BABY

Jangan Asal Pilih, Ini Mainan Terbaik untuk Dukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms & Dads, tentunya Anda sudah tahu bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) sangat penting, karena merupakan periode emas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak yang pesat. Selain memastikan gizi Si Kecil terpenuhi dengan memberikan makanan bernutrisi tinggi, di masa ini, penting juga untuk Anda memberikan mainan sebagai objek yang bisa membantu menstimulasi tumbuh kembangnya.

Pasalnya, penelitian menunjukkan bahwa perkembangan otak anak terjadi paling pesat hingga 80% di 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau hingga usia anak 3 tahun.Karena itu, penting untuk memilih permainan yang tepat di periode emas anak ini.

Bagaimana memilih mainan untuk dukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan anak?

Mainan untuk anak memang bisa dengan mudah Moms & Dads temukan di pasaran. Namun, tak banyak mainan yang memperhatikan kebutuhan Si Kecil di 1.000 Hari Pertama Kehidupannya ini.

Dalam acara mini media gathering yang dipersembahkan oleh Learning Time Indonesia, Darien Suria B.Sc Child Psychology, psikolog anak sekaligus Co-Founder Learning Time Indonesia, mengatakan bahwa mainan yang dibutukan di 1.000 Hari Pertama Kehidupan adalah mainan yang juga bisa membantu menstimulasi perkembangan anak.

“Anak membutuhkan stimulasi permainan untuk mendukung perkembangan kognitif, fisik atau motorik, bahasa, dan sosial emosional sesuai tahap tumbuh kembangnya. Tidak cukup jika hanya diberikan mainan yang sekadar menghibur, tanpa memperhatikan usia, dan tujuan pembelajaran yang jelas,” ucapnya

Sayangnya, di pasaran banyak mainan konvensional yang sekadar dapat menghibur agar anak tenang, tanpa memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang anak. Bahkan, banyak juga mainan yang berlabel untuk bayi, tetapi tanpa disertai riset terkait objektif pembelajaran dan usia yang jelas, sehingga menyebabkan anak menjadi pasif.

Karenanya di periode emas Si Kecil ini, Darien menyebutkan beberapa hal yang perlu Moms & Dads perhatikan saat memilih mainan yang bagus dan sesuai untuk kebutuhan buah hati Anda, seperti:

  • Permainan stimulasi yang mendukung partisipasi aktif anak, tidak sekadar menghibur (hindari mainan yang dapat bergerak dan berbunyi sendiri)
  • Dirancang oleh expert berdasarkan penelitian, disesuaikan dengan kebutuhan usia dan tahap tumbuh kembang anak
  • Memiliki tujuan pembelajaran yang jelas sesuai milestone perkembangan usianya
  • Didesain secara efektif menyesuaikan tujuan pembelajaran, bukan sekadar tren
  • Memperhatikan kenyamanan bermain, menggunakan material berkualitas dan aman bagi bayi, tersertifikasi SNI dan ISO
  • Permainan yang mengedepankan bonding anak dengan orang tua..

Learning Time Indonesia hadirkan mainan untuk dukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan anak

Memahami pentingnya memilihkan mainan yang baik untuk anak di 1.000 hari pertama kehidupan, Learning Time hadir sebagai brand keluarga yang memberikan cara baru bermain di periode emas anak ini. Permainan yang dihadirkan dirancang berdasarkan penelitian terbaru dan pendekatan tahap tumbuh kembang serta bekerja sama dengan expert pendidikan anak usia dini untuk menciptakan stimulasi yang aman dan sesuai usia guna membantu Moms & Dads memberikan awal terbaik bagi Si Kecil.

Untuk anak usia 0-30 bulan, terdapat Learning Time First Steps Play Program yang merupakan program bermain berbasis tahap perkembangan, dengan menyediakan alat stimulasi sesuai usia dan buku panduan orang tua berisi ide aktivitas stimulasi dan bonding, serta milestones checklist tumbuh kembang anak, untuk mempermudah Anda memantau perkembangan Si Kecil.

Tak perlu khawatir, Learning Time menggunakan material alami yang aman dan non-toxic untuk memastikan pengalaman bermain Si Kecil yang menyenangkan.

Dukung kemampuan bahasa, Learning Time Indonesia juga hadirkan buku Dongeng

Selain permainan menggunakan alat stimulasi, buku juga bisa menjadi aktivitas stimulasi dan bonding penting yang dapat dilakukan mulai dari 0 bulan. Menurut penelitian, anak yang sudah rutin dibacakan buku, memahami satu juta kata lebih banyak ketika mencapai usia 3 tahun, dibandingkan anak yang tidak dibacakan buku sama sekali.

Karena itu Learning Time juga baru saja meluncurkan Storytelling Series, seri buku interaktif dwibahasa yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Terdapat dua seri buku yang disesuaikan dengan usia anak, yakni Storyteling Series One untuk usia 0+ yang dirancang dengan kontras tinggi, teks pendek yang berulang, serta elemen interaktif yang lebih sederhana seperti flap dan tekstur, dan Storytelling Series Two untuk anak usia 12+bulan, di mana buku menjadi lebih panjang dan interaktif, terdapat pengenalan konsep dasar seperti hewan, berhitung, dengan elemen seri untuk menarik perhatian anak.

Mengusung konsep “The New Way to Do Storytelling, Read with Confidence”, seri buku ini juga disertai dengan panduan mendongeng untuk Moms & Dads agar merasa lebih percaya diri dengan skill storytelling Anda, sehingga Anda pun jadi lebih menikmati waktu bercerita bersama buah hati.

Tertarik memberikannya untuk Si Kecil, Moms & Dads? (MB/VN/Foto: Dok. Learning Time Indonesia)