Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Sebagai Moms, quality time bersama anak nggak selalu harus diisi dengan aktivitas yang serba terencana. Kadang, mengajak Si Kecil melihat sesuatu yang baru justru bisa membuka obrolan seru, termasuk saat mengunjungi pameran seni. Hal ini juga terlihat di ARTJOG 2026, yang menghadirkan karya sekaligus ruang dialog antargenerasi.
ARTJOG 2026 Angkat Cerita Antargenerasi
Festival seni rupa ARTJOG masih berlangsung hingga 30 Agustus 2026 di Jogja National Museum, Yogyakarta. Mengusung tema besar ARS LONGA Trilogia untuk periode 2026–2028 bersama kurator Farah Wardani, ARTJOG 2026 membuka trilogi dengan tema ARS LONGA: GENERATIO.
Tema ini mengajak pengunjung berdialog tentang bagaimana praktik seni kontemporer tetap relevan di tengah perubahan sosial-politik yang begitu cepat, sekaligus membahas hubungan antargenerasi, transformasi, dan siklus kehidupan dalam membentuk identitas generasi.
ARTJOG juga menghadirkan Roby Dwi Antono sebagai seniman komisi melalui GENERATIO: CYCLUS VITAE, berupa instalasi patung dan ruang imersif yang mengangkat wacana generasional dan siklus kehidupan.
Bisa jadi pemantik obrolan orang tua dan anak
Isu antargenerasi yang diangkat ARTJOG terasa relevan untuk dinikmati bersama anak. Lewat karya seni, orang tua dan anak bisa saling mengenal sudut pandang, nilai, serta tantangan hidup yang berbeda.
Pengalaman ini juga dirasakan Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan saat mengunjungi ARTJOG 2026 bersama Salma. Rio melihat pameran ini sebagai kesempatan untuk mengenalkan seni sekaligus mengajak anak memahami berbagai isu yang hadir dalam karya seniman.
“Sangat impresif dan edukatif juga, terutama bagi kita sebagai orang tua untuk membawa anak belajar banyak tentang seni. Melihat perkembangan seniman-seniman di Indonesia yang mengeluarkan karya mereka dengan kegelisahan mereka masing-masing dan banyak juga karyanya yang merepresentasikan current issue dan situation,” ujar Rio Dewanto.
“Semuanya menyuarakan concern yang memang seharusnya menjadi concern kita sekarang. Ini kesempatan juga buat kita ngasih tahu ke Salma gitu ya. Bukan hanya sekadar dari segi seninya aja, artistiknya aja, tapi banyak bertanya juga, ‘Ini menurut kamu maksudnya apa? Kenapa bisa begitu?’ Jadi kesempatan untuk berdiskusi juga,” kata Atiqah Hasiholan.
Ada ARTJOG Kids untuk Pengunjung Cilik
Bukan hanya seniman dewasa, ARTJOG 2026 juga menghadirkan karya dari 52 anak dan remaja melalui program ARTJOG Kids. Program yang sudah berjalan sejak 2022 ini menjadi ruang pembelajaran seni sekaligus wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan perspektif mereka.
Beragam aktivitas juga disiapkan, seperti Exhibition Tour for Kids dan Meet the Artist. Dalam Meet the Artist, anak-anak bisa mengenal proses berkarya dan imajinasi seniman cilik seperti Kilau Birubulan (8 tahun) dan Kale Dhamin (12 tahun).
Sementara itu, Exhibition Tour for Kids mengajak anak berpartisipasi aktif saat menjelajahi pameran. Salah satunya dilakukan bersama anak-anak dari Kampung Gampingan, kawasan tempat ARTJOG diselenggarakan sejak 2016. Setelah tur, mereka mengikuti workshop untuk mengembangkan kreativitas dan melihat seni sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
ARTJOG 2026 ARS LONGA: GENERATIO menampilkan karya 44 seniman dewasa, baik individu maupun kolektif, serta 52 karya anak-anak dan remaja. Pameran dapat dikunjungi setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB di Jogja National Museum, Yogyakarta, hingga 30 Agustus 2026. Have a great artsy moments, Moms! (MB/TW/Foto: Dok. ARTJOG)
