Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Moms, memberikan asupan yang tepat untuk bayi adalah kunci bagi tumbuh kembangnya yang optimal. Namun, bagaimana kalau Si Kecil sulit makan atau butuh energi ekstra? Solusinya, Moms bisa memberikan makanan tinggi kalori untuk bayi Anda, yang tidak hanya disukai Si Kecil, tetapi juga baik untuk mendukung perkembangan tubuh dan otaknya.
Kalori sendiri dibutuhkan tubuh bayi untuk bisa menjalankan fungsinya, karena kalori menyediakan energi yang dibutuhkan tubuh agar berjalan dengan baik. Kalori juga dibutuhkan oleh bayi untuk menambah berat badannya agar bisa tumbuh dengan ideal.
Manfaat makanan tinggi kalori untuk bayi
1. Mendukung pertumbuhan fisik dan kognitif
Makanan tinggi kalori membantu bayi menghasilkan energi yang cukup untuk tumbuh, bermain, dan belajar. Selain itu, kalori membantu dalam pembentukan otot, tulang, dan sistem saraf yang kuat.
2. Menambah berat badan pada bayi dengan pertumbuhan lambat
Bayi yang mengalami kesulitan menambah berat badan atau memiliki nafsu makan rendah bisa memperoleh manfaat dari makanan tinggi kalori guna mencapai berat badan yang sehat dan sesuai dengan usianya.
3. Meningkatkan energi untuk aktivitas sehari-hari
Asupan kalori yang cukup penting untuk memastikan bayi memiliki energi yang diperlukan untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari, seperti bermain dan belajar.
4. Mendukung perkembangan otak dan sistem saraf
Nutrisi yang tepat, termasuk kalori yang cukup, penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf bayi, yang mendukung kemampuan kognitif dan motorik Si Kecil.
Bahaya konsumsi makanan kalori kosong bagi anak
Meskipun terlihat aman, konsumsi berlebihan makanan tinggi kalori tetapi rendah nutrisi atau kalori kosong dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Berikut ini beberapa bahayanya, Moms.
1. Berisiko mengganggu pertumbuhan optimal
Anak mungkin mendapatkan energi dari kalori kosong, tetapi tidak mendapat nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk tumbuh sehat dengan optimal.
2. Meningkatkan risiko obesitas
Kalori kosong cenderung tinggi gula dan lemak tak sehat, yang dapat menumpuk menjadi lemak tubuh dan meningkatkan risiko obesitas sejak usia dini.
3. Gangguan kesehatan gigi
Kandungan gula tinggi dalam makanan kalori kosong dapat memicu kerusakan gigi dan masalah kesehatan mulut pada anak.
4. Gangguan kesehatan jangka panjang
Konsumsi kalori kosong berlebihan dapat memicu masalah kesehatan kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme di masa depan.
Untuk itu, hindari memberikan makanan tinggi kalori tetapi rendah nutrisi atau kalori kosong kepada Si Kecil ya, Moms.
Makanan tinggi kalori untuk bayi
Berikut ini beberapa makanan tinggi kalori untuk bayi yang bermanfaat guna mendukung tumbuh kembangnya.
1. Alpukat
Alpukat kaya lemak sehat, vitamin, dan mineral yang baik untuk perkembangan otak bayi. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah dicerna, sehingga ideal untuk bayi yang mulai mengenal makanan padat.
Baca juga: 6 Resep MPASI Alpukat untuk Bayi 6 Bulan, Bikin Si Kecil Doyan Makan
2. Ubi jalar
Ubi jalar tidak hanya mengandung kalori tinggi, tetapi juga kaya serat, vitamin A, dan antioksidan. Moms bisa mengolahnya menjadi puree yang lembut untuk bayi Anda.
3. Telur
Telur adalah sumber protein dan lemak sehat yang sangat baik. Selain itu, telur mengandung kolin yang penting untuk perkembangan otak Si Kecil. Namun, pastikan telur dimasak hingga matang sempurna untuk keamanan bayi ya, Moms.
Baca juga: Ini Manfaat Telur Puyuh untuk Menu MPASI Bayi Anda, Moms
4. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang seperti almond atau kenari mengandung kalori tinggi serta lemak sehat, protein, dan serat. Untuk bayi, kacang bisa diolah menjadi pasta atau bubur yang aman dikonsumsi.
5. Keju
Keju adalah sumber protein dan kalsium yang kaya kalori. Pilihlah keju rendah garam dan punya tekstur lembut agar mudah dicerna oleh Si Kecil, Moms.
6. Yoghurt
Yoghurt alami yang tinggi lemak adalah pilihan baik untuk menambah kalori dan probiotik yang baik untuk pencernaan bayi. Moms dapat menambahkan potongan buah segar untuk menambah cita rasa dan nutrisinya.
7. Daging dan ikan berlemak
Daging ayam, daging merah, atau ikan berlemak seperti salmon adalah sumber kalori dan protein berkualitas tinggi. Ikan berlemak juga kaya omega-3 yang bermanfaat untuk perkembangan otak. Pastikan Moms mengolahnya dengan tekstur lembut dan aman untuk bayi Anda, ya.
8. Pisang
Selain kaya nutrisi seperti potasium, kalsium, dan serat, pisang punya kandungan kalori yang jauh lebih banyak dibandingkan buah lainnya seperti melon, apel, atau strawberry.
9. Minyak zaitun
Mengutip Parents, setiap gram protein atau karbohidrat minyak zaitun hanya mengandung 4 kalori, sedangkan lemaknya mengandung 9 kalori. Moms bisa coba menambahkan sedikit minyak zaitun pada MPASI anak. Ini bisa jadi cara tepat dan mudah menambahkan ekstra kalori pada makanan Si Kecil.
10. Nasi
Makanan pokok yang satu ini memang punya kandungan kalori cukup tinggi. Nasi juga jarang menyebabkan alergi, sehingga cocok untuk diberikan kepada bayi. Nasi juga mengandung protein, serat pangan, gula, karbohidrat, kalsium, serta vitamin A dan C.
Tips memberikan makanan tinggi kalori untuk bayi
1. Perkenalkan makanan baru secara bertahap untuk melihat respons bayi.
2. Pastikan makanan tetap seimbang, mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.
3. Hindari memberikan tambahan garam dan gula berlebih.
4. Konsultasikan dengan dokter anak atau ahli gizi jika Moms ragu mengenai kebutuhan kalori bayi Anda.
Itulah beberapa makanan tinggi kalori untuk bayi dan manfaatnya buat Si Kecil. Moms bisa perkenalkan makanan tinggi kalori secara bertahap dan tetap utamakan variasi nutrisi. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi anak jika ingin menyesuaikan menu yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang Si Kecil, Moms. (MB/YE/SW/Foto: Freepik)