FAMILY & LIFESTYLE

Lewati Jumlah 8 Juta Penonton, Ini Fakta Menarik Film Jumbo!


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Disambut hangat oleh masyarakat sejak penayangan perdananya pada 31 Maret 2025 lalu, film Jumbo masih bisa ditonton di bioskop hingga hari ini, lho! Periode penayangan yang terhitung lama ini tentu tak bisa dilepaskan dari euforia dan antusiasme para penonton. Memangnya, apa sih yang bikin film animasi ini spesial?

Jawabannya: banyak! Ya, ada beragam faktor menarik yang kemudian membuat film ini disukai masyarakat Indonesia. Penasaran? Yuk, simak beragam fakta menarik soal film Jumbo berikut ini!

1. Cerita yang menarik

Film Jumbo bercerita tentang Don (Prince Poetiray), seorang anak laki-laki yatim piatu berusia 10 tahun yang sering diolok-olok karena tubuhnya yang besar. Suatu hari, Don bertekad untuk mengikuti pertunjukan bakat dengan menampilkan sandiwara panggung dari buku dongeng warisan mendiang orang tuanya. Sayangnya, buku tersebut diambil oleh Atta (Muhammad Adhiyat) sang perundung. Ia pun berusaha untuk mendapatkan kembali buku itu. Di tengah perjalanan, Don bertemu Meri (Quinn Salman), arwah seorang gadis kecil yang terpisah dari ayah dan ibunya. Don bersama kawan-kawannya dan Meri pun memulai petualangan bersama untuk mencapai tujuan mereka.

2. Film animasi lokal dengan penonton terbanyak

Menurut unggahan dari akun Instagram resminya, Jumbo telah ditonton oleh 8.776.400 penonton di hari ke-36 penayangannya. Wow, banyak banget, ya?! Angka ini tentunya membuat Jumbo menjadi film animasi lokal dengan jumlah penonton terbanyak, setelah mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir dengan 642.312 penonton.

3. Original soundtrack yang menarik

Ada 4 original soundtrack Jumbo yang berhasil membuat menonton film ini menjadi pengalaman yang begitu spesial, yakni "Dongeng Pulau Gelembung" oleh Bunga Citra Lestari dan Ariel NOAH, "Kumpul Bocah" oleh Maliq & D’Essentials, "Selalu Ada di Nadimu" oleh Bunga Citra Lestari serta Prince Poetiray dan Quinn Salman, dan "Dengar Hatimu" oleh Prince Poetiray dan Quinn Salman.

"Kumpul Bocah" yang merupakan lagu legendaris milik Vina Panduwinata dibawakan ulang oleh Maliq & D’Essentials, berhasil menghadirkan sentuhan nostalgia yang emosional bagi para penonton. Sedangkan lagu "Selalu Ada di Nadimu" versi Prince Poetiray dan Quinn Salman berhasil menjadi #1 Top Music Video, dan versi BCL menjadi #6 Top Music Video di YouTube. Super cool!

4. Menyediakan inklusivitas

Agar bisa dinikmati oleh semua orang, termasuk para penonton tuna rungu, Jumbo hadir dengan subtitle teman tuli (SDH), lho. Keren banget, kan? Jumbo dengan subtitle teman tuli (SDH) hadir di berbagai kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bogor, Surabaya, Bandung, Depok, Pontianak, Makassar, Solo, Purwokerto, Malang, dan Yogyakarta.

5. Menjadi film terlaris sepanjang masa

Tidak cukup hanya menjadi film animasi lokal dengan jumlah penonton terbanyak, Jumbo juga berhasil menjadi salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa. Dengan penonton lebih dari 8,6 juta, Jumbo menjadi film Indonesia ketiga terlaris, setelah KKN di Desa Penari dan Agak Laen. Superb!

6. Proses produksi yang panjang dan kompleks

Jumbo berhasil tayang di layar perak setelah melalui proses produksi yang panjang dan kolaboratif. Proses produksinya sendiri dimulai pada pertengahan 2020 dan melibatkan lebih dari 400 kreator Indonesia dari berbagai bidang, termasuk bidang animasi, musik, penulisan naskah, dan seni visual. Setiap detik animasi dalam film ini memerlukan 24 frame gambar, yang digambar secara teliti dan detail, sehingga kualitasnya setara dengan animasi internasional.

7. Deretan pengisi suara ternama

Tidak main-main, karakter-karakter Jumbo dihidupkan oleh aktor dan aktris papan atas Tanah Air. Beberapa di antaranya, yakni Quinn Salman sebagai Meri, Bunga Citra Lestari sebagai Ibu Don, Ariel NOAH sebagai Ayah Don, Angga Yunanda sebagai Acil, dan Cinta Laura Kiehl sebagai Ibu Meri. Tidak hanya itu, karakter kambing-kambing peliharaan Nurman (Yusuf Özkan) juga diperankan oleh sosok-sosok terkenal, yaitu Angga Dwimas Sasongko sebagai Mbek, Chicco Jerikho memerankan Mbeek, dan Ganindra Bimo sebagai Mbeeek. Lucu banget, ya!

8. Tayang internasional

Film produksi Visinema Pictures ini dipastikan akan ditayangkan di 17 negara selain Indonesia, termasuk Malaysia, Singapura, Rusia, Ukraina, Kazakhtan, dan Turki. Prestasi ini menjadikan Jumbo sebagai film animasi lokal pertama yang berhasil tayang di luar negeri.

Belum nonton Jumbo? No problem! Jumbo masih menunggu Anda di bioskop. See you at the theatre, Moms! (M&B/Gabriela Agmassini/SW/Foto: Jumbo)