Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Operasi caesar, atau yang sering disebut sebagai kelahiran melalui bedah, menjadi salah satu opsi melahirkan yang banyak dipilih ibu hamil, terutama jika kondisi tertentu membuat kelahiran normal tidak memungkinkan. Namun, ada anggapan yang sering beredar bahwa bayi yang lahir melalui metode caesar lebih mudah sakit.
Benarkah bayi lahir caesar lebih mudah sakit?
Pendapat bahwa bayi lahir caesar lebih mudah sakit memang banyak diperbincangkan, tapi perlu kita lihat dari sisi medis dan penelitian ilmiah. Beberapa studi menunjukkan bahwa bayi yang lahir melalui operasi caesar memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa kondisi kesehatan dibandingkan bayi yang lahir secara normal. Mengapa demikian? Salah satu faktor utamanya adalah kurangnya paparan terhadap bakteri baik selama proses persalinan.
Saat bayi lahir secara normal melalui jalan lahir, ia akan terpapar mikrobiota (bakteri) dari sang ibu yang merupakan bagian penting dalam membentuk sistem kekebalan tubuhnya. Proses ini tidak terjadi pada bayi yang lahir melalui operasi caesar, sehingga jenis mikrobiota awal yang menghuni tubuhnya berbeda. Hal ini bisa berpotensi memengaruhi perkembangan sistem imun Si Kecil.
Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua bayi yang lahir caesar otomatis akan mudah sakit. Faktor lainnya, seperti genetika, lingkungan, dan pola asuh, juga memiliki peran besar dalam kesehatan bayi secara keseluruhan.
Baca juga: Siapkan Sejak Awal, Ini Kisaran Biaya Persalinan Caesar
Penyebab bayi lahir caesar lebih mudah sakit
Ada beberapa penyebab mengapa bayi, khususnya yang lahir caesar, terkadang lebih rentan sakit pada awal kehidupannya, yakni:
1. Kurang paparan mikrobiota
Seperti yang telah disebutkan, kelahiran caesar membuat bayi tidak mendapatkan paparan mikrobiota alami dari jalan lahir ibu. Mikrobiota ini penting untuk membangun flora usus yang sehat yang berperan besar dalam mendukung kekebalan tubuh.
2. Adaptasi sistem imun lebih lambat
Karena paparan bakteri pertama saat lahir berbeda, bayi lahir caesar mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mengembangkan sistem kekebalan tubuh yang kuat.
3. Kondisi lingkungan
Lingkungan tempat bayi diasuh, seperti kebersihan rumah, paparan terhadap alergen atau polusi, serta pola makan ibu jika ia menyusui, juga bisa berpengaruh terhadap daya tahan tubuh bayi.
4. Kebutuhan adaptasi pernapasan
Bayi yang lahir melalui caesar terkadang bisa menghadapi masalah adaptasi sistem pernapasan, karena Si Kecil tidak melewati proses "penekanan" jalan lahir yang membantu mendorong cairan keluar dari paru-parunya.
Risiko kesehatan bayi lahir caesar
Berdasarkan penelitian, ada beberapa risiko kesehatan yang lebih tinggi terjadi pada bayi lahir caesar dibandingkan bayi lahir normal, yaitu:
1. Infeksi saluran pernapasan: Bayi caesar tercatat memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami masalah pernapasan pada awal kehidupannya, seperti sindrom gangguan napas pada bayi baru lahir.
2. Alergi dan penyakit autoimun: Paparan mikrobiota yang terbatas pada bayi caesar bisa memengaruhi sistem imun dan meningkatkan risiko terhadap alergi (seperti asma) serta penyakit autoimun di kemudian hari.
3. Masalah pencernaan: Flora usus yang kurang optimal pada bayi lahir caesar bisa memengaruhi pencernaannya, membuatnya lebih rentan terhadap kolik atau konstipasi di awal kehidupan.
Baca juga: 5 Manfaat Pijat Bayi untuk Sistem Pencernaan
4. Obesitas dan diabetes: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi lahir caesar memiliki risiko sedikit lebih tinggi terkena obesitas dan diabetes tipe 1 saat ia tumbuh dewasa. Hal ini diduga terkait dengan mikrobiota awal yang tidak seimbang.
5. Keterlambatan perkembangan sistem kekebalan tubuh: Kekebalan tubuh yang berkembang lebih lambat bisa membuat bayi lahir caesar lebih rentan terkena infeksi ringan hingga berat pada awal kehidupannya.
Nah, itulah penjelasan mengenai apakah bayi lahir caesar lebih mudah sakit. Untuk menjaga daya tahan tubuh dan tumbuh kembang bayi lahir caesar, Moms sebaiknya memberikan ASI eksklusif untuk Si Kecil. (M&B/AY/TW/Foto: Canva)
- Tag:
- bayi lahir caesar
- bayi
