Follow Mother & Beyond untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Instagram dan YouTube Mother & Beyond
Terbangun di tengah malam dengan jantung yang berdebar kencang setelah mengalami mimpi bayi meninggal tentu merupakan pengalaman yang sangat menakutkan. Bagi seorang orang tua, anak adalah segalanya. Melihat sesuatu yang buruk terjadi pada Si Kecil, meskipun hanya dalam alam bawah sadar, bisa memicu rasa cemas yang luar biasa dan membuat Anda sulit kembali tidur. Perasaan gelisah ini sangat wajar terjadi, mengingat betapa besarnya cinta dan naluri melindungi yang Anda miliki.
Mimpi sering kali merupakan cerminan dari emosi, kelelahan, atau stres yang sedang kita alami di dunia nyata, bukan sebuah ramalan masa depan. Yuk, cari tahu bersama dari berbagai pandangan, khususnya dari sudut pandang agama dan budaya, memaknai mimpi bayi meninggal, agar Moms bisa kembali merasa tenang dan fokus pada kesejahteraan keluarga.
Mimpi bayi meninggal menurut Islam
Dalam ajaran Islam, mimpi dibagi menjadi tiga jenis, mimpi yang benar dari Allah, mimpi yang merupakan pantulan dari pikiran kita sendiri, dan mimpi buruk yang datang dari setan. Mimpi melihat hal yang menyedihkan, seperti kehilangan orang yang disayangi, umumnya dikategorikan sebagai gangguan dari setan yang bertujuan untuk membuat seorang mukmin merasa sedih dan gelisah.
Setan sangat menyukai kesedihan yang dialami oleh manusia. Oleh karena itu, ketika Bunda mengalami mimpi bayi meninggal, Islam mengajarkan untuk tidak terlalu larut dalam ketakutan. Mimpi buruk tersebut bukanlah sebuah takdir atau pertanda pasti bahwa sesuatu yang buruk akan menimpa anak Anda di dunia nyata. Hal ini lebih merupakan ujian emosional sesaat yang perlu disikapi dengan keimanan dan ketenangan batin.
Ada beberapa langkah menenangkan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika seseorang mengalami mimpi buruk. Pertama, meludah sedikit (tanpa air liur) ke arah kiri sebanyak tiga kali. Kedua, memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk dengan membaca Ta'awudz. Ketiga, ubahlah posisi tidur Anda ke sisi yang lain. Sangat disarankan juga untuk tidak menceritakan mimpi buruk tersebut kepada orang lain, agar hal itu tidak membawa dampak negatif atau menambah kecemasan di dalam hati.
Baca juga: Mimpi Ayah Meninggal dan Anda Menangis, Pertanda Apa?
Mimpi bayi meninggal menurut Primbon Jawa
Berbeda dengan kekhawatiran yang muncul, Primbon Jawa justru sering kali memberikan tafsir yang berlawanan dengan apa yang kita lihat di dalam mimpi. Kematian dalam mimpi menurut kepercayaan tradisional Jawa jarang diartikan sebagai kematian fisik. Sebaliknya, hal ini sering kali dilihat sebagai simbol dari sebuah transformasi, akhir dari sebuah fase, atau awal dari babak baru dalam kehidupan.
Mimpi bayi meninggal menurut Primbon Jawa bisa ditafsirkan sebagai pertanda bahwa si kecil akan diberikan umur yang panjang dan kesehatan yang baik. Tafsir ini tentu sangat melegakan hati para orang tua yang sempat dirundung kepanikan. Kematian dalam konteks bunga tidur ini melambangkan hilangnya penyakit atau keburukan, yang kemudian digantikan oleh keselamatan dan keberkahan dalam hidup anak tersebut.
Selain itu, mimpi ini juga bisa mencerminkan proses pendewasaan atau perubahan peran Anda sebagai seorang ibu. Mungkin saat ini Bunda sedang menghadapi transisi baru dalam mengasuh anak, seperti anak yang mulai masuk sekolah atau anak yang mulai belajar mandiri. Perasaan kehilangan fase bayi yang menggemaskan bisa termanifestasi dalam bentuk mimpi kehilangan. Ini adalah undangan bagi Anda untuk merangkul setiap fase pertumbuhan anak dengan penuh rasa syukur dan kesiapan mental.
Jika mengalami mimpi ini, apa yang harus dilakukan?
Penting untuk disadari bahwa kualitas tidur dan jenis mimpi yang kita alami sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis sehari-hari. Menjalani peran sebagai ibu adalah pekerjaan penuh waktu yang menguras energi fisik maupun emosional. Kelelahan yang menumpuk, kurangnya waktu untuk merawat diri sendiri (self-care), serta tekanan untuk selalu menjadi ibu yang sempurna, bisa menjadi pemicu utama munculnya mimpi buruk yang intens.
Kecemasan alam bawah sadar mengenai kesehatan dan masa depan anak sering kali memuncak ketika Anda sedang merasa kewalahan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memasukkan rutinitas perawatan diri yang rutin ke dalam jadwal harian Anda. Mengambil waktu sejenak untuk bernapas dalam-dalam, bermeditasi, berolahraga ringan, atau sekadar berbincang santai dengan sesama ibu di forum komunitas dapat menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh secara signifikan.
Mempersiapkan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan juga bisa membantu mencegah datangnya mimpi buruk. Hindari membaca berita yang memicu kecemasan atau menggunakan gawai setidaknya satu jam sebelum tidur. Bunda bisa mencoba mendengarkan musik relaksasi, membaca buku yang ringan, atau melakukan rutinitas perawatan kulit sambil menikmati aroma terapi. Tubuh dan pikiran yang rileks akan mengundang tidur yang lebih nyenyak dan damai.
Baca juga: Jangan Panik, Ini Arti Mimpi Ibu Meninggal yang Perlu Moms Tahu
Jadi, mimpi bayi meninggal buka berarti akan terjadi hal buruk pada Si Kecil ya, Moms. Mimpi tersebut adalah bentuk kekhawatiran berlebih dalam diri Anda atau rasa cinta yang begitu besar untuk Si Kecil. Selalu berdoa dan lakukan yang terbaik untuk buah hati Anda, Moms. (MB/GP/RF/Foto: Freepik)