Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Mendengar Si Kecil batuk tentu membuat hati setiap orang tua merasa cemas. Suara napas yang berat, tidur yang terganggu, dan rewel yang tak berkesudahan sering kali membuat Moms ikut terjaga semalaman. Rasanya ingin segera memberikan apa saja agar batuknya reda dan senyum cerianya kembali.
Namun, menangani batuk pada bayi usia 6 hingga 12 bulan perlu ekstra hati-hati. Organ tubuh Si Kecil masih sangat sensitif dan sedang dalam masa perkembangan pesat. Tidak semua obat yang dijual bebas di apotek aman untuk konsumsi bayi di bawah satu tahun. Faktanya, batuk sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk membersihkan saluran napas dari lendir atau benda asing.
Meskipun begitu, kita tentu tidak tega membiarkan Si Kecil menderita. Untuk itu, ada beberapa rekomendasi obat batuk untuk bayi 6-12 bulan yang bisa Moms pertimbangkan.
Jenis batuk pada bayi
Sebelum memberikan obat, penting bagi Moms untuk mengamati jenis batuk yang dialami Si Kecil, apakah batuk kering yang terdengar kasar atau batuk berdahak yang terdengar basah?
Biasanya, batuk pada bayi disebabkan oleh infeksi virus ringan seperti common cold (selesma). Batuk jenis ini umumnya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu seiring dengan menguatnya sistem imun tubuh bayi. Namun, jika batuk disertai sesak napas atau demam tinggi, Moms harus segera berkonsultasi dengan dokter.
Baca juga: 8 Essential Oil untuk Meredakan Batuk Pilek
Penanganan alami batuk pada bayi
Untuk bayi di bawah satu tahun, American Academy of Pediatrics (AAP) sebenarnya tidak menyarankan penggunaan obat batuk sirup tanpa resep dokter. Karena itu, langkah pertama yang paling aman adalah metode alami, yakni:
1. Perbanyak cairan (ASI atau air putih)
Cairan adalah pengencer dahak alami yang paling ampuh. Jika Si Kecil masih menyusu, berikan ASI sesering mungkin. Kandungan antibodi dalam ASI membantu melawan virus penyebab batuk. Untuk bayi di atas 6 bulan yang sudah mulai MPASI, Moms juga bisa berikan air putih hangat dalam jumlah yang cukup untuk menjaga tenggorokannya tetap lembap.
2. Uap hangat
Uap hangat sangat efektif untuk mengencerkan lendir yang menyumbat saluran napas. Moms bisa menggunakan humidifier di kamar tidur atau cara tradisional dengan membawa Si Kecil ke kamar mandi. Nyalakan kran air panas hingga uap memenuhi ruangan, lalu duduklah bersama Si Kecil di dalamnya selama 10-15 menit. Uap ini akan membantu melegakan pernapasannya.
3. Posisi tidur yang lebih tinggi
Saat tidur telentang, lendir dari hidung bisa turun ke tenggorokan (post-nasal drip) dan memicu batuk. Cobalah memosisikan kepala bayi sedikit lebih tinggi dengan menaruh bantal tambahan di bawah kasur (bukan langsung di bawah kepala bayi untuk menghindari risiko SIDS/tercekik).
Penting untuk diperhatikan: Jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 1 tahun karena risiko botulisme, keracunan bakteri yang bisa berakibat fatal pada bayi.
Baca juga: Awas Batuk Berkepanjangan pada Anak, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini!
Rekomendasi obat batuk medis dan herbal (luar) untuk bayi 6-12 bulan
Jika cara alami belum cukup membantu, ada beberapa produk yang diformulasikan khusus untuk bayi dan bisa Moms dapatkan di apotek. Berikut ini rekomendasinya.
1. Transpulmin Baby Balsam
Transpulmin Baby Balsam adalah balsem gosok khusus bayi (di bawah 2 tahun) untuk meredakan gejala flu ringan seperti hidung tersumbat, batuk, sakit perut, sakit kepala, dan menghangatkan badan, dengan kandungan alami seperti minyak kayu putih (eucalyptus oil) dan ekstrak bunga kamomil (chamomile) yang memberikan efek hangat, menenangkan, dan melegakan pernapasan. Produk ini bisa Moms oleskan tipis-tipis pada dada, punggung, dan leher 2-4 kali sehari, tetapi harus dihindari wajah, area di bawah hidung, mata, dan luka terbuka.
Beli di Tokopedia
2. Cessa Baby Happy Nose Cough & Flu
Produk ini berupa essential oil (minyak esensial) yang dikemas dalam bentuk roll-on. Dengan bahan alami, Cessa Baby Happy Nose Cough & Flu aman untuk kulit bayi berguna untuk melancarkan hidung tersumbat dan melancarkan aliran pernapasan bayi ketika tidur. Penggunaannya sangat praktis, Moms cukup oleskan produk ini dan pijat lembut pada area dada, area belakang, dan telapak kaki Si Kecil.
Beli di Tokopedia
3. Breathy Nasal Drop
Sering kali bayi batuk karena adanya lendir di hidung yang mengalir ke tenggorokan. Breathy Nasal Drop merupakan tetes hidung yang berisi larutan garam fisiologis (NaCl). Cairan ini aman digunakan untuk bayi baru lahir sekalipun. Fungsinya adalah untuk melembapkan rongga hidung dan mengencerkan ingus yang kental, sehingga batuk akibat iritasi lendir pun berkurang. Cara menggunakannya, teteskan pada masing-masing lubang hidung. Namun, jangan digunakan pada orang lain, untuk mencegah penyebaran infeksi.
Beli di Tokopedia
4. Mucera, Mucos, atau Epexol (wajib resep dokter)
Jika batuk Si Kecil sangat mengganggu dan berdahak tebal, dokter mungkin akan meresepkan obat pengencer yang mengandung Ambroxol hydrochloride, seperti Mucera, Mucos, atau Epexol. Obat jenis ini bekerja dengan memecah serat dahak agar lebih mudah dikeluarkan. Namun, karena termasuk obat keras, pastikan Moms mendapatkan resep dokter sebelum menggunakan obat ini.
Itulah beberapa rekomendasi obat batuk untuk bayi 6-12 bulan. Memberikan obat batuk untuk bayi 6-12 bulan sebaiknya fokus pada kenyamanan dan melegakan gejala, bukan sekadar mematikan refleks batuknya. Pijatan lembut dengan balsam hangat, pelukan Moms, dan asupan ASI yang cukup sering kali adalah obat terbaik yang Si Kecil butuhkan. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum Anda memberikan obat apa pun pada bayi di bawah 1 tahun, terutama jika batuk disertai demam tinggi, napas cepat, atau sesak. Semoga Si Kecil lekas sembuh dan ceria kembali, Moms! (MB/AY/SW/Foto: Freepik, Tokopedia)