FAMILY & LIFESTYLE

Dukung Perencanaan Keluarga, Ini 4 Cara Berhubungan Intim agar Tidak Hamil


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Kehamilan merupakan sesuatu yang dapat dikontrol, Moms. Memahami cara berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan adalah langkah penting dalam perencanaan keluarga dan menjaga kesehatan reproduksi. Banyak pasangan ingin menikmati keintiman tanpa khawatir tentang kehamilan yang tidak direncanakan. Untungnya, ada berbagai cara yang terbukti efektif untuk mencapai tujuan ini.

Yuk, simak artikel lengkap mengenai waktu yang tepat untuk berhubungan agar tidak hamil, metode kontrasepsi yang efektif, hingga posisi yang sering dipercaya dapat mengurangi kemungkinan hamil. Dengan informasi yang akurat, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana bersama pasangan.

Kapan waktu berhubungan agar tidak hamil?

Salah satu kunci utama untuk mencegah kehamilan adalah dengan memahami siklus menstruasi dan masa subur wanita. Masa subur adalah periode ketika sel telur dilepaskan dari ovarium (ovulasi) dan siap untuk dibuahi. Berhubungan intim di luar periode ini dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan kehamilan.

1. Menghitung masa subur

Seorang wanita paling subur sekitar 12 hingga 14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya dimulai. Jika siklus menstruasi Anda teratur, ovulasi kemungkinan besar terjadi di sekitar hari ke-14. Sperma dapat bertahan hidup di dalam rahim hingga lima hari. Jadi, periode subur biasanya berlangsung dari lima hari sebelum ovulasi hingga satu hari setelahnya.

Untuk menghindari kehamilan, berhubungan intim di luar jendela subur ini lebih aman. Waktu yang dianggap paling tidak subur adalah:

  • Beberapa hari setelah menstruasi selesai
  • Minggu sebelum menstruasi berikutnya dimulai.

Namun, penting untuk diingat bahwa metode kalender ini tidak selalu 100% akurat, terutama jika siklus menstruasi tidak teratur. Karena itu, mengandalkan metode ini saja tidak disarankan ya, Moms.

Baca juga: Ini Ciri dan Cara Mengetahui Masa Tidak Subur Wanita

Cara berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan

Untuk memastikan perlindungan yang optimal, menggabungkan pemahaman tentang masa subur dengan metode kontrasepsi adalah strategi terbaik. Berikut ini beberapa cara berhubungan intim yang efektif untuk mencegah kehamilan, Moms.

1. Menggunakan kondom

Kondom adalah metode kontrasepsi yang paling umum dan mudah diakses. Selain mencegah kehamilan dengan menampung sperma agar tidak masuk ke dalam vagina, kondom juga efektif melindungi dari infeksi menular seksual (IMS). Agar efektif, pastikan kondom digunakan dengan benar dari awal hingga akhir hubungan intim.

2. Ejakulasi di luar (coitus interruptus)

Metode ini melibatkan penarikan penis dari vagina sebelum ejakulasi terjadi. Meskipun sering digunakan, metode ini memiliki tingkat kegagalan yang tinggi. Cairan praejakulasi (cairan pre-cum) yang keluar sebelum ejakulasi terkadang dapat mengandung sperma. Metode ini membutuhkan kontrol diri yang tinggi dan tidak direkomendasikan sebagai satu-satunya cara pencegahan kehamilan.

3. Kontrasepsi hormonal

Ada berbagai pilihan kontrasepsi hormonal yang sangat efektif, seperti:

  • Pil KB: Diminum setiap hari untuk mencegah ovulasi
  • Suntik KB: Disuntikkan setiap 1 atau 3 bulan
  • Implan: Batang kecil yang dimasukkan di bawah kulit lengan dan efektif hingga beberapa tahun
  • IUD hormonal: Alat kecil yang dimasukkan ke dalam rahim dan melepaskan hormon.

Metode ini memerlukan resep dan konsultasi dengan dokter untuk menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Baca juga:Pria Juga Perlu KB, Ini Pilihan Alat Kontrasepsi untuk Dads

4. Kontrasepsi nonhormonal

Selain kondom, ada juga opsi nonhormonal lain:

  • IUD tembaga: Alat yang dimasukkan ke dalam rahim dan dapat mencegah kehamilan hingga 10 tahun tanpa menggunakan hormon
  • Diafragma atau spermisida: Metode penghalang lain yang dimasukkan ke dalam vagina sebelum berhubungan intim.

Baca juga:Penyebab Alat Kontrasepsi Gagal dan Menyebabkan Kehamilan

Adakah gaya berhubungan intim untuk cegah kehamilan?

Sering kali beredar mitos bahwa posisi atau gaya bercinta tertentu dapat mencegah kehamilan. Misalnya, posisi wanita di atas (woman on top) atau berhubungan sambil berdiri dipercaya dapat membuat sperma sulit mencapai sel telur karena melawan gravitasi.

Secara medis, tidak ada gaya berhubungan intim yang terbukti efektif untuk mencegah kehamilan.Setelah ejakulasi di dalam vagina, jutaan sperma akan segera berenang menuju sel telur. Gravitasi memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap pergerakan sperma yang sangat cepat dan kuat. Karena itu, mengandalkan posisi bercinta sebagai metode kontrasepsi adalah tindakan yang sangat berisiko dan tidak dianjurkan, Moms.

Itulah beberapa cara berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan. Mencegah kehamilan yang tidak direncanakan adalah tanggung jawab bersama antara Anda dan pasangan. Jangan pernah mengandalkan mitos atau metode yang tidak terbukti secara ilmiah ya, Moms. (MB/AY/RF/Foto: Freepik)