Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Berbagai riset menunjukkan bahwa seni berperan penting dalam perkembangan kognitif anak. Melalui aktivitas seperti menggambar, melukis, atau membentuk objek, anak-anak tidak hanya melatih koordinasi motorik halus, tapi juga belajar membuat keputusan dan mengekspresikan emosi secara konstruktif.
Penelitian dari Harvard University’s Project Zero menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam kegiatan seni dapat meningkatkan kemampuan observasi, fokus, dan berpikir reflektif. Dengan kata lain, seni bukan sekadar hiburan, tapi juga alat edukasi yang esensial dalam membangun fondasi intelektual anak ke depan.
Pada momen Hari Keluarga Sedunia, TFR News, media online yang berfokus pada industri kreatif dan seni visual, meluncurkan LittleDoodle, festival yang berfokus pada edukasi seni untuk anak-anak dan keluarga. Melalui LittleDoodle, TFR News ingin membuka akses lebih luas terhadap pengalaman seni yang edukatif bagi anak.
Edisi perdana LittleDoodle akan dilangsungkan pada 26-29 Juni 2025 di Urban Forest Cipete. Gelaran ini akan menyuguhkan creators’ market dengan berbagai produk anak, workshop, brand activations, hingga permainan dan meet and greet dengan berbagai karakter favorit anak-anak.
Christine Laifa, Co-founder TFR News, Jakarta Doodle Fest, dan LittleDoodle, saat konferensi pers, menyampaikan, “LittleDoodle adalah perpanjangan dari semangat Jakarta Doodle Fest yang kami adaptasi untuk menjawab kebutuhan keluarga, karena kami melihat bahwa seni bukan hanya sebagai ekspresi, tapi juga sebagai fondasi penting dalam pertumbuhan anak. Kami harap LittleDoodle dapat menjadi ruang eksplorasi kreatif yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga.”
Semangat ini juga disambut hangat oleh Youreka Kids Farm sebagai venue partner yang juga memiliki perhatian khusus akan pentingnya edukasi seni pada anak-anak. Michael Ruly Atmadja, Founder & Director Youreka Kids Farm mengatakan, “Seni adalah bahasa pertama anak-anak sebelum mereka bisa menulis atau membaca. Melalui LittleDoodle, kami ingin mendampingi anak mengekspresikan diri, belajar, dan bersenang-senang bersama. Youreka bangga sekali bisa menjadi bagian dari gerakan ini.”
Acara LittleDoodle akan didukung dan diramaikan oleh Board of Doodlers atau deretan seniman, kreator seni visual, serta jenama lokal, seperti Si Juki, Tuti & Friends, Junissa Bianda, Toko Tucing, Punopals, Bola Ubi, Soleram, dan masih banyak lagi.
Selain seniman, sejumlah IP lokal dan internasional ternama akan hadir di LittleDoodle edisi pertama, di antaranya Sylvanian Families dan Bobo Universe dari Majalah Bobo. Lebih menarik lagi, LittleDoodle juga menghadirkan sejumlah brand kesayangan keluarga dan juga workshop DIY arts & crafts dengan Paw Paw Land.
Festival LittleDoodle juga makin meriah dengan hadirnya mainan edukatif favorit anak, Play-Doh. "Play-Doh percaya bahwa imajinasi anak tidak ada batasnya. Kolaborasi bersama LittleDoodle membuka ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan rasa penasaran, mengasah kreativitas, dan membangun kepercayaan diri melalui permainan seru penuh eksplorasi,” tutur Jerlyn Yan, Commercial Lead Market Indonesia Hasbro.
Dalam kesempatan yang sama, TFR mengumumkan bahwa Jakarta Doodle Fest (JDF) akan hadir kembali pada 2-5 Oktober mendatang, diikuti dengan special showcase pertunjukan teater yang diadaptasi dari karya Senikanji di minggu setelahnya.
Untuk informasi lebih lanjut tentang LittleDoodle dan Jakarta Doodle Fest, silakan kunjungi akun Instagram @littledoodlefest dan @jakartadoodlefest. Yuk, dukung komunitas seni visual dan karya mereka dengan memeriahkan acara ini, Moms dan Dads! (M&B/SW/Foto: Freepik)