TODDLER

5 Cara Mengatasi Anak Demam Tapi Tangan dan Kaki Dingin


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, ketika anak demam, hal pertama yang biasanya kita perhatikan adalah suhu tubuhnya yang meningkat. Cara mengatasi anak demam pun tidak boleh sembarangan.

Namun, bagaimana jika Moms mendapati tubuh Si Kecil panas, tapi tangan dan kakinya justru terasa dingin? Kondisi ini kerap membuat panik karena terlihat seperti kontradiktif. Padahal, ini adalah respons tubuh yang umum terjadi, terutama di fase awal demam.

Ketika demam baru mulai terjadi, pembuluh darah di bagian ekstremitas seperti tangan dan kaki akan menyempit. Ini menyebabkan aliran darah ke area tersebut melambat, sehingga bagian tubuh tersebut terasa dingin meskipun suhu inti tubuh meningkat.

Jadi, penting bagi Moms untuk mengetahui cara mengatasi anak demam tapi tangan dan kaki dingin, agar Si Kecil merasa lebih nyaman dan aman.

Cara mengatasi anak demam

1. Periksa suhu tubuh dengan termometer

Pastikan Moms mengukur suhu tubuh anak menggunakan termometer digital, bukan hanya mengandalkan perabaan tangan. Kondisi tubuh anak dikategorikan demam ketika suhunya di atas 38 derajat Celsius.

Jika suhu sudah tinggi tapi tangan dan kaki masih dingin, bisa jadi tubuh sedang menyesuaikan aliran darahnya. Ini adalah fase awal demam, dan biasanya setelah beberapa saat suhu tubuh akan merata.

Baca juga: 7 Makanan dan Minuman yang Bantu Turunkan Demam Anak

2. Hangatkan tubuh anak secara bertahap

Jangan langsung memberikan kompres jika tangan dan kaki masih terasa dingin. Sebaliknya, tutupi tubuh anak dengan selimut tipis untuk membantu sirkulasi darah bekerja lebih stabil. Selain itu, hindari mengenakan pakaian yang terlalu tebal karena bisa memicu panas berlebih.

3. Berikan cairan yang cukup

Faktanya, demam bisa menyebabkan dehidrasi. Jadi, pastikan anak mendapat cukup cairan, baik itu air putih, ASI (untuk bayi), atau cairan elektrolit. Cairan bisa membantu menurunkan suhu tubuh dan mempercepat pemulihan dari infeksi.

Baca juga: Mengenali Ciri-Ciri Demam Karena Kecapekan pada Anak

4. Berikan obat penurun demam jika diperlukan

Jika suhu tubuh anak mencapai 38,5 derajat Celsius atau lebih, Moms bisa memberikan obat penurun demam seperti parasetamol atau ibuprofen yang dosisnya disesuaikan dengan usia dan berat badan. Namun, pastikan untuk tidak memberikan obat secara berlebihan atau mencampur dua jenis obat tanpa anjuran dokter ya, Moms.

5. Pantau tanda bahaya dan segera ke dokter jika perlu

Jika setelah 24 jam tangan dan kaki masih dingin atau demam tidak turun dengan obat, segera konsultasikan dengan dokter, apalagi jika disertai gejala lain seperti kejang, sesak napas, lemas ekstrem, atau ruam menyebar.

Nah, itulah cara mengatasi anak demam tapi tangan dan kaki dingin. Moms, tangan dan kaki yang dingin saat anak demam memang bisa terasa menakutkan, tapi tidak selalu menjadi pertanda bahaya.

Selama suhu tubuh dipantau dengan baik dan Si Kecil masih responsif, Moms bisa menangani kondisi ini di rumah dengan tenang dan cara yang tepat. (M&B/AY/RF/Foto: Vika Glitter)