TODDLER

Manfaat Zinc untuk Pertumbuhan Balita: Cegah Stunting dan Bikin Cerdas!


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, tahu enggak sih, ada satu nutrisi yang sering disepelekan, padahal perannya besar dalam mendukung tumbuh kembang balita? Ya, jawabannya adalah zinc. Mineral satu ini memang tidak banyak dibahas seperti kalsium atau zat besi, padahal manfaat zinc untuk pertumbuhan balita sangatlah penting. Zinc juga krusial dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari mendukung sistem imun hingga membantu pertumbuhan sel.

Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa kekurangan zinc pada anak-anak menjadi salah satu masalah gizi yang sering terjadi, terutama di negara berkembang. Diperkirakan lebih dari 17% populasi dunia mengalami defisiensi zinc, yang sebagian besar terjadi pada anak-anak usia dini. Jangan anggap enteng, karena kondisi ini dapat berdampak langsung pada pertumbuhan fisik dan daya tahan tubuh anak lho, Moms!

Apa itu zinc?

Mengutip Healthline, zinc adalah nutrisi penting yang penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik, kekebalan tubuh, dan perkembangan otak balita. Sayangnya, tubuh tidak bisa menghasilkan zinc, sehingga penting untuk mengonsumsi aneka makanan sehat yang kaya zinc (seperti daging merah, ayam, udang, kepiting, telur, produk olahan susu, kacang-kacangan, sereal, dan roti fortifikasi).

Kebutuhan zinc bisa dipenuhi dari pola makan bergizi seimbang. Namun, dalam kondisi tertentu, seperti diare berkepanjangan, infeksi berulang, anak dengan nafsu makan rendah, dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen zinc dalam dosis yang sesuai.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes RI 2019, kebutuhan zinc harian balita adalah 3 mg per hari (untuk anak 1-3 tahun) dan 5 mg per hari (untuk anak 4-6 tahun). Kebutuhan ini bisa meningkat jika anak mengalami infeksi, diare, atau kondisi lain yang mempercepat pengeluaran zinc dari tubuh.

Manfaat zinc untuk pertumbuhan balita

1. Mengoptimalkan pertumbuhan fisik

Kecukupan zinc berhubungan langsung dengan pertumbuhan tinggi dan berat badan balita. Menurut WHO, defisiensi zinc menyebabkan gangguan pertumbuhan. Zinc berhubungan langsung dengan pertumbuhan tinggi anak dan berat badan anak. Studi yang dipublikasikan di National Library of Medicine menunjukkan bahwa anak-anak dengan asupan zinc yang cukup memiliki pertumbuhan fisik lebih optimal dibandingkan anak yang mengalami defisiensi zinc.

2. Memperkuat sistem imun

Mau anak enggak gampang sakit? Memenuhi kebutuhan zinc bisa menjadi solusinya, Moms. Zinc membantu produksi dan aktivasi sel-sel imun, seperti limfosit dan neutrofil, yang penting untuk melawan infeksi. Kalau Si Kecil kekurangan zinc, hal tersebut bisa meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi seperti diare, pneumonia, dan infeksi saluran pernapasan.

3. Meningkatkan nafsu makan

Jika nafsu makan anak rendah, maka Moms perlu mencurigai Si Kecil mengalami defisiensi zinc. Manfaat zinc untuk pertumbuhan balita mungkin tidak terjadi langsung, tapi bisa lewat perannya dalam memengaruhi rasa lapar anak. Ketika anak mendapatkan asupan zinc yang cukup, umumnya nafsu makan anak pun jadi lebih baik dan kebutuhan nutrisinya juga makin terpenuhi.

Baca juga: Makanan yang Berguna untuk Penambah Nafsu Makan Balita

4. Mempercepat penyembuhan luka

Regenerasi jaringan dan sintesis kolagen bisa lebih baik jika tubuh Si Kecil punya zinc yang cukup, lho. Anak yang cukup zinc cenderung memiliki proses penyembuhan luka yang lebih cepat.

5. Mendukung perkembangan otak

Salah satu manfaat zinc untuk balita adalah mengembangkan sistem saraf dan fungsi neurotransmitter di otak. Studi dari British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa kekurangan zinc pada masa awal kehidupan bisa berdampak pada fungsi kognitif, memori, dan kemampuan belajar anak.

Bahkan asupan zinc sejak masa kehamilan sudah memengaruhi kemampuan janin. Rendahnya asupan maternal zinc berkaitan dengan perkembangan motorik yang buruk ketika anak berusia 6 bulan.

Baca juga: Moms, Ini Manfaat Omega-3 untuk Perkembangan Otak Anak

6. Mencegah dermatitis

Zinc juga berfungsi dalam menjaga kesehatan kulit dan rambut. Moms harus tahu, anak yang mengalami defisiensi zinc bisa mengalami masalah kulit seperti ruam, dermatitis, atau pertumbuhan rambut yang kurang optimal.

Nah, Moms sekarang sudah tahu manfaat zinc untuk pertumbuhan balita. Lewat makanan sehat bergizi atau lewat tambahan suplemen zinc, sama-sama baik. Namun, penting diingat kalau pemberian suplemen zinc sebaiknya berdasarkan rekomendasi dokter, karena konsumsi zinc berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, atau gangguan penyerapan mineral lainnya. Apa sumber zinc favorit Si Kecil? (M&B/TW/SW/Foto: Canva)