Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Setiap anak berhak untuk mendapatkan kedamaian, baik kedamaian fisik maupun mental. Namun, sayangnya belum semua anak memiliki ini. Karena itu, bertepatan dengan Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2025, UNIQLO menggelar media conference untuk menyoroti keberhasilan kampanye Peace For All di Indonesia.
Peace For All sendiri merupakan inisiatif global program T-shirt amal UNIQLO, yang keuntungan penjualannya ditujukan untuk mewujudkan kedamaian di dunia. Di Indonesia, kampanye ini berkolaborasi dengan organisasi nirlaba yang berfokus pada kesejahteraan anak, yakni Save The Children Indonesia, dan telah diimplementasikan di Indonesia sejak 2022. Seluruh keuntungan penjualan kaus Peace For All didonasikan kepada Save The Children Indonesia untuk mendukung perlindungan anak dan program pembangunan demi perdamaian.
Pada 2024, inisiatif ini diimplementasikan dengan kampanye antiperundungan dan peningkatan fasilitas sanitasi berkualitas di 6 sekolah di Sleman, Yogyakarta, dan berhasil menjangkau lebih dari 2.300 anak serta 3.400 orang dewasa. Kualitas sanitasi di sekolah menjadi salah satu fokus misi ini, karena dampaknya yang signifikan pada kehidupan seorang anak.
“Ternyata faktanya, pencegahan kekerasan kepada anak juga terkait dengan akses terhadap sanitasi yang layak. Karena itu, mewujudkan sanitasi berkualitas dapat berperan sangat besar dalam pencegahan terhadap hal-hal lain yang berkaitan dengan kekerasan terhadap anak,” tutur Irma Yunita, Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO).
Hal ini pun diamini oleh Fadli Usman, Director of Humanitarian and Impact Innovation Save The Children Indonesia. “Fasilitas sanitasi di sekolah berdampak sangat signifikan dalam mencegah kekerasan pada anak, karena prosesnya dipimpin langsung oleh anak-anak. Kami percaya bahwa hak anak tak hanya hak hidup dan tumbuh, tapi juga hak atas edukasi dan berpartisipasi,” ujar Fadli.
Tidak hanya itu, implementasi Peace For All di Sleman pada 2024 menjadi makin menarik karena turut melibatkan Sekolah Luar Biasa (SLB). “Kami juga membangun fasilitasi sanitasi yang ramah disabilitas, yang kemudian berhasil membuat seorang anak dengan disabilitas menjadi agen perubahan di komunitasnya,” jelas Fadli.
Melalui penjualan T-shirt Peace For All di Indonesia sejak pertama kali diluncurkan pada Juni 2022 hingga Juni 2024, UNIQLO berhasil menyumbangkan donasi sebesar Rp4,9 miliar. Jumlah donasi tersebut telah dikerahkan seluruhnya untuk mendukung program lokal dalam kolaborasi bersama Save The Children. “Kami percaya Peace For All lebih dari sekadar T-shirt, tapi menjadi medium yang membawa pesan perdamaian dan menjadi sebuah pernyataan dari berbagai nilai,” kata Irma.
Di tahun 2025, UNIQLO dan Save The Children kembali berkolaborasi untuk mengimplementasikan Peace For All dalam jangkauan yang lebih luas. “Harapannya, di tahun ini kami dapat menjangkau lebih dari 3.600 anak dan remaja berusia 10-9 tahun di wilayah Sleman dan Bandung,” terang Irma.
Lokasi Bandung dipilih berdasarkan data yang telah dikumpulkan oleh Save The Children Indonesia. “Jawa Barat adalah provinsi nomor satu di Indonesia dengan kasus kekerasan terhadap anak yang terlapor. Sejauh ini, sudah ada 300 laporan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi pada 2023,” kata Fadli saat menjelaskan urgensi pemilihan Bandung sebagai area perbantuan selanjutnya.
Dalam lingkup global, inisiasi Peace For All yang telah diluncurkan sejak Juni 2022 menghadirkan beragam koleksi T-shirt dengan desain hasil kontribusi sukarela dari 45 individu dan organisasi. Para kolaborator ini tentu memiliki visi dan yang sama dengan UNIQLO untuk bergerak bersama demi perdamaian dunia. Selain itu, proyek ini berhasil menjual lebih dari 7,19 juta T-shirt dengan hasil donasi sekitar US$15 juta (per akhir April 2025). Dana donasi ini kemudian disalurkan kepada tiga organisasi mitra internasional, yakni Save The Children, UNHCR, dan Plan International. (M&B/GA/Foto: Dok. Image Dynamics)