BABY

Tekstur MPASI Bayi 8 Bulan yang Benar dan Cara Memberikannya


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, waktu rasanya berlalu begitu cepat, ya. Tiba-tiba, bayi mungil Anda yang tadinya hanya menyusu kini sudah bersiap mengeksplorasi dunia rasa dan tekstur melalui makanan pendamping ASI (MPASI). Memasuki usia 8 bulan, kebutuhan nutrisi dan kemampuan motorik oral Si Kecil pun mengalami perkembangan yang sangat pesat. Lalu, seperti apa tekstur MPASI bayi 8 bulan yang benar?

Di usia bayi 8 bulan, fase ini sering kali membawa kebahagiaan tersendiri, sekaligus tantangan baru. Wajar jika Moms merasa sedikit khawatir atau bingung mengenai penyesuaian makanan anak. Nah, di artikel ini, MB akan membahas mengenai tekstur MPASI yang tepat untuk bayi usia 8 bulan, mulai dari penyesuaian bentuk makanan, pilihan bahan yang aman dan bergizi, hingga jadwal pemberian makan yang ideal.

Bayi 8 bulan tekstur makannya seperti apa?

Ketika menginjak usia 8 bulan, kemampuan mengunyah dan menelan bayi sudah jauh lebih baik dibandingkan saat awal memulai MPASI di usia 6 bulan. Karena itu, tekstur MPASI bayi 8 bulan harus mulai ditingkatkan agar otot-otot rahangnya makin terlatih.

Di usia ini, Moms bisa mulai meninggalkan tekstur puree atau saring halus (lumat). Gantilah dengan makanan yang ditumbuk kasar (mashed) atau dicincang halus (minced). Makanan tidak perlu lagi disaring hingga benar-benar mulus. Biarkan ada sedikit tekstur atau gumpalan kecil yang lembut agar bayi belajar mengunyah, meskipun Si Kecil belum memiliki gigi yang lengkap. Gusi bayi usia 8 bulan sudah cukup kuat untuk menghancurkan makanan yang lunak.

Selain makanan yang ditumbuk kasar, usia 8 bulan adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan finger food atau makanan yang bisa digenggam sendiri oleh Si Kecil. Berikan potongan makanan berukuran sebesar jari telunjuk orang dewasa agar mudah digenggam dan tidak memicu risiko tersedak. Proses memegang makanan sendiri ini sangat baik untuk melatih motorik halus bayi, mengasah koordinasi mata dan tangan, serta mendorong kemandiriannya sejak dini.

Baca juga: Tekstur MPASI Bayi 9 Bulan yang Ideal dan Cara Pemberiannya

Bayi 8 bulan sudah boleh makan apa saja?

Di usia 8 bulan, sistem pencernaan bayi sudah makin matang dan siap menerima berbagai macam bahan makanan. Moms bisa berkreasi dengan menu harian yang kaya gizi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama bagi bayi yang sedang aktif bergerak. Moms bisa memberikan nasi lembek atau bubur tanpa disaring, kentang tumbuk, ubi jalar kukus, hingga pasta berukuran kecil yang direbus hingga sangat lunak.

Protein hewani dan nabati

Protein sangat penting untuk pertumbuhan sel dan jaringan tubuh bayi. Untuk protein hewani, Moms bisa menyajikan daging ayam giling, hati ayam, telur rebus yang dihancurkan kasar, atau ikan laut yang dipisahkan dari durinya. Sementara itu, protein nabati bisa didapatkan dari tahu dan tempe yang dilumatkan, atau kacang merah yang dimasak hingga empuk.

Baca juga: Tekstur MPASI Bayi 7 Bulan yang Tepat dan Cara Mengenalkannya

Sayuran dan buah-buahan

Kenalkan berbagai warna sayuran dan buah untuk memperkaya palet rasa bayi. Sayuran seperti wortel, brokoli, dan labu siam bisa dikukus hingga empuk dan disajikan sebagai finger food. Untuk buah-buahan, pisang, alpukat, dan pepaya adalah pilihan yang sangat praktis dan lezat karena teksturnya yang secara alami sudah lembut.

Yang perlu dihindari

Ada beberapa makanan yang sebaiknya belum diberikan kepada bayi di usia ini, yaitu:

Madu: Berisiko mengandung spora bakteri Clostridium botulinum yang berbahaya untuk bayi di bawah 1 tahun.

Garam dan gula tambahan: Ginjal bayi belum siap memproses garam berlebih

Makanan dengan tekstur keras atau bulat kecil: Bisa berisiko tersedak, seperti anggur utuh, kacang-kacangan, atau popcorn.

Berapa kali sehari bayi 8 bulan makan MPASI?

Umumnya bayi usia 8 bulan membutuhkan porsi makan utama sebanyak 2-3 kali sehari. Setiap porsi makan utama biasanya berkisar antara setengah hingga tiga perempat mangkuk berukuran 250 ml. Selain makanan utama, Moms juga bisa memberikan camilan sehat atau snack sebanyak 1-2 kali sehari di sela-sela jadwal makan utama. Camilan ini bisa berupa potongan buah segar, biskuit bayi yang mudah lumer di mulut, atau puding susu yang lembut.

Meskipun porsi MPASI mulai bertambah, penting untuk diingat bahwa ASI masih berperan penting. Berikan ASI sesuai permintaan bayi (on demand) dan biarkan Si Kecil yang menentukan kapan ia merasa cukup ya, Moms.

Nah, itulah penjelasan mengenai tekstur MPASI untuk bayi 8 bulan. Dengan memahami tekstur yang tepat, variasi makanan yang bergizi, dan frekuensi makan yang sesuai, Anda sudah memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang Si Kecil, Moms. (MB/SW/RF/Foto: Freepik)