan: rumah, rutinitas, dan kasih sayang. Hal-hal sederhana ini memberi dampak besar pada perkembangan anak, terutama mereka yang pernah mengalami trauma.
6. Setiap anak itu unik
Tak ada satu pun anak di Stranger Things yang tumbuh dengan cara yang sama. Ada yang sensitif seperti Will, ada yang petualang seperti Dustin, dan ada pula yang penuh emosi seperti Max. Perbedaan ini mengingatkan orang tua bahwa tidak ada pola tunggal dalam mengasuh.
Menghormati karakter anak, mendukung minatnya, dan memberi ruang untuk berkembang adalah langkah penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis.
Meski Stranger Things penuh ketegangan dan dunia gelap, serial ini menyimpan kehangatan yang dekat dengan kehidupan keluarga. Para orang tua dapat belajar bahwa pengasuhan bukan hanya tentang aturan dan kedisiplinan, tetapi juga cinta, komunikasi, dan keberanian untuk terus hadir. Pada akhirnya, seperti para karakter di Hawkins, orang tua adalah pahlawan bagi anak-anak mereka, dengan caranya masing-masing.
Nah, jika Moms & Dads tengah menjalani hari yang melelahkan, ingatlah: bahkan di tengah kekacauan atau “upside down” versi kita sendiri, selalu ada ruang untuk tumbuh bersama anak. (MB/TW/Foto: Dok. Instagram/Netflix US)
- Tag:
- Stranger Things
- parenting
