BABY

Begini Cara Membersihkan Lidah Bayi yang Putih dengan Aman


Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond


Moms, saat sedang menyusui bayi atau mengajak Si Kecil bercanda, Anda mungkin pernah menyadari adanya lapisan putih yang menutupi lidah mungilnya. Rasa khawatir tentu langsung muncul. Apa lapisan putih yang ada di lidah Si Kecil? Apakah bisa hilang sendiri? Dan bagaimana cara membersihkan lidah bayi yang putih?

Lapisan putih yang ada pada lidah bayi memang sering dialami bayi. Kabar baiknya, kondisi ini umumnya merupakan hal yang lumrah terjadi pada bayi baru lahir hingga usia beberapa bulan. Meski begitu, Moms perlu menjaga kebersihan mulut bayi secara rutin untuk mendukung kesehatan dan kenyamanannya sehari-hari.

Kenapa lidah bayi bisa putih?

Lapisan putih pada lidah bayi umumnya disebabkan oleh dua hal utama yang sangat berbeda penanganannya. Dengan mengetahui akar masalahnya, Moms akan bisa mengambil langkah perawatan yang paling tepat.

Penyebab pertama dan yang paling sering dijumpai adalah sisa susu, baik ASI maupun susu formula. Bayi belum memproduksi air liur sebanyak orang dewasa, sehingga sisa cairan susu cenderung menempel dan menumpuk pada permukaan lidahnya. Kondisi ini sangat normal dan tidak berbahaya. Biasanya, bercak putih akibat sisa susu hanya berada di area lidah dan mudah dibersihkan dengan usapan lembut.

Penyebab kedua adalah infeksi jamur mulut atau oral thrush. Kondisi ini terjadi karena pertumbuhan berlebih dari jamur Candida albicans di dalam rongga mulut. Berbeda dengan sisa susu, bercak putih akibat jamur terlihat seperti dadih atau sisa keju yang menempel erat. Bercak ini tidak hanya muncul di lidah, tetapi bisa menyebar ke langit-langit mulut, gusi, hingga bagian dalam pipi. Jika Moms mencoba mengusapnya, bercak ini sulit hilang dan terkadang bisa meninggalkan area kemerahan atau sedikit berdarah.

Baca juga: Mulut Bayi Menganga saat Tidur, Apakah Berbahaya?

Putih di lidah bayi apa bisa hilang sendiri?

Banyak Moms bertanya-tanya apakah lapisan putih ini memerlukan intervensi khusus atau bisa sembuh secara alami. Jawabannya sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Jika warna putih tersebut murni karena tumpukan sisa ASI atau susu formula, lapisan ini terkadang bisa memudar dengan sendirinya seiring bertambahnya produksi air liur bayi saat ia makin besar. Namun, membiarkannya menumpuk bukanlah pilihan yang bijak. Sisa susu yang dibiarkan terus-menerus bisa menjadi tempat bersarangnya bakteri dan memicu masalah kebersihan mulut yang lebih serius di kemudian hari.

Sebaliknya, jika bercak putih tersebut disebabkan oleh infeksi jamur mulut, kondisi ini sama sekali tidak bisa hilang dengan sendirinya. Jamur membutuhkan penanganan medis, biasanya berupa obat antijamur yang diresepkan oleh dokter anak. Menunda pengobatan hanya akan membuat jamur menyebar dan membuat Si Kecil merasa sangat tidak nyaman.

Apa efek jika lidah bayi tidak dibersihkan?

Tumpukan sisa susu yang tidak dibersihkan bisa menyebabkan aroma mulut bayi menjadi kurang sedap. Selain itu, kondisi mulut yang kurang bersih meningkatkan risiko iritasi ringan pada area lidah dan gusi. Bayi mungkin akan merasa kurang nyaman, yang pada akhirnya membuat ia menjadi lebih rewel dari biasanya, terutama saat menjelang waktu tidur.

Jika kondisi putih tersebut ternyata adalah jamur dan tidak segera diatasi, efeknya akan sangat memengaruhi proses menyusui. Bayi akan merasa perih saat menelan atau mengisap, sehingga ia sering menolak saat disusui atau menangis di tengah proses menyusui. Hal ini tentu bisa berdampak pada penurunan asupan nutrisi dan berat badannya. Lebih jauh lagi, jamur dari mulut bayi dapat menular ke puting payudara ibu saat proses menyusui berlangsung dan menimbulkan rasa nyeri.

Baca juga: Bayi Sering Menjulurkan Lidah, Normalkah? Ketahui 8 Penyebabnya

Cara membersihkan lidah bayi yang putih

Membersihkan lidah bayi tidak membutuhkan peralatan medis yang rumit. Anda hanya memerlukan sentuhan lembut dan beberapa persiapan sederhana. Berikut ini langkah-langkah aman yang bisa Moms terapkan di rumah.

1. Cuci tangan dengan bersih

Sebelum menyentuh area mulut bayi, pastikan tangan Anda sudah dicuci bersih menggunakan sabun dan air mengalir. Kebersihan tangan Anda penting untuk mencegah bakteri atau kuman masuk ke dalam sistem pencernaan Si Kecil.

2. Siapkan kain kasa steril dan air hangat

Gunakan kain kasa steril atau waslap katun yang sangat lembut. Celupkan ujung kain tersebut ke dalam mangkuk berisi air hangat yang matang. Pastikan air tidak terlalu panas. Peras sedikit agar kain menjadi lembap, bukan basah kuyup yang menetes.

3. Posisikan bayi dengan nyaman

Pangku bayi dalam posisi setengah berbaring, mirip seperti posisi saat Moms menyusuinya. Pastikan kepalanya tersangga dengan baik. Ajak Si Kecil berbicara atau bernyanyi pelan untuk membuatnya merasa rileks dan aman.

4. Buka mulut bayi perlahan

Sentuh lembut sudut bibir bayi untuk memancingnya membuka mulut. Saat mulutnya terbuka, masukkan jari telunjuk Anda yang sudah dibalut kain kasa lembap tadi secara perlahan ke dalam mulutnya.

5. Usap dengan gerakan melingkar

Usap permukaan lidah bayi dengan gerakan melingkar yang sangat lembut. Hindari menekan terlalu keras atau memasukkan jari terlalu dalam ke arah tenggorokan agar bayi tidak tersedak atau mual. Anda juga bisa mengusap perlahan bagian dalam pipi dan gusinya untuk memastikan kebersihan yang menyeluruh.

Lakukan rutinitas ini setidaknya satu kali sehari, idealnya setelah bayi selesai mandi atau sebelum waktu tidur malam. Rutinitas ini akan membiasakan Si Kecil dengan proses pembersihan mulut, sehingga kelak ia lebih mudah diajarkan menyikat gigi.

Itulah cara membersihkan lidah bayi yang putih. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak jika Anda mencurigai adanya infeksi jamur atau jika bercak putih tidak kunjung hilang setelah dibersihkan secara rutin ya, Moms. (MB/SW/RF/Foto: Pvproductions/Freepik)