Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, dahulu pola pengasuhan pada anak cenderung menekankan pada kepatuhan dan kontrol. Berbeda dengan saat ini, banyak orang tua modern mulai menyadari bahwa tekanan berlebih justru dapat berdampak pada kesehatan mental anak. Muncul banyak pendekatan baru yang lebih beragam dalam pola pengasuhannya, salah satunya yang sedang ramai diperbincangkan adalah new earth parenting.
Apa itu new earth parenting?
New earth parenting adalah pola asuh yang melihat anak sebagai individu yang utuh bukan sekadar “versi kecil” orang tua, tetapi pribadi yang memiliki keunikan, potensi, dan jalan hidupnya sendiri. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada perilaku atau emosi anak, tetapi juga pada kesadaran orang tua dalam membangun hubungan yang sehat, penuh empati, dan bermakna.
Dalam pola asuh ini, orang tua berperan sebagai pendamping bukan pengendali. Artinya, anak memiliki ruang untuk mengenali dirinya sendiri, mengekspresikan perasaan, serta tumbuh sesuai dengan jati dirinya. Orang tua juga diajak untuk melepaskan ego, ekspektasi berlebihan, dan pola asuh lama yang cenderung seragam.
Konsep new earth parenting juga diterapkan salah satu aktris tanah air yaitu, Marshanda. Ia menyampaikan bahwa new earth parenting adalah mencintai anak tanpa syarat, menghargai pilihan hidupnya, serta menjadi tempat yang aman dan penuh penerimaan bagi anak.
Baca juga: Screamfree Parenting, Pola Asuh agar Orang Tua Bisa Kendalikan Emosinya
Bagaimana cara menerapkanya pada anak?
Moms, menerapkan new earth parenting dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam keseharian. Orang tua perlu memberi ruang bagi anak untuk menjadi dirinya sendiri, tanpa tekanan untuk selalu sesuai dengan harapan tertentu. Anak juga perlu didengar, sehingga komunikasi yang hangat dan terbuka menjadi kunci dalam membangun kedekatan.
Dalam konsep ini orang tua juga perlu belajar dalam mengelola ego dan ekspektasi pribadi. Tidak semua hal harus berjalan dengan keinginan orang tua, karena setiap anak memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana orang tua bisa hadir dengan penuh kesadaran dan memahami kebutuhan anak.
Moms, perlu dicatat juga penting bagi orang tua untuk menjadi tempat yang aman dan nyaman. Anak yang merasa diterima akan lebih percaya diri dalam menjalani proses hidupnya. Dalam hal ini, kepercayaan juga berperan besar bahwa setiap anak memiliki jalannya sendiri, dan tugas orang tua adalah mendampingi, bukan mengendalikan sepenuhnya.
Baca juga: Mengenal Lighthouse Parenting: Gaya Asuh Penuh Cinta tapi Tetap Tegas
Cocokkah new earth parenting diterapkan pada gen alpha?
Gen alpha dikenal sebagai generasi yang tumbuh di era digital dengan karakter yang lebih ekspresif, kritis, dan terbiasa mengakses informasi secara cepat. Mereka cenderung ingin didengar, dihargai pendapatnya, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai hal.
Oleh karena itu, new earth parenting memiliki keterkaitan dengan karakter gen alpha. Meski demikian, penerapannya tetap memerlukan keseimbangan. Kebebasan yang diberikan perlu disertai dengan batasan dan arahan yang jelas agar anak tetap memiliki pegangan dalam berkembang. Dengan begitu, anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, tetapi juga memiliki tanggung jawab dan kontrol diri yang baik.
Itulah penjelasan mengenai new eart parenting dan bagaimana penerapannya. Apapun nama metodenya, pola asuh yang berpihak pada anak tanpa kebablasan menjadi sangat penting di era modern saat ini. Moms tertarik untuk menerapkannya juga pada Si Kecil? (MB/RA/RF/Foto: Freepik)
