Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Sebagai orang tua, salah satu momen yang paling sering membuat hati berdebar adalah ketika Moms menyentuh dahi bayi Anda dan merasakannya sedikit lebih hangat dari biasanya. Pikiran-pikiran cemas tentu langsung bermunculan, bertanya-tanya apakah Si Kecil sedang demam. Sebenarnya, berapa sih, suhu tubuh normal bayi?
Kekhawatiran semacam ini sangat wajar dan dialami oleh hampir semua ibu. Untuk membantu Anda, MB akan membahas secara lengkap tentang suhu tubuh normal bayi, kapan Anda perlu waspada, dan bagaimana merespons perubahan suhu tubuh Si Kecil dengan bijak. Simak penjelasannya berikut ini, Moms!
Berapakah suhu tubuh normal bayi?
Tubuh mungil bayi masih belajar beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim. Karena sistem pengatur suhu tubuh Si Kecil belum bekerja sesempurna orang dewasa, suhu tubuh bayi bisa sedikit berfluktuasi sepanjang hari. Secara medis, suhu tubuh normal bayi berkisar antara 36,5 derajat Celsius hingga 37,5 derajat Celsius.
Suhu ini bisa sedikit berubah bergantung pada berbagai faktor sehari-hari. Misalnya, suhu tubuh bayi bisa sedikit meningkat setelah ia menangis cukup lama, baru saja bangun tidur, atau ketika ia mengenakan pakaian yang terlalu tebal. Waktu pengukuran juga berpengaruh; suhu tubuh manusia umumnya sedikit lebih tinggi pada sore dan malam hari dibandingkan pada pagi hari.
Untuk mendapatkan angka yang paling akurat, dokter anak sering merekomendasikan penggunaan termometer digital. Pengukuran di ketiak (aksila) adalah metode yang paling umum, aman, dan nyaman untuk bayi. Pastikan kulit ketiak Si Kecil kering dan jepit termometer dengan lembut tetapi rapat sampai alat tersebut berbunyi.
Baca juga: Ini Suhu Normal Anak 2 Tahun dan Cara Tepat Mengukurnya
Bayi dinyatakan demam di suhu berapa?
Bayi secara medis dinyatakan mengalami demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celsius atau lebih. Demam sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, melainkan respons alami dari sistem kekebalan tubuh yang sedang berjuang melawan infeksi, baik dari virus maupun bakteri.
Meskipun demam adalah pertahanan tubuh yang normal, rentang usia bayi sangat memengaruhi bagaimana Moms perlu bertindak. Jika bayi Anda berusia di bawah 3 bulan dan suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celsius, Anda harus segera menghubungi dokter anak atau membawa Si Kecil ke fasilitas kesehatan terdekat. Pada usia ini, sistem kekebalan tubuh bayi masih sangat rentan, sehingga demam ringan pun memerlukan pemeriksaan medis profesional secepatnya.
Untuk bayi berusia lebih dari 3 bulan, Anda bisa melakukan pemantauan di rumah terlebih dahulu jika bayi masih tampak aktif, mau menyusu, dan bisa tidur dengan tenang. Berikan banyak ASI untuk mencegah dehidrasi, pakaikan baju yang tipis dan menyerap keringat, serta jaga suhu ruangan agar tetap sejuk dan nyaman.
Baca juga: Ciri-Ciri Demam Tumbuh Gigi pada Bayi dan Cara Mengatasinya
Apakah suhu 37,5 derajat Celsius dianggap demam pada bayi?
Banyak orang tua merasa bimbang ketika melihat angka di termometer menunjukkan tepat 37,5 derajat Celsius. Apakah ini sudah termasuk demam? Jawabannya adalah tidak. Suhu 37,5 derajat Celsius masih berada di batas atas rentang suhu normal bayi dan belum dikategorikan sebagai demam.
Suhu di batas atas ini sering kali merupakan respons tubuh terhadap faktor eksternal. Cuaca yang sedang panas, lapisan selimut yang terlalu tebal, atau aktivitas bayi yang sedang sangat aktif bisa memicu kenaikan suhu hingga 37,5 derajat Celsius. Jika Moms mendapati angka ini, cobalah untuk melonggarkan pakaian Si Kecil, pindahkan ke ruangan yang lebih sejuk, atau berikan ASI. Tunggu sekitar 15-30 menit, lalu ukur kembali suhu tubuhnya.
Jika setelah dilakukan penyesuaian suhu tubuhnya kembali turun, Anda tidak perlu khawatir. Namun, jika suhunya terus merangkak naik melewati 38 derajat Celsius atau Si Kecil tampak rewel, lesu, dan menolak menyusu, barulah Anda perlu memberikan perhatian ekstra dan berkonsultasi dengan dokter.
Itulah penjelasan mengenai suhu tubuh normal bayi. Menghadapi perubahan suhu tubuh Si Kecil memang butuh ketenangan. Selalu ingat bahwa Moms adalah orang yang paling mengenal buah hati Anda. Angka di termometer hanyalah salah satu petunjuk. Perhatikan juga perubahan perilaku, nafsu menyusu, dan tingkat energi Si Kecil. Jangan pernah ragu untuk mencari bantuan medis jika insting Anda mengatakan ada sesuatu yang tidak beres pada Si Kecil ya, Moms. (MB/SW/RF/Foto: Pvproductions/Freepik)