Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Salah satu langkah sederhana tapi penting untuk menjaga kesehatan adalah dengan membiasakan cuci tangan yang benar. Meski kelihatannya sepele, cara ini dapat mengurangi risiko penyebaran kuman dan virus berbahaya. Namun, mengajarkan anak mencuci tangan dengan benar sering kali bukan hal yang mudah.
Kali ini, M&B telah merangkum beberapa tips efektif yang bisa Moms terapkan untuk membiasakan Si Kecil mencuci tangan dengan benar. Let’s read more below!
Mengapa penting mengajarkan anak mencuci tangan?
Mencuci tangan adalah salah satu metode paling dasar dalam menjaga kebersihan diri. Dampaknya sangat besar dalam mencegah berbagai penyakit, seperti diare, flu, infeksi saluran pernapasan, bahkan COVID-19. Anak-anak yang aktif cenderung menyentuh banyak permukaan, benda, dan bahkan memasukkan tangan ke mulut atau wajah, sehingga mereka lebih rentan terpapar kuman.
Menurut data dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), kebiasaan mencuci tangan dengan baik dapat mengurangi hampir 30% risiko penyakit diare dan sekitar 20% risiko infeksi saluran pernapasan.
Bukan hanya demi kesehatan, kebiasaan ini juga menjadi tanggung jawab pribadi yang akan melekat hingga anak dewasa nanti. Dengan membangun kebiasaan ini lebih awal, Si Kecil bisa belajar pentingnya menjaga kebersihan dan menghormati orang lain di sekitarnya.
Baca juga:8 Penyakit yang Bisa Muncul Jika Kita Malas Mencuci Tangan
Tips mengajarkan anak mencuci tangan dengan benar
1. Jadikan aktivitas yang seru dan menyenangkan
Anak lebih mudah belajar jika aktivitasnya menyenangkan. Moms bisa menggunakan sabun berwarna-warni, berbentuk unik, atau yang memiliki aroma yang disukai Si Kecil agar momen mencuci tangan jadi lebih seru. Selain itu, Moms bisa gunakan lagu sederhana yang bisa dinyanyikan bersama saat mencuci tangan. Misalnya, mengajari anak mencuci tangan selama 20 detik bisa disamakan dengan waktu menyanyikan lagu "Happy Birthday" dua kali.
2. Berikan contoh langsung
Anak-anak cenderung meniru apa yang dilakukan orang tua. Karena itu, pastikan Moms mencuci tangan dengan benar di depan Si Kecil. Sembari mencuci tangan, Moms bisa jelaskan langkah-langkahnya secara perlahan, mulai dari membasahi tangan, memakai sabun, menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, hingga mencuci kuku, kemudian membilas dan mengeringkan tangan dengan benar.
3. Gunakan media visual
Poster atau video edukasi tentang mencuci tangan bisa menjadi alat bantu yang efektif. Moms bisa tempelkan poster berisi langkah-langkah mencuci tangan di dekat wastafel. Pasalnya, anak-anak biasanya lebih mudah memahami sesuatu jika disertai dengan gambar atau video yang menarik.
4. Ajarkan waktu yang tepat untuk mencuci tangan
Si Kecil perlu memahami kapan harus mencuci tangan. Untuk itu, jangan lupa mengajarkan anak untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain di luar, setelah menyentuh hewan peliharaan, dan setelah batuk atau bersin. Dengan mengetahui waktu-waktu ini, Si Kecil akan terbiasa mencuci tangan di waktu yang tepat.
Baca juga: 6 Penyakit Mulut pada Balita dan Cara Menanganinya
5. Berikan apresiasi
Jangan lupa berikan pujian atau apresiasi sederhana saat anak mencuci tangan dengan benar. Apresiasi kecil seperti "Bagus sekali, tanganmu sekarang bersih dari kuman!" dapat memotivasi Si Kecil untuk terus melakukannya.
6. Gunakan bahasa yang mudah dipahami
Ketika menjelaskan mengapa mencuci tangan itu penting, gunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak. Misalnya, "Tangan yang kotor bisa membawa kuman yang membuat kamu sakit. Kalau kita cuci tangan, kumannya hilang, jadi kamu tetap sehat dan bisa bermain dengan teman-teman."
7. Sediakan alat yang ramah anak
Pastikan wastafel, sabun, dan handuk berada dalam jangkauan Si Kecil. Jika wastafel terlalu tinggi, maka gunakan bangku kecil agar ia bisa mencapainya dengan mudah. Pilih sabun yang lembut untuk kulit anak agar tidak menyebabkan iritasi.
8. Jadikan kebiasaan yang konsisten
Kunci dari mengajarkan kebiasaan baru adalah konsistensi. Untuk itu, jadikan mencuci tangan sebagai rutinitas harian dengan menetapkan jadwal tertentu, seperti sebelum makan atau setelah bermain. Si Kecil akan lebih terbiasa jika kebiasaan ini dilakukan secara teratur.
9. Selalu awasi dan perbaiki
Seiring berjalannya waktu, anak mungkin bisa mencuci tangannya sendiri tanpa pengawasan. Namun, penting untuk tetap memantau apakah ia melakukannya dengan benar. Jika ada langkah yang terlewat, jangan ragu untuk perbaiki dan ajari kembali.
10. Cerita dan permainan
Cerita atau permainan interaktif bisa menjadi cara yang efektif untuk menjelaskan pentingnya mencuci tangan. Anda bisa bercerita tentang "kuman jahat" yang takut pada air dan sabun, atau membuat mini perlombaan mencuci tangan terbaik di rumah.
Nah, itulah 10 tips mengajarkan anak mencuci tangan dengan benar. Membiasakan anak mencuci tangan dengan benar adalah langkah sederhana yang memiliki manfaat luar biasa. Jadi, mari mulai membangun kebiasaan mencuci tangan yang baik di rumah, Moms! (M&B/AY/GA/Foto: Wirestock/Freepik)