FAMILY & LIFESTYLE

Musikal Perahu Kertas Ajak Penonton Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, pernah nonton film atau baca novel Perahu Kertas? Cerita manis tentang Kugy dan Keenan kini hadir lagi, lho! Namun, kali ini dalam bentuk teater musikal yang mengingatkan kita bahwa mimpi-mimpi itu layak diperjuangkan, apa pun bentuknya.

Kolaborasi antara Trinity Entertainment Network, Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) dan Indonesia Kaya menghadirkan Musikal Perahu Kertas, sebuah perjalanan emosional yang mengajak penonton menelusuri kisah mimpi, cinta dan keberanian menjadi diri sendiri. Pementasan ini akan berlangsung dari 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

Menghidupkan mimpi lewat Perahu Kertas

Mengusung tema “Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi”, Musikal Perahu Kertas menjadi debut pertama Trinity Entertainment Network di panggung musikal. Sebagai label rekaman yang telah melahirkan banyak karya populer, Trinity kini memperluas langkah kreatifnya ke dunia seni pertunjukan.

CEO Trinity Entertainment Network, Yonathan Nugroho, mengatakan, “Kami memiliki visi untuk mengembangkan dan memajukan industri seni hiburan Indonesia dan berkomitmen untuk terus beradaptasi di tengah industri yang dinamis. Menghadirkan Musikal Perahu Kertas merupakan wujud nyata dari mimpi kami dalam memperluas cakrawala kreatif dan membawa musik kami hidup di atas panggung.”

Kisah Perahu Kertas dinilai dekat dengan hati banyak orang karena bicara tentang cinta, mimpi, dan keberanian menjadi diri sendiri. Bagi Dee Lestari, penulis novel Perahu Kertas, karya ini merupakan perjalanan panjang yang memiliki banyak makna.

Perahu Kertas adalah karya yang banyak memberikan banyak awal baru bagi saya. Setelah menjadi film, kini saya mewujudkan mimpi untuk melihatnya hadir di panggung musikal,” ujarnya. Dee Lestari juga berharap adaptasi ini dapat menjangkau lebih banyak hati dan mengajak penonton untuk kembali berani “Hidupkan lagi mimpi-mimpi mereka.”

Kolaborasi besar di balik Musikal Perahu Kertas

Musikal Perahu Kertas menjadi panggung kolaborasi yang menyatukan musik, sastra, dan teater dalam satu pengalaman penuh emosi. Proses produksinya digerakkan oleh para produser, yaitu Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta, dan Chriskevin Adefrid yang ingin menghadirkan pertunjukan yang bukan hanya indah secara visual, tetapi juga menyentuh hati.

Billy Gamaliel menegaskan, “Kami ingin menghadirkan panggung yang tidak hanya indah dilihat, tetapi juga menggugah hati penonton. Semangat kolaboratif yang melibatkan begitu banyak insan kreatif yang bersama menghidupkan kembali mimpi-mimpinya.”

Ia juga menambahkan bahwa pertunjukan ini membuka ruang bagi talenta muda dari Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya dan menghadirkan optimisme baru untuk kebangkitan seni pertunjukan panjang di Indonesia.

Penulis Naskah Musikal Perahu Kertas, Widya Arifianti, menyampaikan bahwa cerita dalam pertunjukan ini diadaptasi sepenuhnya dari novel, “Cerita pertunjukan ini kami adaptasi sepenuhnya dari novel Perahu Kertas. Penonton akan diajak melihat bagaimana cinta, keluarga, sahabat, dan mimpi terjalin erat dalam perjalanan hidup yang kadang berputar tetapi selalu menemukan arah kembali,” jelasnya.

Adapun sutradara sekaligus koreografer, Venytha Yoshiantini, menginterpretasikan dinamika batin Kugy dan Keenan lewat gerakan yang mengalir mengikuti emosi kedua tokoh. Sementara dari sisi musik, Komposer Ifa Fachir dan Simhala Avadana menciptakan aransemen orisinil yang dipadukan dengan lagu-lagu populer di film Perahu Kertas.

Jangan lupa saksikan Musikal Perahu Kertas, Moms. Penjualan tiket Musikal Perahu Kertas untuk umum dibuka mulai 19 November 2025 jam 12 siang melalui www.loket.com/e/musikalperahukertas. Jangan sampai ketinggalan juga informasi terbaru seputar Musikal Perahu Kertas yang bisa didapatkan melalui akun media sosial resmi @musikalperahukertas. (MB/RA/SW/Foto: Dok. Indonesia Kaya)