Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Melihat Si Kecil tumbuh dan mencapai tahap perkembangan baru adalah momen yang selalu ditunggu-tunggu setiap orang tua. Salah satu pencapaian fisik pertama yang paling sering membuat Moms berdebar bahagia adalah saat bayi mulai belajar membalikkan badannya sendiri atau tengkurap. Namun, sebenarnya, umur berapa bayi bisa tengkurap?
Wajar jika Moms sering bertanya-tanya tentang kapan waktunya buat bayi menguasai keterampilan tengkurap. Namun, perlu Anda tahu, Moms, setiap bayi memiliki garis waktu perkembangannya masing-masing, dan Anda tak perlu membandingkan anak Anda dengan anak lain.
Nah, berikut ini panduan secara lengkap mengenai tahapan perkembangan tengkurap pada bayi. Silakan disimak, Moms!
Umur berapa bayi bisa tengkurap?
Secara umum, bayi mulai bisa tengkurap sendiri saat usianya menginjak 4-6 bulan. Pada rentang usia ini, otot leher, lengan, dan dada Si Kecil sudah cukup kuat untuk menopang tubuh dan melakukan gerakan memutar.
Baca juga: Moms, Ini Ciri-Ciri Bayi Akan Belajar Tengkurap
Proses ini biasanya tidak terjadi begitu saja. Bayi umumnya belajar berguling dari posisi telentang (berbaring telentang) ke posisi tengkurap (berbaring tengkurap) terlebih dahulu, atau sebaliknya. Banyak bayi yang menguasai gerakan berguling dari perut ke punggung di usia sekitar 4 bulan karena gerakan ini membutuhkan lebih sedikit kekuatan otot. Setelah itu, barulah pada usia 5 atau 6 bulan mereka mulai mahir berguling dari punggung ke perut.
Penting untuk diingat bahwa rentang waktu ini hanyalah panduan umum. Ada bayi yang mungkin sudah bisa tengkurap di usia 3 bulan, tetapi ada juga yang baru menguasainya setelah melewati usia 6 bulan. Kuncinya adalah memberikan stimulasi yang konsisten, seperti rutin melakukan tummy time sejak dini untuk memperkuat otot-otot inti Si Kecil.
Ciri-ciri bayi mau tengkurap itu seperti apa?
Sebelum bayi benar-benar bisa berguling membalikkan tubuhnya, ia akan menunjukkan beberapa sinyal fisik. Berikut ini beberapa tanda yang menunjukkan Si Kecil sudah bersiap untuk tengkurap.
1. Mengangkat kepala dan dada
Saat sedang berbaring tengkurap (tummy time), Si Kecil mulai mampu mengangkat kepala dan dadanya dengan bertumpu pada kedua tangannya. Ini adalah tanda bahwa otot leher dan dadanya sudah makin kuat. Makin lama ia bisa mempertahankan posisi ini, makin dekat waktunya untuk bisa berguling.
Baca juga: 5 Manfaat Latihan Tummy Time untuk Perkembangan Bayi
2. Gerakan mengayun atau berenang
Moms mungkin sering melihat bayi menggerak-gerakkan tangan dan kakinya secara bersamaan saat sedang tengkurap, mirip seperti gerakan orang berenang. Gerakan ini melatih koordinasi otot-otot besar di tubuhnya yang sangat dibutuhkan untuk proses berguling nanti.
3. Menggoyangkan tubuh ke kiri dan kanan
Ketika berbaring telentang, bayi mulai sering menggoyangkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan, atau mencoba memiringkan badannya. Terkadang, Si Kecil juga suka memegang kakinya sendiri dan menariknya ke arah perut. Gerakan memiringkan badan ini adalah pondasi awal sebelum ia benar-benar membalikkan tubuhnya hingga tengkurap.
Paling lambat bayi tengkurap umur berapa?
Perkembangan setiap anak sangatlah unik, dan ada banyak faktor yang memengaruhi kecepatan motorik mereka, termasuk berat badan, temperamen, hingga seberapa sering mereka dilatih. Meski begitu, ada batasan waktu kapan sebaiknya Moms mulai memberikan perhatian ekstra.
Jika bayi Anda belum menunjukkan tanda-tanda ingin tengkurap, atau belum bisa memiringkan badannya sama sekali pada usia 6- 7 bulan, ini adalah saat yang tepat untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Dokter akan membantu mengevaluasi perkembangan motorik Si Kecil secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada keterlambatan perkembangan otot atau saraf.
Moms tidak perlu langsung panik jika Si Kecil sedikit terlambat. Terkadang, bayi hanya butuh stimulasi ekstra, seperti memperbanyak waktu bermain di lantai, memancingnya dengan mainan warna-warni agar ia mau menoleh dan membalikkan badan, atau sekadar memberikan pujian dan senyuman hangat saat ia berusaha bergerak.
Nah, itulah penjelasan mengenai umur berapa bayi bisa tengkurap. Menemani setiap fase pertumbuhan anak adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan kejutan. Jangan lupa untuk menikmati setiap prosesnya. Pastikan juga Moms selalu memberikan Si Kecil lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang untuk bereksplorasi. (MB/SW/Foto: Freepik)
