Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Usia 10 bulan adalah salah satu fase yang sangat sibuk bagi bayi. Si Kecil sudah makin mahir bergerak, berekspresi, dan mulai berkomunikasi dengan cara yang lebih jelas. Di fase ini, Moms mungkin bertanya-tanya, "Bayi 10 bulan sudah bisa apa saja, ya?"
Wajar jika Anda menanyakan soal ini. Nah, biar enggak penasaran lagi, berikut ini penjelasan mengenai bayi 10 bulan bisa apa. Simak agar Anda bisa mengetahui perkembangan Si Kecil, Moms!
Berapa berat badan normal bayi usia 10 bulan?
Berat badan adalah salah satu indikator penting dalam memantau tumbuh kembang bayi. Meskipun setiap bayi memiliki laju perkembangannya sendiri, ada rentang normal yang dijadikan acuan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sebagai pedoman umum, berikut ini panduan berat badan normal bayi usia 10 bulan berdasarkan data WHO.
- Bayi laki-laki: Rata-rata berkisar antara 8,6 kg, dengan batas normal bawah sekitar 7,1 kg dan batas normal atas sekitar 10,2 kg.
- Bayi perempuan: Rata-rata berkisar antara 7,9 kg, dengan batas normal bawah sekitar 6,5 kg dan batas normal atas sekitar 9,6 kg.
Namun, tetap penting untuk diingat bahwa lebih penting untuk melihat tren pertumbuhan bayi Anda. Jika Si Kecil menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dan sehat, yaitu selalu berada di persentil yang sama atau naik, hal ini tentu jauh lebih baik daripada terpaku pada angka rata-rata. Selalu konsultasikan kurva pertumbuhan Si Kecil dengan dokter anak saat jadwal imunisasi atau pemeriksaan rutin ya, Moms.
Perkembangan bayi 10 bulan
Di usia ini, perkembangan bayi 10 bulan berada dalam kecepatan penuh, terutama dalam kemampuan motorik dan kognitif. Beberapa keterampilan yang Si Kecil miliki pada usia ini, antara lain:
1. Motorik kasar
Usia 10 bulan adalah salah satu tahapan usia yang paling aktif. Biasanya, bayi terus bergerak dan mengeksplorasi lingkungannya. Berikut ini beberapa kemampuan fisik yang meningkat pesat.
Merangkak: Hampir semua bayi di usia ini sudah mahir merangkak dengan berbagai gaya. Beberapa mungkin sudah mencoba gaya "commando crawl" (merayap dengan perut menempel) atau merangkak dengan tangan dan lutut.
Berdiri: Ini adalah salah satu tonggak besar motorik kasar bagi Si Kecil. Bayi sudah bisa menarik tubuhnya untuk berdiri dengan berpegangan pada furnitur, sofa, atau pagar tempat tidur.
Berjalan berpegangan: Setelah bisa berdiri, Si Kecil akan mencoba melangkah ke samping sambil berpegangan pada furnitur.
Duduk mandiri: Si Kecil sudah bisa duduk tegak tanpa bantuan dan mampu berpindah dari posisi merangkak ke duduk dengan mulus.
2. Motorik halus
Selain motorik kasar, Si Kecil akan makin mahir juga untuk melakukan beragam keterampilan menggunakan tangan dan jari dengan detail. Berikut ini beberapa keterampilan motorik halus yang bisa Si Kecil lakukan di usia 10 bulan.
Menjepit atau menyubit: Bayi sudah bisa mengambil benda kecil (seperti potongan makanan, sereal, atau remah-remah) menggunakan ujung ibu jari dan jari telunjuknya. Kemampuan ini sangat penting untuk makan sendiri kelak.
Memasukkan dan mengeluarkan: Sekarang Si Kecil makin paham dengan gerakan tangannya. Karena itu, ia sudah bisa memasukkan benda ke dalam wadah dan mengeluarkannya lagi (misalnya, mainan dari atau ke dalam keranjang).
Melambaikan tangan: Di usia ini, Si Kecil sudah mengerti isyarat melambaikan tangan sebagai ucapan "Dadah" (walaupun mungkin belum melakukannya dengan sempurna).
3. Kognitif dan sosial
Selain keterampilan fisik, kemampuan kognitif dan sosial Si Kecil juga makin baik. Pasalnya ia mulai memahami konsep diri dan lingkungan sekitarnya. Ikatan emosional antara Si Kecil dan orang-orang terdekatnya pun makin kuat. Berikut ini beberapa hal yang bisa ia alami di rentang usia ini.
Kecemasan perpisahan: Si Kecil sudah bisa menunjukkan rasa cemas dengan lebih jelas ketika ditinggalkan oleh Moms, bahkan sekadar ke ruangan sebelah.
Memahami perintah sederhana: Si Kecil mulai memahami kata-kata seperti "Tidak," "Ambil," atau "Sini." Bahkan, ia mungkin akan melihat ke arah benda yang Moms tunjuk.
Meniru: Si Kecil adalah peniru yang ulung! Ia mulai sering meniru suara, mimik wajah, dan gerakan Anda.
Keberadaan objek: Di usia ini, Si Kecil mulai paham bahwa benda atau orang tetap ada meskipun tidak terlihat.
Baca juga: Milestone Bayi 3 Bulan: dari Senyum Sosial Hingga Kontrol Kepala yang Lebih Stabil
Bayi 10 bulan bisa ngomong apa?
Meskipun di usia ini Si Kecil belum bisa berbicara dalam kalimat utuh atau kata sempurna, perkembangan kemampuan bahasanya sedang dalam tahap yang sungguh pesat. Berikut ini adalah beberapa kemampuan berbahasa yang sudah dimiliki oleh bayi usia 10 bulan.
1. Mengoceh
Si Kecil akan menggabungkan konsonan dan vokal menjadi rentetan suku kata yang berulang-ulang, seperti "Ma-ma-ma," "Ba-ba-ba," atau "Da-da-da." Ia mungkin mulai mengucapkan ocehan panjang dengan intonasi yang menyerupai pola bicara orang dewasa, seolah-olah sedang bercerita, meskipun kata-katanya tidak jelas.
2. Kata pertama
Banyak bayi pada usia 10 bulan sudah bisa mengucapkan satu atau dua kata yang bermakna dan spesifik, seperti "Mama," "Papa," atau mungkin "Eee". Kata-kata ini mungkin belum terucap dengan sempurna, tetapi Si Kecil menggunakannya secara konsisten untuk merujuk pada objek atau orang tertentu.
Baca juga: Kenapa Bayi 10 Bulan Belum Tumbuh Gigi? Ini Penjelasannya, Moms
Usia 10 bulan adalah periode eksplorasi, gerakan, dan komunikasi awal yang luar biasa. Ingatlah bahwa setiap bayi adalah unik dan memiliki kecepatannya sendiri. Selama bayi Anda menunjukkan kemajuan yang stabil, kemampuan untuk belajar hal baru, dan berinteraksi dengan lingkungan, ia berada di jalur perkembangan yang sehat, Moms. (MB/AY/GA/Foto: Freepik)
