Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Perawatan kulit bayi dan anak sejak dahulu selalu menjadi perhatian para ibu karena banyak faktor. Tak terkecuali bagi public figure, Jennifer Coppen, yang selektif dalam memilih rangkaian perawatan untuk sang buah hati, Kamari.
Untuk mengatasi ini, Jennifer membagikan rahasianya, yakni BEBIOTIC, rangkaian perawatan kulit bayi yang diformulasikan khusus untuk menjawab tantangan kulit sensitif di negara tropis seperti Indonesia.
Dengan pendekatan ilmiah berbasis microbiome dan pemilihan bahan alami berkualitas tinggi, BEBIOTIC hadir membawa misi baru dalam dunia perawatan kulit anak, yakni memperkuat kulit dari dalam, bukan sekadar melembapkan permukaan.
“Untuk Kamari, saya pasti akan memilih dengan baik-baik produk perawatan kulitnya. Apalagi kulitnya kan masih dalam tahap perkembangan, sehingga jauh lebih rentan terhadap iritasi dan ruam. Belum lagi negara kita kan cuaca dan udaranya kerap kali lembap,” ujar Jennifer Coppen.
Kulit bayi dan anak memang masih dalam tahap perkembangan, sehingga jauh lebih rentan terhadap iritasi, ruam, dan infeksi, terutama di iklim yang panas dan lembap. BEBIOTIC merespons kebutuhan ini dengan tiga teknologi unggulan: Microbiome Technology, Barrier Support Technology, dan Ocluseal Technology.
Microbiome Technology menjadi fondasi utama formulasi BEBIOTIC. Teknologi ini menggabungkan sinergi prebiotik, probiotik, dan postbiotik untuk membentuk mikrobioma kulit yang sehat, meningkatkan ketahanan alami, mempercepat pemulihan, serta mengurangi risiko iritasi berulang.
“Pendekatan berbasis microbiome ini adalah lompatan penting dalam perawatan kulit anak,” ujar dr. Dicky Iskandara Nadeak, M.Ked(Ped), Sp.A. “Kulit anak lebih tipis, sistem imunnya belum matang. Di iklim tropis, paparan panas dan kelembapan tinggi membuat mereka lebih rentan terhadap gangguan kulit. Maka, kunci perawatan bukan hanya di kelembapan, tapi juga di keseimbangan mikroorganisme baik dan kekuatan skin barrier. Di sinilah pendekatan BEBIOTIC menjadi relevan dan solutif.”
Barrier Support Technology melengkapi perlindungan dengan kombinasi Dual Hyaluronic Acid dan Ceramide Complex, yang bekerja meningkatkan hidrasi dari lapisan terluar hingga dalam, sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit agar lebih tahan terhadap iritasi.
Sementara itu, Ocluseal Technology memastikan kelembapan alami tetap terkunci dengan memaksimalkan penyerapan 8 jenis essential oil alami tanpa tambahan bahan sintetis. Kulit anak pun terlindungi, lembap, tapi tetap ringan dan nyaman.
Founder BEBIOTIC, Shandy Purnamasari, menjelaskan bahwa brand ini lahir dari keresahan personal sebagai seorang ibu. “Saya punya empat anak, dua di antaranya masih bayi. Dari pengalaman itulah saya tahu bahwa kulit anak di iklim tropis ini benar-benar butuh perhatian ekstra. Banyak produk bayi di luar sana melembapkan, tapi tidak memperkuat kulit dari dalam. Saya ingin menciptakan solusi yang lebih dari itu, yang tidak hanya aman dan lembut, tapi juga berbasis sains, natural, dan efektif menjaga kulit anak tetap sehat sejak dini.”
BEBIOTIC memperkenalkan delapan produk utamanya: Baby Calm Rub Oil, Calm Tummy Rub, Calm Barrier Face Cream, Hydra Barrier Sunscreen, Mineral Body Serum Lotion, Hydra Wash Head to Toe, Naturale Bath Bubble Wash, dan Naturale Shine Shampoo. Seluruh produk telah melalui uji dermatologi, bersifat hypoallergenic, bebas alkohol dan parfum sintetis, serta aman digunakan sejak newborn.
“Sebagai ibu, saya tahu banget banyak yang masih bingung atau khawatir pilih produk untuk anaknya. Saya dan Kamari ingin bantu edukasi dan berbagi pengalaman. Karena ibu yang paham, pasti jadi ibu yang lebih tenang. Dengan inovasi berbasis sains, pengalaman nyata sebagai ibu, dan komitmen terhadap keamanan serta kenyamanan kulit anak, BEBIOTIC hadir bukan hanya sebagai brand skincare anak, melainkan sebagai sahabat dan pendamping pertumbuhan anak Indonesia yang sehat, kuat, dan bebas iritasi,” pungkas Jennifer. (M&B/SW/Foto: Dok. BEBIOTIC)