Ajarkan Si Kecil mengenal emosi dirinya dengan memahami dan mengomunikasikan emosinya kepada orang lain. Misalnya, saat ia menangis dan tertawa, Anda perlu bertanya mengapa ia menangis dan tertawa.
Balita bagaikan spons yang menyerap banyak informasi dan menyimpannya di dalam otak. Secara umum, semakin besar Si Kecil, semakin banyak pula hal yang bisa ia ingat. Namun ada 1 hal yang ditekankan para ahli, yakni perkembangan dan kapasitas ingatan Si Kecil tak bisa dipaksakan terjadi lebih cepat.
Bergerak memang menyehatkan tubuh dan penting bagi pertumbuhan fisik Si Kecil. Salah satu gerakan yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh-kembangnya adalah senam.
Begitu memasuki usia MPASI, motorik halus Si Kecil semakin berkembang. Saat makan, ia akan berusaha memegang sendoknya sendiri. Saat memakai dot, ia akan memegangnya dengan kuat dan mampu menariknya dari mulut ketika susu sudah habis. Untuk menstimulasi kemampuannya, sediakan perlengkapan yang memudahkan Si Kecil makan sendiri.
Si Kecil pasti antusias saat mengeksplorasi berbagai rasa makanan baru, dari ASI sampai makanan padat pertamanya.